Jepang Resmikan Pusat Sampah Laut

image

Foto tampak dalam Pusat Perancangan Plastik Laut Dunia yang di buka di karatsu, Prefektur Saga (Image by: Kyodonews.net)

SAGA, Jepang - Pemerintah Prefektur Saga di Jepang barat daya membuka sebuah fasilitas interaktif baru yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah sampah plastik laut. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya edukasi publik mengenai pencemaran plastik yang masih menjadi tantangan lingkungan di berbagai negara.

Fasilitas tersebut bernama World Marine Plastic Planning Center atau dikenal dengan sebutan PlaPla. Lokasinya berada di Kota Karatsu, Prefektur Saga, tepat di kawasan pesisir Laut Genkai yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat temuan sampah laut yang tinggi.

image

Foto sampah laut yang ada di Prefektur Saga (Image by: Saga Perfecture | Timeout.com)

Menurut pemerintah setempat, kawasan Laut Genkai kerap menjadi lokasi terdamparnya sampah laut yang berasal dari negara dan wilayah sekitar, termasuk Tiongkok dan Semenanjung Korea. Kondisi tersebut menjadikan wilayah ini penting dalam berbagai upaya penanganan sampah laut.

PlaPla resmi dibuka untuk umum pada Minggu dan dirancang sebagai fasilitas yang memungkinkan pengunjung memahami proses pengelolaan sampah plastik laut secara langsung. Pengunjung dapat mempelajari tahapan mulai dari pengumpulan sampah plastik hingga proses pemilahan dan daur ulang.

image

Foto tampak dalam Pusat Perancangan Plastik Laut Dunia yang di buka di karatsu, Prefektur Saga (Image by: Rodo Izumiyama | Timeout.com)

Dalam acara pra-pembukaan, Menteri Lingkungan Hidup Jepang Hirotaka Ishihara menyampaikan harapannya agar banyak orang dari Jepang maupun luar negeri mengunjungi fasilitas tersebut. Ia juga berharap pengalaman yang diperoleh pengunjung dapat mendorong tindakan nyata dalam menghadapi masalah sampah plastik laut.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Prefektur Saga Yoshinori Yamaguchi. Pemerintah daerah berharap fasilitas ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai dampak pencemaran plastik terhadap lingkungan.

image

Foto edukasi kepada anak anak di dalam  Pusat Perancangan Plastik Laut Dunia  Prefektur Saga (Image by: Semba Corporation | Timeout.com)

Salah satu daya tarik di dalam fasilitas ini adalah monumen berbentuk bola yang menampilkan data pengamatan mengenai persebaran sampah plastik laut di berbagai wilayah dunia. Informasi tersebut memberikan gambaran mengenai keberadaan dan jumlah sampah plastik yang ditemukan di lautan.

Selain itu, pengunjung juga dapat mencoba proses daur ulang secara langsung, seperti mencuci, menghancurkan, dan membentuk plastik bekas menjadi aksesori maupun perlengkapan rumah tangga. PlaPla juga berfungsi sebagai pusat penelitian mikroplastik yang diketahui dapat berdampak pada ekosistem serta kesehatan manusia. Fasilitas ini dibuka setiap hari kecuali Rabu dan masa libur akhir tahun serta Tahun Baru, dengan akses masuk yang tidak dipungut biaya.

Source: Kyodo

Pistol Polisi Tertinggal di Toilet

image

Ilustrasi Pistol polisi di jepang (Image by: Wikipedia)

TOKYO — Seorang anggota kepolisian di Jepang dilaporkan meninggalkan pistol dinasnya di toilet sebuah minimarket saat sedang bertugas patroli. Senjata tersebut kemudian ditemukan oleh seorang pelanggan dan berhasil diamankan tanpa menimbulkan insiden lebih lanjut.

Menurut laporan media Jepang, polisi yang terlibat merupakan seorang asisten inspektur berusia 40-an tahun dari Divisi Kriminal Kepolisian Prefektur Yamaguchi. Insiden terjadi saat petugas tersebut berhenti di sebuah minimarket untuk menggunakan toilet ketika sedang menjalankan patroli malam.

