
Image by kyodonews.net
Produsen keripik terbesar di Jepang, Calbee Inc., mengumumkan bahwa mereka akan mulai menjual 14 produk camilan utamanya dengan kemasan hitam-putih mulai akhir bulan ini. Keputusan tersebut diambil karena pasokan nafta, bahan turunan minyak bumi yang digunakan untuk plastik dan tinta cetak kemasan, semakin terbatas akibat konflik di Timur Tengah.
Situasi ini menunjukkan bahwa dampak konflik global kini mulai memengaruhi industri makanan di Jepang.Kelangkaan nafta membuat perusahaan kesulitan mendapatkan bahan untuk memproduksi kemasan berwarna seperti biasanya. Akibatnya, beberapa produk populer Calbee harus menggunakan desain kemasan yang lebih sederhana untuk menghemat penggunaan bahan baku.
Dampak kekurangan bahan kemasan ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh Calbee. Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mulai menyelidiki kondisi distribusi bahan kemasan berbasis minyak bumi serta bahan untuk sektor pertanian. Pemerintah berusaha memastikan pasokan tetap stabil dan mengurangi kekhawatiran di kalangan industri makanan.
Produk yang terdampak antara lain keripik kentang rasa Lightly Salted, Consomme Punch, dan Seaweed Salt dalam beberapa ukuran. Selain itu, camilan Kappa Ebisen dan sereal Frugra juga akan menggunakan kemasan monokrom. Pada akhir Juni, Calbee juga berencana mengubah desain kemasan produk Kataage Potato rasa Lightly Salted dan Black Pepper.

Image by journal-news.com
Namun, kondisi ini memunculkan perbedaan antara pernyataan pemerintah yang mengatakan pasokan masih aman dengan kenyataan yang dihadapi perusahaan di lapangan.Perusahaan makanan lain juga mulai mengambil langkah antisipasi. Itoham Yonekyu Holdings Inc. menyatakan sedang mempertimbangkan penyederhanaan kemasan produknya sambil melihat dampaknya terhadap penjualan.
Sementara itu, beberapa produsen memilih menaikkan harga produk untuk menutupi kenaikan biaya bahan kemasan. Mizkan Holdings Co. akan menaikkan harga natto pada Juni. Selain itu, Yamazaki Baking Co. dan Pasco Shikishima Corp. juga akan menaikkan harga roti dan produk lainnya mulai Juli. Kondisi ini menunjukkan bahwa krisis pasokan bahan baku mulai memberi tekanan besar pada industri makanan Jepang.