Dagashiya Ahiru Shop, Kota Shiroi, Chiba. (image by SoraNews24)
Gudang misterius di Kota Shiroi, Prefektur Chiba, ini menyimpan sebuah permata tersembunyi bernama Dagashiya Ahiru Shop, toko dagashi yang belum banyak diketahui wisatawan mancanegara. Walau begitu, popularitasnya mulai meningkat berkat unggahan warga Jepang di media sosial, yang memuji harga murah dan konsep retro nan unik. Kehebohan ini membuat pengunjung dari berbagai prefektur rela berkendara jauh, hingga antrean mobil mengular di sekitar lokasi. Karena tempat parkir yang terbatas, staf toko kerap meminta pengunjung untuk parkir di minimarket terdekat dan berjalan kaki menuju gudang, menambah kesan petualangan sebelum memasuki dunia dagashi.
Kanji “入口” Yang Tertulis di Pintu Masuk (image by SoraNews24)
Setibanya di lokasi, suasana misterius langsung terasa dari pintu masuk gudang, dengan tulisan kanji “入口” yang dicat kasar seperti adegan film horor. Namun begitu melangkah masuk, suasana berubah total menjadi dunia penuh nostalgia. Deretan permen dan camilan murah memenuhi ruangan, disajikan dengan cara-cara lucu dan retro yang membuat pengunjung seolah kembali ke masa kecil. Keunikan lain muncul dari mesin-mesin lama yang diubah menjadi etalase, seperti UFO Catcher tak terpakai yang kini menjadi lemari Pocky kedaluwarsa yang bisa langsung diambil tanpa mesin capit. Meski beberapa barang lebih mahal daripada di supermarket, sebagian besar camilan, makanan kering, hingga produk yang mendekati kedaluwarsa dijual dengan harga sangat terjangkau.
Selain dagashi, toko ini juga menjual berbagai bahan kue, campuran makanan instan, dan camilan populer seperti yakisoba instan Peyoung serta biskuit aneka rasa. Keberagaman ini menjadikannya tempat yang menyenangkan bagi orang dewasa maupun anak-anak. Toko bahkan menyediakan wadah khusus agar anak-anak dapat memilih camilan sesuka hati menggunakan uang saku mereka, sementara harga bulat seperti 50 atau 100 yen memudahkan mereka belajar berhitung. Pihak toko menempelkan pesan khusus kepada orang tua, mengingatkan bahwa tempat ini dirancang untuk membantu anak mengembangkan “keterampilan berpikir mandiri”, sehingga mereka dianjurkan mengawasi anak tanpa mengintervensi pilihan mereka.
Kios Bergaya Natsu Matsuri (image by SoraNews24)
Di seberang gudang, terdapat area kios makanan dan permainan bergaya festival musim panas, semuanya berbasis sistem swalayan yang unik. Pengunjung dapat membuat permen kapas sendiri hanya dengan membayar 300 yen ke kotak uang, menambahkan gula, lalu memutar tongkat seperti pedagang profesional. Ada juga permainan memancing yo-yo, mengambil permen dengan sendok, hingga stan menembak sasaran dengan biaya 300–500 yen, semuanya memungkinkan anak-anak merasakan suasana matsuri dalam skala kecil. Bahkan jika gagal memenangkan permainan, beberapa kios tetap memberikan hadiah, menjadikannya pengalaman tanpa risiko dan penuh kebahagiaan bagi pengunjung muda.
Dengan campuran nostalgia, kreativitas, dan suasana pedesaan yang damai, Dagashiya Ahiru Shop menjadi destinasi yang memikat tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa yang rindu masa kecil. Tempat ini tidak muncul dalam panduan wisata populer maupun akun influencer luar negeri, sehingga memberikan sensasi menemukan “lokasi rahasia” yang hanya diketahui penduduk lokal. Bagi yang ingin merasakan sisi Jepang yang autentik dan jarang dijamah turis, toko ini dapat dikunjungi pada akhir pekan atau hari libur pukul 11.00–16.00, beralamat di Tomitsuka 1127-6, Kota Shiroi, Prefektur Chiba. Sebuah tujuan penuh keajaiban yang layak disimpan dalam daftar perjalanan Anda.