Saat berada di dalam toilet, petugas melepas sabuk perlengkapan dinas yang berisi pistol dan menggantungnya pada kait yang tersedia. Namun setelah selesai, ia keluar dari toilet dan meninggalkan lokasi tanpa membawa kembali perlengkapan tersebut.

image

Ilustrasi Pistol polisi di jepang (Image by: Twimg)

Sekitar 40 menit kemudian, seorang pelanggan menemukan pistol yang tertinggal di dalam toilet dan melaporkannya kepada pegawai minimarket. Pihak toko kemudian segera menghubungi kepolisian sehingga senjata tersebut dapat diamankan dengan cepat.

Kepolisian memastikan pistol tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi aman. Tidak ada laporan mengenai penggunaan senjata oleh pihak lain maupun insiden yang melibatkan masyarakat selama pistol tersebut tertinggal.

image

Ilustrasi Pistol polisi di jepang (Image by: Soranews24)

Petugas yang bersangkutan mengakui kelalaiannya setelah menyadari bahwa pistol dinasnya tidak lagi berada dalam pengawasannya. Kepolisian Prefektur Yamaguchi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan menyatakan akan menangani kasus tersebut sesuai prosedur internal yang berlaku.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat mengenai pentingnya pengelolaan dan pengawasan senjata dinas oleh aparat penegak hukum. Beruntung, pistol tersebut ditemukan dan diamankan sebelum sempat diakses oleh pihak yang tidak berwenang.

Tidak ada korban maupun kerusakan yang dilaporkan akibat insiden tersebut. Kepolisian Prefektur Yamaguchi saat ini terus menangani kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Source: Soranews24

Gempa Filipina Picu Tsunami Jepang

image

Screenshot dari situs web Badan Meteorologi Jepang menunjukkan area yang ditandai dengan warna kuning masuk dalam peringatan tsunami. (image by: Kyodo)

TOKYO — Gelombang tsunami kecil terpantau di sejumlah wilayah Jepang pada Senin (9/6) setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah lepas pantai selatan Filipina. Otoritas Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Pasifik sebelum akhirnya mencabut peringatan tersebut pada sore hari.

Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), tsunami kecil pertama kali teramati di Pulau Okinawa sekitar pukul 12.18 siang waktu Jepang. Sebelumnya, JMA telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir yang membentang dari Prefektur Ibaraki hingga Okinawa.

Selain Okinawa, gelombang tsunami setinggi 20 sentimeter juga tercatat di Pulau Chichijima, Kepulauan Ogasawara, sekitar 1.000 kilometer di selatan Tokyo, pada pukul 13.46 waktu setempat.

JMA sebelumnya memperkirakan gelombang tsunami dengan ketinggian hingga 1 meter dapat mencapai Pulau Miyako, Kepulauan Yaeyama, serta beberapa wilayah pesisir lainnya di Jepang bagian selatan.

image

Notifikasi pembatalan feri akibat peringatan tsunami di area t unggu penumpang Pelabuhan Atami, Perfektur Shizuoka, pada 8 Juni 2026. (image by: Kyodo)

Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan besar akibat tsunami tersebut, dan seluruh peringatan tsunami yang dikeluarkan sebelumnya telah dicabut pada sore hari setelah kondisi dinilai aman.

Gempa yang memicu peringatan tersebut terjadi sekitar pukul 07.37 pagi waktu Filipina. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa pusat gempa berada sekitar 26 kilometer barat daya Kablalan, Filipina, dengan kedalaman 55,2 kilometer.

Di Filipina, dampak gempa dilaporkan cukup signifikan. Otoritas setempat menyatakan sedikitnya 19 orang meninggal dunia dan lebih dari 130 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

image

Pengumuman Tsunami pada konferensi pers yang diadakan oleh Badan Meteorologi Jepang. (image by: Kyodo)

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, melalui media sosial menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah kerusakan serta memastikan keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang menyebutkan bahwa lebih dari 190.000 warga di 10 prefektur, termasuk Chiba, Kochi, dan Okinawa, sempat menerima imbauan evakuasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tsunami.

Wilayah selatan Filipina memang dikenal sebagai salah satu kawasan yang aktif secara seismik. Pada Desember 2023, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 juga pernah mengguncang kawasan yang sama dan memicu peringatan tsunami di beberapa negara sekitar.

