Wahana Maut Huis Ten Bosch

Taman hiburan Huis Ten Bosch di Prefektur Nagasaki, Jepang, akan menghadirkan atraksi baru bertema Alice in Borderland yang menawarkan pengalaman permainan bertahan hidup secara imersif. Wahana bernama Alice in Borderland Immersive Death Game ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 27 Agustus dan menghadirkan konsep permainan yang terinspirasi dari serial live-action Netflix, manga, serta anime dengan judul yang sama.

image

Huis Ten Bosch. (Image by: PR Times)

Selama ini, Huis Ten Bosch lebih dikenal sebagai taman hiburan yang mengusung suasana khas Belanda dengan arsitektur bergaya Eropa, taman bunga yang luas, serta kanal-kanal yang menjadi daya tarik utama. Berbeda dengan taman hiburan lain di Jepang yang identik dengan roller coaster, Huis Ten Bosch lebih menonjolkan pengalaman wisata yang tenang dan pemandangan yang estetik.

Melalui wahana terbaru ini, pengunjung akan mengikuti permainan bertahan hidup yang berlangsung sekitar 30 menit. Pihak taman menyebut permainan tersebut sebagai pengalaman yang "benar-benar tidak masuk akal", di mana peserta akan dihadapkan pada tekanan terus-menerus untuk mengambil keputusan, mempermainkan, hingga mengkhianati peserta lain dalam sebuah pertarungan strategi.

image

Game Alice in Borderland Immersive Death Game. (Image by: PR Times)

Salah satu elemen yang membuat wahana ini terasa lebih nyata adalah penggunaan "kalung bom" yang akan dipasang di leher setiap peserta sebelum permainan dimulai. Perangkat tersebut menjadi bagian dari mekanisme permainan dan dirancang untuk meningkatkan sensasi ketegangan selama berlangsungnya tantangan.

image

Ilustrasi kalung bomb yang dipasang pada leher pemain. (Image by: PR Times)

Apabila seorang peserta melakukan kesalahan sesuai aturan permainan, kalung tersebut akan aktif. Berdasarkan materi promosi yang dirilis, perangkat itu tidak menimbulkan ledakan sungguhan, melainkan mengeluarkan semburan asap sebagai penanda bahwa pemain telah "gugur" dari permainan. Meski demikian, tampilannya dibuat menyerupai perangkat berbahaya sehingga memberikan pengalaman yang lebih dramatis.

Karena tema dan intensitas permainannya, Huis Ten Bosch menetapkan bahwa anak-anak berusia di bawah 15 tahun tidak diperbolehkan mengikuti wahana ini. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk menyesuaikan dengan karakter permainan yang mengandung unsur tekanan psikologis selama sesi berlangsung.

Pengunjung tidak perlu membayar tiket tambahan untuk menikmati Alice in Borderland Immersive Death Game karena wahana ini sudah termasuk dalam harga tiket masuk reguler taman. Namun, pihak pengelola memperkirakan minat pengunjung akan tinggi sehingga menyarankan penggunaan tiket masuk dengan waktu tertentu yang detailnya akan diumumkan kemudian. Selain itu, tersedia pula Express Pass berbayar bagi pengunjung yang ingin mengurangi waktu antre.

image

Evangelion theater yang pernah di release di Huis Ten Bosch. (Image by: PR Times)

image

Miffy Wonder Square yang ada di Huis Ten Bosch. (Image by: PR Times)

Penambahan wahana ini menjadi bagian dari upaya Huis Ten Bosch menghadirkan lebih banyak atraksi modern. Sebelumnya, taman hiburan tersebut telah meluncurkan wahana teater bergerak bertema Evangelion, sementara roller coaster pertama mereka dijadwalkan dibuka pada tahun depan. Di sisi lain, pengunjung yang menginginkan suasana santai masih dapat menikmati area Miffy Wonder Square, yang menawarkan pengalaman bermain bertema karakter kelinci asal Belanda tanpa konsep permainan menegangkan.

