Turis Asing Sumbang Rekor di Jepang

Turis Asing Belanja ¥7 Triliun di Jepang   Pengeluaran turis asing di Jepang mencapai rekor 7,06 triliun yen selama periode Januari hingga September 2026. Japan Tourism Agency mengumumkan pada Rabu bahwa total belanja tersebut meningkat 1,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pengeluaran turis asing ini mencakup berbagai kebutuhan selama perjalanan, termasuk akomodasi dan belanja.

  Pada periode Juli hingga September 2026, belanja turis asing di Jepang mencapai 2,2 triliun yen, naik 3,2 persen secara tahunan. Berdasarkan negara dan wilayah asal, wisatawan dari Taiwan mencatat pengeluaran terbesar sebesar 382 miliar yen. China menempati posisi berikutnya dengan total belanja mencapai 358 miliar yen.

  Rata-rata pengeluaran turis asing selama Juli hingga September tercatat sebesar 233.677 yen per orang. Angka tersebut meningkat 6,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan rata-rata belanja ini terjadi ketika jumlah turis asing yang berkunjung ke Jepang justru mengalami penurunan.

Japan National Tourism Organization (JNTO) mencatat sebanyak 30,73 juta turis asing mengunjungi Jepang selama Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut turun 2,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi yang pertama untuk periode Januari hingga September sejak 2021, ketika pandemi COVID-19 berdampak pada perjalanan internasional.

Turis asing asal China mencatat penurunan jumlah kunjungan sebesar 55,5 persen selama sembilan bulan pertama 2026. Kondisi ini terjadi di tengah ketegangan hubungan China dan Jepang menyusul pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi pada November mengenai kemungkinan respons Pasukan Bela Diri Jepang jika serangan China terhadap Taiwan memicu keterlibatan Amerika Serikat.

  Sementara itu, Korea Selatan menjadi negara asal turis asing terbanyak yang berkunjung ke Jepang, dengan total 8,3 juta kunjungan selama Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat 21,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Taiwan berada di posisi kedua dengan 6 juta kunjungan, naik 19,1 persen, sedangkan China mencatat 3,3 juta kunjungan.

Amerika Serikat menyumbang 2,5 juta kunjungan turis asing ke Jepang, meningkat 5,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hong Kong mencatat 2 juta kunjungan, naik 7,7 persen. Data JNTO tersebut menunjukkan bahwa tren kedatangan turis asing berbeda-beda menurut negara dan wilayah asal.

Pada September 2026 saja, jumlah turis asing yang berkunjung ke Jepang mencapai 3,1 juta orang, turun 5,0 persen secara tahunan. Kunjungan wisatawan China merosot 44,5 persen menjadi 430.800 orang, sekaligus memperpanjang tren penurunan tahunan selama 10 bulan berturut-turut. Meski jumlah kedatangan menurun, pengeluaran turis asing di Jepang selama Januari hingga September tetap mencetak rekor sebesar 7,06 triliun yen.