Otoritas Jepang mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi resmi terkait aktivitas gempa dan tsunami, meskipun peringatan telah dicabut dan situasi saat ini dinyatakan stabil.

source: Kyodo

Kantin SMA Jepang Jadi 7-Eleven

image

Ilustrasi para siswa memanfaatkan gerai 7-Eleven pengganti kantin sekolah di Jepang.  (Image by: soranews24.com)

Gerai baru tersebut mulai beroperasi pada 1 Juni 2026 dengan menempati lokasi bekas kantin sekolah. Toko berukuran sekitar 100 meter persegi itu menyediakan sekitar 1.200 jenis produk, mulai dari makanan siap saji, minuman, alat tulis, hingga kebutuhan sehari-hari lainnya. Konsep yang digunakan adalah format “compact store”, yang memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan institusi dengan ruang terbatas dan permintaan yang spesifik.

Keputusan ini diambil setelah pengelola kantin sekolah menyampaikan pada akhir Februari bahwa mereka kesulitan melanjutkan operasional akibat meningkatnya biaya dan kekurangan tenaga kerja. Pihak sekolah sempat berusaha mencari operator pengganti, namun tidak berhasil menemukan pihak yang bersedia mengambil alih pengelolaan kantin tersebut.

Bagi sekolah yang memiliki asrama seperti Kochi Chuo High School, ketersediaan makanan menjadi kebutuhan yang sangat penting. Sekitar sepertiga dari total 700 siswa yang terdaftar tinggal di asrama dan bergantung pada penyediaan makanan setiap hari. Karena itu, sekolah menilai keberadaan minimarket dapat menjadi solusi yang lebih stabil untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para siswa.

Meski demikian, keputusan tersebut tidak sepenuhnya diterima dengan baik oleh semua pihak. Sejumlah orang tua mengaku kecewa karena baru mengetahui rencana penutupan kantin setelah anak mereka mendaftar pada tahun ajaran baru. Selain itu, muncul pula kekhawatiran mengenai pola makan siswa yang dinilai berpotensi menjadi kurang seimbang jika terlalu bergantung pada makanan dari minimarket.

image

Ilustrasi para siswa memanfaatkan gerai 7-Eleven pengganti kantin sekolah di Jepang.  (Image by: soranews24.com)

Pihak sekolah menjelaskan bahwa perubahan ini juga dipengaruhi oleh menurunnya jumlah siswa akibat penurunan angka kelahiran di Jepang. Kondisi tersebut membuat sekolah harus melakukan restrukturisasi keuangan, termasuk menaikkan biaya pendidikan dan menerapkan biaya layanan bus sekolah untuk mengurangi defisit operasional. Dalam situasi tersebut, model minimarket dianggap lebih realistis dibanding mempertahankan kantin yang sulit mencari pengelola.

KOCHI — Sebuah sekolah menengah atas di Jepang menjadi sorotan nasional setelah menutup kantin sekolahnya dan menggantinya dengan gerai 7-Eleven yang beroperasi langsung di dalam lingkungan sekolah. Langkah ini dilakukan oleh Kochi Chuo High School di Prefektur Kochi dan menjadi kasus pertama di Jepang di mana jaringan minimarket 7-Eleven membuka cabang di dalam sebuah SMA.

Di sisi lain, banyak siswa justru menyambut positif kehadiran 7-Eleven di sekolah mereka. Gerai tersebut menggunakan sistem pembayaran berbasis kode QR sehingga pembelian dapat dilakukan lebih cepat tanpa antre di kasir konvensional. Khusus siswa yang tinggal di asrama, sekolah juga memberikan poin senilai 30.000 yen yang dapat digunakan untuk berbelanja di toko tersebut.

Untuk menjaga kesehatan siswa, pihak sekolah berencana bekerja sama dengan 7-Eleven dan para pembina kegiatan ekstrakurikuler dalam memberikan panduan gizi serta rekomendasi menu yang lebih seimbang. Sekolah juga sedang mempertimbangkan perluasan fasilitas memasak di asrama agar siswa dapat menyiapkan sebagian makanan mereka sendiri. Dengan langkah ini, sekolah berharap kebutuhan makan siswa tetap terpenuhi meski kantin tradisional telah digantikan oleh minimarket modern.