Source: SoraNews24

Surga Kuliner Michi no Eki Kyoto

title

Kyoto selama ini dikenal sebagai Surga kota wisata dengan kuil-kuil bersejarah, jalan tradisional, serta budaya Jepang klasik yang masih terjaga. Namun di balik citra tersebut, Prefektur Kyoto ternyata juga memiliki sisi lain yang tidak kalah menarik, terutama bagi pecinta perjalanan darat dan wisata kuliner.

Salah satunya melalui keberadaan “michi no eki” atau rest area khas Jepang yang tersebar di berbagai wilayah Kyoto. Berbeda dengan rest area biasa, michi no eki di Jepang berfungsi sebagai pusat wisata lokal yang menghadirkan makanan khas daerah, produk pertanian, hingga tempat rekreasi keluarga.

Seorang penggemar michi no eki yang telah mengunjungi ratusan lokasi di seluruh Jepang baru-baru ini membagikan daftar 10 rest area terbaik di Kyoto untuk wisata kuliner. Daftar tersebut memperlihatkan bahwa Kyoto bukan hanya soal wisata budaya di pusat kota, tetapi juga memiliki banyak destinasi menarik di daerah pegunungan, pedesaan, hingga pesisir laut.

rumah

Image by: soranews24.com

Salah satu lokasi yang paling populer adalah Ocha no Kyoto Minami Yamashiro-mura, sebuah michi no eki yang berada di desa Minamiyamashiro, satu-satunya desa resmi di Prefektur Kyoto. Tempat ini terkenal dengan produk teh hijaunya yang berkualitas tinggi. Pengunjung dapat menikmati berbagai menu berbahan dasar matcha seperti soba teh hijau, es krim matcha, hingga puding matcha pekat yang menjadi favorit wisatawan.

Suasana pedesaan yang tenang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati sisi alami Kyoto.Selain itu, ada Miyama Fureai Hiroba yang terkenal dengan produk susu segarnya. Rest area ini berada di kawasan Miyama yang dikenal dengan rumah-rumah tradisional beratap jerami. Produk seperti yogurt, susu segar, dan gelato buatan lokal menjadi incaran wisatawan, terutama saat musim panas.

Banyak pengunjung juga datang untuk menikmati pemandangan pedesaan yang masih asri dan jauh dari keramaian kota.Bagi pencinta seafood, Kyoto bagian utara menawarkan pengalaman berbeda melalui Funaya no Sato Ine dan Maizuruko Toretore Center. Di Ine, pengunjung dapat menikmati ikan bakar dan hasil laut sambil melihat deretan rumah nelayan tradisional yang berdiri di tepi laut.

seafood

Image by: soranews24.com

Sementara itu, Maizuruko Toretore Center dikenal sebagai salah satu pasar seafood terbesar di kawasan tersebut. Berbagai hasil laut segar seperti kepiting, tiram, dan ikan yellowtail dijual langsung dari nelayan lokal. Suasana pasar yang ramai membuat tempat ini sering disebut sebagai surga kuliner laut di Kyoto.Beberapa michi no eki bahkan menawarkan fasilitas wisata yang lengkap.

Springs Hiyoshi misalnya, tidak hanya menyediakan restoran dan toko produk lokal, tetapi juga memiliki onsen, sauna, area BBQ, hingga cottage untuk menginap. Tempat ini menjadi tujuan favorit keluarga yang ingin berlibur santai sambil menikmati alam. Ada pula Tango Okoku Shoku no Miyako yang memiliki area luas dengan restoran steak wagyu, pizza oven kayu, taman bermain, hingga kebun binatang mini.

umi

Image by: soranews24.com

Keberadaan michi no eki menunjukkan bahwa Kyoto memiliki daya tarik yang jauh lebih luas daripada sekadar wisata sejarah. Rest area ini menjadi tempat bagi wisatawan untuk mengenal makanan lokal, budaya daerah, serta kehidupan masyarakat setempat secara lebih dekat. Dengan konsep yang memadukan kuliner, wisata, dan produk khas daerah, michi no eki kini menjadi salah satu bagian penting dalam budaya perjalanan di Jepang.

