Image by: google.com
Image by: NHK World
Korea Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan 867.200 pengunjung, naik 18,4 persen dari tahun sebelumnya. Cina menyusul dengan 715.700 pengunjung, meningkat 22,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Jumlah wisatawan dari Taiwan juga meningkat signifikan sebesar 24,4 persen menjadi 595.900 orang, sementara dari Amerika Serikat naik 20,6 persen menjadi 335.700 orang. Sebaliknya, jumlah pengunjung dari Hong Kong turun tipis 1,4 persen menjadi 196.000 orang.
Image by: honichi.com
Secara total, Jepang telah menerima sekitar 35,5 juta wisatawan mancanegara dari Januari hingga Oktober. Peningkatan ini diyakini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pelemahan yen yang membuat biaya perjalanan ke Jepang menjadi lebih terjangkau.
Namun, situasi wisata dari Cina berpotensi berubah setelah pemerintah Cina pada Jumat (14/11/2025) meminta warganya menahan diri dari bepergian ke Jepang. Seruan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap pernyataan Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae mengenai kemungkinan keadaan darurat Taiwan.
Sejak imbauan tersebut, sejumlah pembatalan tur dari Cina mulai dilaporkan. Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau secara tenang perkembangan tindakan Cina terkait situasi ini.