Source: SoraNews24

Pokémon Cafe Tokyo Dibuka Lagi

image

Pamflet pembukaan kembali pokemon cafe di tokyo (image by: Pokemon Cafe)

TOKYO — Kabar gembira bagi para penggemar Pokémon yang berencana berkunjung ke Jepang. Pokémon Cafe Tokyo akan resmi dibuka kembali pada 17 Juni 2026 setelah menjalani renovasi sejak akhir Maret lalu. Bersamaan dengan pembukaan kembali tersebut, kafe resmi bertema Pokémon ini juga akan menghadirkan berbagai menu baru yang menggemaskan serta pertunjukan spesial Pikachu untuk para pengunjung.

Sejak pertama kali dibuka pada tahun 2018, Pokémon Cafe dikenal sebagai restoran permanen bertema Pokémon pertama di Jepang. Setelah renovasi selesai, interior kafe kini menampilkan lebih banyak dekorasi dan karya seni yang menampilkan berbagai karakter Pokémon, sehingga memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi para pengunjung.

image

Berbagai menu yang dijual di Pokemon cafe(image by: Pokemon Cafe)

Salah satu menu baru yang menjadi sorotan adalah Chocolate and Berry Pikachu Parfait. Hidangan penutup ini memadukan rasa manis, buah-buahan, dan krim yang disajikan dengan stroberi segar serta mousse berbentuk Pikachu lengkap dengan detail wajah dari cokelat.

Pilihan manis lainnya hadir melalui Eevee Colorful Fruit Pancake. Pancake ini dihiasi aneka buah kering berwarna-warni yang terinspirasi dari berbagai evolusi Eevee. Krim mascarpone yang digunakan juga dibuat menyerupai bulu lebat khas Pokémon tersebut.

Bagi pengunjung yang lebih menyukai hidangan utama, Pokémon Cafe juga memperkenalkan Pikachu and Pichu Friends Curry Plate. Menu ini menyajikan nasi saffron berbentuk Pikachu yang dipadukan dengan hamburger steak bergaya Poké Ball.

image

Ilustrasi pokemon cafe di tokyo yang dibuka kembali (image by: Pokemon Cafe)

Karakter Pokémon yang terkenal suka tidur, Snorlax, juga menjadi inspirasi untuk menu Napping Snorlax Teriyaki Burger. Burger ayam teriyaki ini menggunakan roti atas yang didesain menyerupai perut Snorlax yang sedang berbaring. Sebagai pelengkap, hidangan tersebut disajikan bersama campuran sayuran dan potongan wortel berbentuk huruf "Z" yang identik dengan suasana tidur.

Sementara itu, Mimikyu Disguise Omelet hadir sebagai pilihan menu utama lainnya. Omelet ini dibuat menyerupai kostum khas Mimikyu dan disajikan bersama salad serta sup jagung yang berisi pasta berbentuk Pokémon.

Untuk minuman, Pokémon Cafe menghadirkan Go! Greninja! White Peach Smokescreen Drink. Minuman rasa persik putih ini dilengkapi gelatin berbentuk Water Shuriken yang mengambang di dalam gelas. Pihak kafe juga menjanjikan efek visual yang terinspirasi dari jurus Smokescreen milik Greninja, meski detail mekanismenya belum diungkapkan secara lengkap.

Pengalaman di Pokémon Cafe tidak hanya terbatas pada makanan dan dekorasi. Seperti sebelumnya, setiap sesi kunjungan berlangsung dalam blok waktu tertentu dan akan disertai kemunculan karakter Pokémon yang menyapa para pengunjung.

image

Ilustrasi pokemon cafe di tokyo yang dibuka kembali (image by: Pokemon Cafe)

Khusus untuk merayakan peluncuran parfait Pikachu terbaru, Pokémon Cafe juga menyiapkan pertunjukan baru bertajuk Let's Make a Pika Pika Parfait. Pertunjukan berdurasi sekitar 10 menit tersebut menampilkan tiga Pikachu bertema kuliner, yaitu Waitress Pikachu, Chef Pikachu, dan Patissier Pikachu. Ketiganya akan menghibur pengunjung melalui pertunjukan interaktif yang menjadi salah satu daya tarik baru setelah renovasi.

Selain itu, ketiga karakter Pikachu tersebut juga akan muncul dalam stiker edisi spesial perayaan 30 tahun Pokémon yang dibagikan secara acak kepada pelanggan yang memesan minuman.

Harga menu baru ini berkisar mulai dari 1.375 yen untuk minuman Greninja hingga 2.530 yen untuk sebagian besar menu utama. Seluruh menu terbaru akan tersedia mulai 17 Juni 2026 di Pokémon Cafe Tokyo maupun cabang Osaka.