Panas Landa Kanto-Koshinetsu

82446-suhu-tinggi-jepang (1)

Image by: japanesestation.com

Wilayah Kanto-Koshinetsu di Jepang diperkirakan akan mengalami suhu yang lebih tinggi dari biasanya pada 26 Mei 2026. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi panas yang mulai meningkat, terutama karena banyak orang masih belum terbiasa dengan perubahan suhu menuju musim panas.

Warga diminta menjaga kesehatan dengan rutin minum air, menghindari dehidrasi, serta menggunakan pendingin ruangan secara tepat.Cuaca di kawasan Kanto-Koshinetsu pada hari itu diperkirakan didominasi langit berawan, namun beberapa daerah juga akan mengalami periode cerah yang membuat suhu meningkat cukup signifikan. Kota Kofu menjadi wilayah dengan suhu tertinggi yang diperkirakan mencapai 30 derajat Celcius.

Suhu tersebut sudah masuk kategori hari pertengahan musim panas di Jepang.Selain Kofu, sejumlah wilayah lain juga diprediksi mengalami suhu yang cukup panas. Yokohama, Saitama, Maebashi, dan Nagano diperkirakan mencapai 28 derajat Celcius. Sementara itu, pusat Kota Tokyo dan Chiba diperkirakan berada di kisaran 27 derajat Celcius.

Kota Utsunomiya dan Niigata diperkirakan mencapai 26 derajat Celcius, sedangkan Mito sekitar 25 derajat Celcius.Kondisi ini menjadi perhatian karena pada periode seperti sekarang tubuh manusia umumnya belum sepenuhnya beradaptasi dengan cuaca panas.

Efek-Fenomena-Suhu-Panas-Musim-Hujan-Alami-Kemunduran-Hingga-Bulan-November (1)

Image by: greeners.co

Selain itu, perbedaan suhu antara pagi dan siang hingga sore hari masih cukup besar sehingga dapat memengaruhi kondisi fisik, terutama bagi lansia, anak-anak, dan orang yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.Badan Meteorologi Jepang mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda kelelahan akibat panas.

Penggunaan pendingin ruangan secara bijak dianjurkan untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil, terutama saat berada di dalam ruangan dalam waktu lama. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap mengonsumsi cairan secara cukup meskipun tidak merasa haus, karena risiko dehidrasi dapat meningkat saat suhu mulai naik.

Dengan meningkatnya suhu di berbagai wilayah Jepang, masyarakat diharapkan lebih memperhatikan kondisi tubuh dan mengurangi aktivitas berlebihan di bawah terik matahari agar tetap sehat dan aman selama perubahan musim berlangsung.

Kemasan Snack Jepang Hitam-Putih

image

Image by kyodonews.net

Produsen keripik terbesar di Jepang, Calbee Inc., mengumumkan bahwa mereka akan mulai menjual 14 produk camilan utamanya dengan kemasan hitam-putih mulai akhir bulan ini. Keputusan tersebut diambil karena pasokan nafta, bahan turunan minyak bumi yang digunakan untuk plastik dan tinta cetak kemasan, semakin terbatas akibat konflik di Timur Tengah.

Situasi ini menunjukkan bahwa dampak konflik global kini mulai memengaruhi industri makanan di Jepang.Kelangkaan nafta membuat perusahaan kesulitan mendapatkan bahan untuk memproduksi kemasan berwarna seperti biasanya. Akibatnya, beberapa produk populer Calbee harus menggunakan desain kemasan yang lebih sederhana untuk menghemat penggunaan bahan baku.

Dampak kekurangan bahan kemasan ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh Calbee. Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mulai menyelidiki kondisi distribusi bahan kemasan berbasis minyak bumi serta bahan untuk sektor pertanian. Pemerintah berusaha memastikan pasokan tetap stabil dan mengurangi kekhawatiran di kalangan industri makanan.

