Pelindung Banjir Mobil Laris di Jepang
image

Foto SAM-CS atau Sam Car Sheet. (Image by: Onoda Shogyo)

Banjir akibat hujan deras di Jepang membuat perhatian terhadap perlindungan kendaraan dari genangan air semakin meningkat. Salah satu produk yang kini mendapat perhatian adalah lembar khusus yang dirancang untuk membuat mobil tetap mengapung ketika permukaan air naik. Produk tersebut dikembangkan sebagai salah satu perlengkapan untuk menghadapi risiko kendaraan terendam saat terjadi banjir.

Perhatian terhadap perlindungan mobil ini meningkat setelah hujan deras melanda Prefektur Chiba pada Agustus 2026. Hujan tersebut menyebabkan banjir di berbagai wilayah dan mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Pemerintah mencatat lebih dari 3.100 kendaraan berada dalam kondisi terdampar atau ditinggalkan di jalan setelah terdampak banjir.

Salah satu produk yang kembali mendapat perhatian adalah SAM-CS atau Sam Car Sheet, yang diproduksi oleh perusahaan asal Prefektur Shizuoka, Onoda Sangyo. Produk ini menggunakan lembar plastik berukuran besar untuk membungkus kendaraan sehingga ketika air naik, mobil dapat ikut mengapung. Konsepnya memanfaatkan daya apung untuk mengurangi risiko kendaraan terendam akibat banjir.

image

Foto bencana banjir yang d. (Image by: Onoda Shogyo)

Cara pemasangannya dilakukan dengan menempatkan mobil di atas lembar bagian bawah, kemudian bagian tepinya dipasang pada kendaraan menggunakan suction cup. Setelah itu, lembar bagian atas digunakan untuk menutupi mobil sehingga kendaraan berada di dalam lapisan pelindung. Proses pemasangan dilaporkan dapat dilakukan dalam waktu beberapa menit.

Karena kendaraan yang sudah mengapung dapat bergerak mengikuti arus air, produk ini juga dapat dilengkapi dengan tali pengikat untuk menahan posisi mobil. Namun, pemasangan perlu dilakukan sebelum kondisi banjir menjadi berbahaya. Saat arus air sudah kuat, pemasangan perlengkapan tersebut tidak dianjurkan karena dapat membahayakan orang yang mencoba memasangnya.

image

Foto pengaplikasian SAM-CS. (Image by: SBS)

Untuk kendaraan berukuran sedang, SAM-CS dibanderol sekitar 88.000 yen. Produk tersebut dikembangkan sejak 2024, dan pada awalnya perusahaan hanya menerima sekitar dua pertanyaan mengenai produk setiap bulan. Setelah banjir besar di Chiba, jumlah pertanyaan meningkat menjadi sekitar 30 dalam waktu dua minggu, atau sekitar 15 kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Banjir di Chiba pada Agustus juga menunjukkan besarnya dampak terhadap kendaraan. Pemerintah mencatat lebih dari 3.100 kendaraan yang ditinggalkan di jalan telah ditangani hingga awal September, sementara kerusakan akibat hujan deras juga mencakup ribuan rumah dan berbagai fasilitas lainnya. Hujan selama 24 jam di wilayah Chiba bahkan mencapai lebih dari 360 milimeter dan mencatat rekor baru di sejumlah titik.

Meningkatnya permintaan terhadap pelindung mobil tersebut menjadi salah satu perkembangan dalam perlengkapan menghadapi risiko banjir di Jepang. Di tengah terjadinya hujan deras dan genangan di berbagai wilayah, produk seperti SAM-CS kini mendapat perhatian sebagai salah satu pilihan untuk mengurangi risiko kendaraan terendam ketika banjir terjadi.

Sumber: SoraNews24