Dengan hadirnya interior yang diperbarui, menu-menu baru yang terinspirasi karakter populer Pokémon, serta pertunjukan Pikachu yang interaktif, Pokémon Cafe diperkirakan akan kembali menjadi salah satu destinasi favorit para penggemar Pokémon yang berkunjung ke Jepang tahun ini.

SourceSoranews24

Topan Jangmi Hantam Jepang

image

Sungai Zempukuji terlihat meluap di Distrik Suginami (Image by: Kyodo)

Topan Jangmi menerjang wilayah pesisir Pasifik di Jepang bagian barat dan timur pada Rabu (4/6), setelah mendarat di Prefektur Wakayama pada dini hari. Cuaca ekstrem yang dibawa topan tersebut menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah serta mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka.

Menurut Badan Meteorologi Jepang, Topan Jangmi mendarat sekitar pukul 04.30 pagi di bagian selatan Prefektur Wakayama. Sebelum mencapai daratan utama Jepang, topan ini telah melintas di dekat Prefektur Okinawa dan Kagoshima selama dua hari sebelumnya.

image

Sungai Koza yang meluap di Prefektur Wakayama Selatan (Image by: Kyodo)

Pemerintah Jepang sempat mengeluarkan peringatan banjir darurat level 5 untuk Sungai Koza di Prefektur Wakayama. Peringatan tertinggi tersebut menunjukkan kondisi yang mengancam jiwa dan mengharuskan warga segera mengambil tindakan untuk melindungi keselamatan mereka.

Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang melaporkan bahwa hingga pukul 14.00 waktu setempat, sedikitnya 23 orang terluka di enam prefektur. Dari jumlah tersebut, 17 korban luka tercatat berada di Prefektur Okinawa.

Meski Sungai Koza sempat meluap, Badan Meteorologi Jepang menurunkan status peringatan banjir darurat level 5 pada pukul 08.50 pagi. Sementara itu, di Prefektur Shizuoka, tanah longsor yang terjadi sekitar pukul 11.00 mengakibatkan lumpur menutupi jalur kereta api. Tidak ada korban luka dalam insiden tersebut karena layanan kereta telah dihentikan sejak awal hari.

image

Sungai Koza yang meluap di Prefektur Wakayama Selatan (Image by: Kyodo)

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, mengatakan pemerintah menerima laporan mengenai jalan yang tergenang banjir, pohon tumbang, dan tanah longsor di wilayah yang membentang dari Kyushu hingga kawasan Kanto, termasuk Tokyo. Hujan lebat akibat topan terjadi di area yang luas dan berdampak pada berbagai daerah.

Wilayah metropolitan Tokyo juga mengalami hujan deras pada pagi hari. Otoritas setempat mengeluarkan peringatan bahaya banjir untuk beberapa sungai di ibu kota. Peringatan tersebut mengimbau warga yang berada di area rawan untuk bersiap melakukan evakuasi dan meninggalkan lokasi jika diperlukan, bahkan sebelum instruksi evakuasi resmi diterbitkan.

Topan keenam yang terjadi di Jepang tahun ini juga mengganggu layanan transportasi dan kegiatan pendidikan. Japan Airlines dan All Nippon Airways membatalkan seluruh penerbangan domestik pagi dari Bandara Haneda serta beberapa penerbangan internasional. Sejumlah layanan kereta ekspres JR juga dihentikan sementara. Kementerian Pendidikan Jepang melaporkan sebanyak 5.378 sekolah dan universitas di 23 dari 47 prefektur ditutup pada hari yang sama. Hingga pukul 18.00, Topan Jangmi berada di Samudra Pasifik sekitar 190 kilometer di sebelah timur Choshi, Prefektur Chiba, dan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 50 kilometer per jam. Topan tersebut diperkirakan terus bergerak ke arah timur dan melemah menjadi sistem tekanan rendah ekstratropis.