Produk yang terdampak antara lain keripik kentang rasa Lightly Salted, Consomme Punch, dan Seaweed Salt dalam beberapa ukuran. Selain itu, camilan Kappa Ebisen dan sereal Frugra juga akan menggunakan kemasan monokrom. Pada akhir Juni, Calbee juga berencana mengubah desain kemasan produk Kataage Potato rasa Lightly Salted dan Black Pepper.

image

Image by journal-news.com

Namun, kondisi ini memunculkan perbedaan antara pernyataan pemerintah yang mengatakan pasokan masih aman dengan kenyataan yang dihadapi perusahaan di lapangan.Perusahaan makanan lain juga mulai mengambil langkah antisipasi. Itoham Yonekyu Holdings Inc. menyatakan sedang mempertimbangkan penyederhanaan kemasan produknya sambil melihat dampaknya terhadap penjualan.

Sementara itu, beberapa produsen memilih menaikkan harga produk untuk menutupi kenaikan biaya bahan kemasan. Mizkan Holdings Co. akan menaikkan harga natto pada Juni. Selain itu, Yamazaki Baking Co. dan Pasco Shikishima Corp. juga akan menaikkan harga roti dan produk lainnya mulai Juli. Kondisi ini menunjukkan bahwa krisis pasokan bahan baku mulai memberi tekanan besar pada industri makanan Jepang.

Perkelahian Bersenjata oleh WNI Terjadi di Kawasan Ibaraki

Berita memalukan kembali menyeret nama Indonesia.Pada hari Minggu, tanggal 19 Oktober 2025 pukul 4:30, seorang pria berkebangsaan Indonesia ditangkap atas tuduhan pembunuhan kepada teman sekamarnya di sebuah apartemen di Nagaoka, Ibaraki.Tersangka diketahui bernama Fergo Dipan (24) menusuk korban, Geraldy Alber Budiman (27) yang juga berwarga kenagaraan Indonesia, berkali-kali dengan pisau dan membunuhnya. Selain Geraldy, terdapat juga korban lainnya, pria yang berusia sekitar 20 tahun, ikut dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka serius.Menurut polisi, Dipan mengakui tuduhannya dengan mengatakan, “Benar bahwa saya menusuk korban di bagian atas tubuhnya dengan pisau dapur.”Polisi sedang menyelidiki kasus ini, menduga ada perselisihan antara ketiga orang tersebut.

Tenaga Terampil Indonesia Jadi Harapan Baru di Industri Kyushu

29076-360-de44f6149dbd0f25dc1bd63fc4bcfb95-505x278

Fukuoka Finansial Group Inc. (FFG), akan berkolaborasi dengan World Holdings Co., Ltd (World HD) mendirikan bisnis dengan memperkenalkan pekerja Indonesia ke bisnis berskala kecil dan menengah (SMEs).

Pada tanggal 15 Oktober 2025, dengan menggabungkan “customer network” milik FFG dan “keahlian dalam mengelola tenaga kerja di bidang” manufaktur milik World HD, kedua perusahaan tersebut berkolaborasi dan FFG menandatangani kontrak persetujuan dengan beberapa yayasan pengelola sekolah di Indonesia dan beberapa entitas lainnya. Kontrak tersebut bertujuan untuk  memperkenalkan skill kelistrikan dan bahasa Jepang untuk bekerja di perusahaan manufaktur di Kyushu. FFG memperkirakan akan merekrut sekitar 200 hingga 300 pekerja pertahunnya, terutama di industri semikonduktor.

Persetujuan ini ditandatangani oleh lima organisasi, termasuk Yayasan Mitra Industri Mandiri, yang mana mengelola SMK di Indonesia. FFG akan mengumpulkan orang yang dibutuhkan dari perusahaan mitra di Kyushu dan menyalurkan mereka ke perusahaan sebagai kandidat yang akan diseleksi. World HD akan mengkoordinasi seluruh proses tersebut.

Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas penanaman modah perusahaan semikonduktor dan mendorong pertumbuhan perekonomian di Kyushu. Sedangkan, di Indonesia sendiri sedang mengalami permasalahan kurangnya lapangan kerja tang tersedia, sehingga banyak warga Indonesia yang ingin mendapatkan keahlian kerja di Jepang.

source: Perusahaan di Kyushu Ingin Tarik Pekerja Indonesia | NHK WORLD-JAPAN News
https://prtimes.jp/main/html/rd/p/000000360.000029076.html
https://news.yahoo.co.jp/articles/5c02d600d675e2811b5dca32d34881c7ef3ed5bc

 

Festival Persahabatan Indonesia-Jepang di Yoyogi Park Sukses Diselenggarakan

potongan

Festival Persahabatan Indonesia-Jepang (IJFF) 2025 yang diselenggarakan di Yoyogi Park, Tokyo, pada 18 Oktober hingga 19 Oktober 2025 oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo sukses menarik puluhan ribu pengunjung warga Indonesia dan Jepang.

Festival ini juga dimeriahkan oleh berbagai macam pertunjukkan kesenian dari Indonesia, mulai dari tarian tradisional, seperti Reog, hingga Raspati dan Pia ex Utopia. Di awal, Raspati membuka festival dengan Indonesia Pusaka, yang mengundang puluhan ribu pengunjung yang memadati arena ikut menyanyi. Dilanjutkan menyanyikan enam lagu, yaitu Manusia Paling Indah yang bernuansa pop manis karya Raspati dan beberapa lagu dari musisi Indonesia seperti Separuh Nafas (cover Dewa); Ojo Dibandingke (Cover Farel Prayoga); dan lagu Sayang (Cover Via Vallen) dibawakan secara  oleh Raspati.

Selain pertunjukan kesenian, festival ini juga menyediakan berbagai macam stan makanan khas Indonesia yang memanjakan warga Indonesia yang sudah lama tinggal di Indonesia yang rindu masakan kampung halaman.

KBRI Tokyo sendiri juga membuka stan untuk melayani konsultasi dan sosialisasi QRIS Cross-Border. Selain itu, di stan ini pengunjung juga bisa berfoto dengan replika Komodo yang merupakan bagian dari promosi wisata super prioritas. KBRI Tokyo juga menggelar survey untuk mengukur persepsi warga Jepang terhadap Indonesia, dengan membagikan suvenir (omiyage) khas Indonesia bagi pengunjung.

source: https://rri.co.id/en/international/1910751/indonesia-japan-friendship-festival-2025-celebrates-cultural-unity

 

Momiji Tempura, Camilan Unik Musim Gugur

pixta_96723240_M

Di Jepang, tepatnya di Kota Minoh, Perfektur Osaka, memiliki cemilan khas yang unik, yaitu Momiji Tempura. Cemilan ini terbuat dari daun momiji daun momiji Ichigyou yang berwarna kuning, yang diasinkan terlebih dahulu sebelum dicelupkan ke adonan tepung dan dimasak dengan metode deep-frying.

Ada yang mengatakan bahwa cemilan ini sudah ada sekitar 1.300 tahun yang lalu, dimana biksu En no Gyoja sedang berlatih gunung Minoh saat musim gugur. Saat itu, biksu En no Gyoja terpukau dengan keindahan daun momiji hingga memutuskan untuk menggorengnya dengan minya dari lampu dan menawarkannya kepada para pengunjung. Ada pula yang mengatakan bahwa daun momiji yang jatuh di sekitar kuil, digoreng dan diberikan kepada Shoden, dewa tertinggi di Kuil Saikoji. Saat ini, Momiji Tempura merupakan cemilan khas dari kota Minoh.

