
Image by: Badan Meteorologi Jepang
Gempa dahsyat berkekuatan awal 7,5 SR mengguncang timur laut Jepang pada Senin malam, memicu peringatan tsunami untuk pesisir Hokkaido, Aomori, dan Iwate sebelum akhirnya dicabut. Gempa terjadi pukul 23.15 di lepas pantai Pasifik Aomori pada kedalaman 54 km. Peringatan ini untuk pertama kalinya diterbitkan bagi pesisir Hokkaido dan wilayah Sanriku yang membentang dari Aomori hingga Iwate dan Miyagi.

Para Pejabat Badan Meteorologi Jepang dan Kantor Kabinet mengadakan konferensi pers di Tokyo. 9 Desember 2025(Image by: Kyodonews.net)
Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi gempa susulan yang sama atau lebih besar dalam beberapa hari mendatang dan meminta masyarakat tetap siaga setidaknya selama seminggu. Area gempa berada di sepanjang palung yang pernah memicu gempa besar M9,0 tahun 2011. Tsunami setinggi 3 meter sempat diperkirakan, namun yang terpantau hanya sekitar 70 cm di Iwate. Guncangan juga terasa hingga Tokyo.
Peringatan khusus dikeluarkan karena analisis menunjukkan kekuatan gempa mencapai 7,0 SR atau lebih, dengan peluang satu banding 100 terjadinya gempa M8 atau lebih besar dalam tujuh hari. Meski begitu, pemerintah tidak meminta warga mengungsi. Perdana Menteri Sanae Takaichi meminta masyarakat memantau informasi dan siap melarikan diri saat tanah kembali berguncang. Pejabat pemerintah menegaskan fokus utama adalah operasi penyelamatan.

Seorang pejabat Badan Meteorologi Jepang menjelaskan di konferensi pers, 9 Desember 2025(Image by: Kyodonews.net)
Di Aomori dan Hokkaido dilaporkan lebih dari 10 korban luka, termasuk satu kasus serius, serta sekitar 2.700 rumah mengalami pemadaman listrik. Tidak ditemukan anomali pada pembangkit listrik tenaga nuklir di Hokkaido, Aomori, Miyagi, maupun Fukushima, serta fasilitas pemrosesan ulang di Rokkasho. Layanan Tohoku Shinkansen antara Fukushima dan Shin-Aomori dihentikan, dengan satu kereta membawa 94 penumpang sempat terdampar.
Warga yang terbangun akibat gempa tengah malam menggambarkan guncangan kuat yang berlangsung lama di tengah suhu di bawah nol. Beberapa warga mengungsi ke dataran tinggi meski menghadapi ketakutan dan kondisi dingin. Di Kuji, kaca mobil evakuasi dipenuhi es, sementara kantor Berita Kyodo di Hakodate mengalami kerusakan dengan rak buku terbalik dan dokumen berserakan.