Sumber: Kyodo News

Aturan Baru Sampah Shibuya

image

Ilustrasi kota shibuya pada malam hari (Image by: soranews24.com)

Pemerintah Distrik Shibuya di Tokyo resmi mulai memberlakukan denda bagi siapa saja yang tertangkap membuang sampah sembarangan. Aturan baru tersebut mulai berlaku pada 1 Juni 2026 dan menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan salah satu kawasan wisata paling ramai di Jepang. Pelanggar dapat dikenai denda sebesar 2.000 yen atau sekitar Rp220 ribu yang harus dibayarkan langsung di lokasi.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku di sekitar Stasiun Shibuya dan persimpangan ikonik Shibuya Scramble Crossing. Seluruh wilayah Distrik Shibuya, termasuk kawasan populer seperti Harajuku, Ebisu, dan Yoyogi, kini berada dalam cakupan aturan tersebut. Dengan demikian, area wisata terkenal seperti Takeshita Street, Omotesando, hingga jalur menuju Kuil Meiji juga masuk dalam zona penegakan denda.

Yang menarik, aturan ini dapat diterapkan baik di area publik maupun area privat yang berada di dalam wilayah Distrik Shibuya. Artinya, pelanggaran yang terjadi di pusat perbelanjaan, stasiun kereta, maupun fasilitas komersial lainnya juga dapat dikenai sanksi. Pemerintah daerah berharap cakupan yang luas ini mampu menekan jumlah sampah yang selama ini menjadi masalah di kawasan wisata padat pengunjung.

Untuk menegakkan aturan tersebut, Shibuya menyiagakan sekitar 50 petugas patroli yang beroperasi sepanjang hari. Mereka bertugas memantau kawasan publik dan menindak pelanggar yang tertangkap membuang sampah sembarangan. Beberapa laporan menyebut para petugas juga memiliki kemampuan berbahasa asing guna memudahkan komunikasi dengan wisatawan internasional.

image

Jalan Takeshita (Image by: soranews24.com)

Berbeda dengan beberapa jenis pelanggaran lain di Jepang yang diproses melalui surat tilang, denda buang sampah di Shibuya akan dipungut secara langsung di tempat. Pembayaran dapat dilakukan menggunakan uang tunai maupun metode non-tunai seperti kartu kredit. Sistem ini diterapkan untuk memastikan seluruh pelanggar, termasuk wisatawan asing, dapat segera menyelesaikan kewajibannya tanpa meninggalkan tunggakan denda.

Selain menargetkan individu, pemerintah Distrik Shibuya juga memperketat kewajiban bagi pelaku usaha. Toko serba ada, penjual makanan dan minuman bawa pulang, serta operator mesin penjual otomatis diwajibkan menyediakan tempat sampah. Pelaku usaha yang tidak mematuhi aturan tersebut dapat dikenai denda hingga 50.000 yen.

Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Jepang. Lonjakan kunjungan wisata pascapandemi turut memunculkan keluhan terkait sampah dan perilaku tidak tertib di sejumlah destinasi populer. Pemerintah daerah menilai langkah tegas diperlukan untuk menjaga kenyamanan warga sekaligus mempertahankan citra kebersihan Jepang yang selama ini dikenal dunia.

Meski demikian, wisatawan tetap disarankan membawa kantong sampah pribadi saat berkeliling Shibuya. Ketersediaan tempat sampah umum di Jepang masih relatif terbatas sehingga tidak semua jenis sampah dapat langsung dibuang di lokasi terdekat. Pemerintah berharap kombinasi antara penegakan hukum dan penyediaan fasilitas pembuangan sampah dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih bagi warga maupun pengunjung.

sumber : soranews24.com

Jepang Gunakan AI Cegah Bunuh Diri

image

sistem AI yang sedang menganalisis postur dan perilaku manusia. (Image by: Asilla Inc., Kyodo)

Tokyo – Sejumlah stasiun dan fasilitas komersial di Jepang mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mencegah kasus bunuh diri. Menurut pengembangnya, sistem tersebut telah membantu menyelamatkan setidaknya dua nyawa sejak digunakan.

Teknologi ini dikembangkan oleh Asilla Inc, perusahaan yang berbasis di Tokyo. Sistem AI tersebut dirancang untuk mendeteksi perilaku yang berpotensi mengindikasikan seseorang berniat melakukan bunuh diri dengan cara melompat dari gedung atau area berketinggian.