Cemilan ini terbuat khusus dari daun momiji Ichigyou yang berwarna kuning. Alasannya adalah karena karena daun momiji dengan jenis itu tipis dan memiliki lekukan yang tidak dalam di tepinya. Setelah memetik dan mengumpulkan daun momiji, daun ini dicuci dan diasinkan selama setahun untuk menghilangkan rasa pahit dari daunnya. Kemudian, daun dicuci lagi untuk menghilangkan garam yang menempel pada daunnya. Saat sudah bersih, batang dari daun momiji dipotong dengan rapi. Setelah tahapan it selesai, daun tersebut dicelupkan ke dalam adonan yang terbuat dari tepung, gula dan biji wijen putih yang dilarutkan dalam air. Setelah semua siap, daun momiji digoreng dengan teknik deep-frying dengan minyak lobak.

Meski proses memasaknya begitu rumit, daun momiji berhasil menjadi cemilan khas Kota Minoh, Prefektur Osaka, yang terkenal di Jepang hingga di kancah Internasional!

 

Pameran Kapal dan Teknologi Pembeku di Universitas Tokyo Sambut Hari Laut

image

Image by: NHK WORLD JAPAN

Universitas kelautan di Tokyo membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengunjungi salah satu kampusnya dalam rangka memperingati Hari Laut, yang merupakan hari libur nasional di Jepang.

Kampus Etchujima milik Universitas Sains dan Teknologi Kelautan Tokyo dibuka untuk umum, menghadirkan berbagai atraksi dan pengalaman yang berkaitan dengan dunia maritim.

Salah satu daya tarik utama adalah kunjungan ke kapal bersejarah Meiji Maru, kapal mewah yang pernah dinaiki Kaisar Meiji dalam pelayaran bersejarah yang kemudian menjadi asal mula peringatan Hari Laut.

image

Image by: NHK WORLD JAPAN

Kapal Meiji Maru yang dulunya digunakan oleh pejabat tinggi kini diakui sebagai properti budaya penting dan tetap terawat dengan baik sebagai simbol sejarah maritim Jepang.

Di salah satu laboratorium kampus, pengunjung disuguhkan demonstrasi eksperimen mengenai gaya aliran air terhadap kemudi kapal menggunakan tangki uji khusus.

image

Image by: NHK WORLD JAPAN

Selain itu, pengunjung dapat memasuki ruang pembeku besar bersuhu sangat dingin. Banyak yang terkejut saat masuk ke ruangan ini, termasuk seorang siswa yang mengaku sangat kedinginan dan melihat uap mengepul di sekelilingnya.

 

Panas Terik Kembali Melanda Jepang

image

Image by: google.com

Suhu melonjak hingga 35 derajat Celsius di Kota Hida, Prefektur Gifu, pada Rabu (21/05/2025), menandai pertama kalinya suhu mencapai titik tersebut musim ini di Jepang dan menjadi rekor tertinggi bulan Mei untuk kota tersebut.

Sejumlah daerah lain di Jepang juga mengalami panas terik sejak pagi. Hingga pukul 14.00, suhu mencapai 34,3°C di Kota Toyooka, Prefektur Hyogo, 33,8°C di Kota Namie, Prefektur Fukushima dan Ueda, Prefektur Nagano, serta 33,4°C di Kota Tottori.

image

Image by: google.com

Menurut Badan Meteorologi Jepang, aliran udara hangat menuju fron stasioner di dekat kawasan Tohoku, yang menghindari sistem tekanan tinggi, menjadi pemicu utama kenaikan suhu di wilayah Hokuriku dan Tokai.

Peringatan gelombang panas pertama musim ini dikeluarkan untuk wilayah Yaeyama di Prefektur Okinawa, Jepang selatan. Masyarakat diimbau menggunakan AC secara bijak dan rutin mengonsumsi air serta garam untuk mencegah sengatan panas.

image

Image by: google.com

Sementara itu, udara hangat dan lembap yang mengalir ke arah fron hujan musiman membentuk awan hujan di wilayah Kyushu dan beberapa area lainnya, meningkatkan potensi hujan lebat.

Risiko tanah longsor meningkat di Prefektur Kagoshima, sehingga peringatan resmi telah dikeluarkan. Warga juga diimbau mewaspadai hujan deras hingga 50 mm per jam, banjir di dataran rendah, luapan sungai, sambaran petir, dan angin kencang.