Sistem bekerja dengan menganalisis rekaman dari kamera keamanan yang telah terpasang di stasiun maupun fasilitas komersial. Beberapa perilaku yang menjadi perhatian antara lain mondar-mandir dalam waktu lama atau berdiri terlalu lama di dekat tepi peron stasiun maupun atap bangunan.

image

Kamera keamanan yang digunakan untuk mendeteksi tanda-tanda bunuh diri. (Image by: Asilla Inc., Kyodo)

Jika sistem mendeteksi perilaku yang dianggap berisiko, peringatan akan langsung dikirim kepada petugas keamanan dan staf yang bertugas. Dalam beberapa situasi, peringatan juga dapat disampaikan melalui pengeras suara agar tindakan dapat segera dilakukan.

Dalam salah satu kasus yang diungkapkan perusahaan, sistem mendeteksi seorang pria berada di area sebuah fasilitas komersial yang tidak diperuntukkan bagi pengunjung. Setelah dihampiri oleh petugas keamanan, pria tersebut mengaku berniat mengakhiri hidupnya dengan melompat.

image

Ilustrasi stasiun di Jepang yang dipasangi kamera keamanan AI. (Image by: straitstimes)

Kasus lainnya melibatkan seorang anak yang terlihat berlama-lama di dekat pagar pada lantai atas sebuah fasilitas. Ketika petugas keamanan mendekatinya, diketahui bahwa anak tersebut sedang menulis surat wasiat bunuh diri.

Sejak 2022, Asilla telah bekerja sama dengan sekitar 200 fasilitas komersial dan berbagai organisasi lainnya untuk mengembangkan kemampuan sistem ini. Proses pelatihan dilakukan menggunakan sekitar 7 juta rekaman kamera keamanan yang telah dikumpulkan.

Menurut perusahaan, teknologi tersebut tidak hanya mampu mendeteksi tanda-tanda yang berkaitan dengan bunuh diri, tetapi juga kondisi seperti gangguan kesehatan, ketidakmampuan bergerak, hingga tindakan kekerasan. Saat ini, sistem AI itu telah digunakan di sekitar 30 fasilitas komersial dan sekitar 10 stasiun yang berada di Tokyo serta Prefektur Kanagawa.

Juni, Harga Makanan Jepang Naik

image

Rak-rak makanan di supermarket di Tokyo (Image by: Japan Today)

TOKYO – Gelombang kenaikan harga makanan dan minuman di Jepang kembali meningkat pada Juni 2026. Berdasarkan survei terbaru Teikoku Databank, sebanyak 1.078 produk akan mengalami kenaikan harga bulan ini, melonjak tajam dibandingkan Mei yang hanya mencatat 84 produk terdampak.

Menurut lembaga riset tersebut, kenaikan harga terjadi di tengah upaya perusahaan untuk membebankan biaya yang lebih tinggi kepada konsumen. Teikoku Databank juga memperkirakan gelombang kenaikan harga yang lebih luas akan terus berlanjut mulai musim panas dan seterusnya.

image

Rak-rak makanan di supermarket Jepang (Image by: Tokyo cheapo.com)

Salah satu faktor yang turut memengaruhi kenaikan harga adalah memburuknya situasi di Timur Tengah. Hingga akhir Mei, sekitar 22,7 persen produk yang mengalami kenaikan harga tahun ini diketahui terdampak oleh gangguan pasokan nafta yang berkaitan dengan kondisi tersebut.

Nafta merupakan bahan baku turunan minyak bumi yang digunakan untuk memproduksi berbagai bahan kimia. Bahan kimia tersebut kemudian dimanfaatkan dalam pembuatan beragam produk, termasuk kemasan plastik untuk makanan dan minuman.

Berdasarkan kategori, bumbu dan penyedap makanan, termasuk rempah-rempah, menjadi kelompok terbesar yang mengalami kenaikan harga pada Juni dengan total 450 produk. Kategori ini menyumbang porsi terbesar dari seluruh produk yang mengalami penyesuaian harga bulan ini.

image

Rak-rak makanan di supermarket Jepang (Image by: BBC.com)

Sementara itu, makanan olahan berada di posisi kedua dengan 304 produk yang mengalami kenaikan harga. Kelompok ini mencakup berbagai produk makanan olahan, termasuk mi instan.

Secara kumulatif, jumlah produk yang telah atau dijadwalkan mengalami kenaikan harga hingga Oktober 2026 telah mencapai 9.361 item. Angka tersebut menunjukkan bahwa tren kenaikan harga makanan dan minuman masih berlanjut sepanjang tahun ini.

Teikoku Databank memperkirakan jumlah produk yang mengalami kenaikan harga akan melampaui 10.000 item pada 2026. Jika proyeksi tersebut terwujud, maka ini akan menjadi tahun kelima berturut-turut sejak 2022 Jepang mencatat lebih dari 10.000 produk makanan dan minuman mengalami kenaikan harga dalam satu tahun.

Surga Kuliner Michi no Eki Kyoto

title

Kyoto selama ini dikenal sebagai Surga kota wisata dengan kuil-kuil bersejarah, jalan tradisional, serta budaya Jepang klasik yang masih terjaga. Namun di balik citra tersebut, Prefektur Kyoto ternyata juga memiliki sisi lain yang tidak kalah menarik, terutama bagi pecinta perjalanan darat dan wisata kuliner.

Salah satunya melalui keberadaan “michi no eki” atau rest area khas Jepang yang tersebar di berbagai wilayah Kyoto. Berbeda dengan rest area biasa, michi no eki di Jepang berfungsi sebagai pusat wisata lokal yang menghadirkan makanan khas daerah, produk pertanian, hingga tempat rekreasi keluarga.

Seorang penggemar michi no eki yang telah mengunjungi ratusan lokasi di seluruh Jepang baru-baru ini membagikan daftar 10 rest area terbaik di Kyoto untuk wisata kuliner. Daftar tersebut memperlihatkan bahwa Kyoto bukan hanya soal wisata budaya di pusat kota, tetapi juga memiliki banyak destinasi menarik di daerah pegunungan, pedesaan, hingga pesisir laut.

rumah

Image by: soranews24.com

Salah satu lokasi yang paling populer adalah Ocha no Kyoto Minami Yamashiro-mura, sebuah michi no eki yang berada di desa Minamiyamashiro, satu-satunya desa resmi di Prefektur Kyoto. Tempat ini terkenal dengan produk teh hijaunya yang berkualitas tinggi. Pengunjung dapat menikmati berbagai menu berbahan dasar matcha seperti soba teh hijau, es krim matcha, hingga puding matcha pekat yang menjadi favorit wisatawan.

Suasana pedesaan yang tenang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati sisi alami Kyoto. Selain itu, ada Miyama Fureai Hiroba yang terkenal dengan produk susu segarnya. Rest area ini berada di kawasan Miyama yang dikenal dengan rumah-rumah tradisional beratap jerami. Produk seperti yogurt, susu segar, dan gelato buatan lokal menjadi incaran wisatawan, terutama saat musim panas.

Banyak pengunjung juga datang untuk menikmati pemandangan pedesaan yang masih asri dan jauh dari keramaian kota. Bagi pencinta seafood, Kyoto bagian utara menawarkan pengalaman berbeda melalui Funaya no Sato Ine dan Maizuruko Toretore Center. Di Ine, pengunjung dapat menikmati ikan bakar dan hasil laut sambil melihat deretan rumah nelayan tradisional yang berdiri di tepi laut.

seafood

Image by: soranews24.com

Sementara itu, Maizuruko Toretore Center dikenal sebagai salah satu pasar seafood terbesar di kawasan tersebut. Berbagai hasil laut segar seperti kepiting, tiram, dan ikan yellowtail dijual langsung dari nelayan lokal. Suasana pasar yang ramai membuat tempat ini sering disebut sebagai surga kuliner laut di Kyoto. Beberapa michi no eki bahkan menawarkan fasilitas wisata yang lengkap.

Springs Hiyoshi misalnya, tidak hanya menyediakan restoran dan toko produk lokal, tetapi juga memiliki onsen, sauna, area BBQ, hingga cottage untuk menginap. Tempat ini menjadi tujuan favorit keluarga yang ingin berlibur santai sambil menikmati alam. Ada pula Tango Okoku Shoku no Miyako yang memiliki area luas dengan restoran steak wagyu, pizza oven kayu, taman bermain, hingga kebun binatang mini.

umi

Image by: soranews24.com

Keberadaan michi no eki menunjukkan bahwa Kyoto memiliki daya tarik yang jauh lebih luas daripada sekadar wisata sejarah. Rest area ini menjadi tempat bagi wisatawan untuk mengenal makanan lokal, budaya daerah, serta kehidupan masyarakat setempat secara lebih dekat. Dengan konsep yang memadukan kuliner, wisata, dan produk khas daerah, michi no eki kini menjadi salah satu bagian penting dalam budaya perjalanan di Jepang.