2 Juta Bunga Tulip Mekar Sempurna

2 Juta Bunga Tulip Mekar Sempurna di Acara Nyuzen Flower Road

Sebanyak 2 juta Bunga Tulip mekar sempurna di acara Nyuzen Flower Road, sebuah agenda musim semi di kota Nyuzen, Prefektur Toyama.

Sekitar 2 juta tulip dari sekitar 80 varietas ditanam p
ada lahan seluas 5 hektar di sebelah barat sekolah dasar setempat, dengan. Welcome Event pada hari Sabtu menarik banyak keluarga, menawarkan kesempatan kepada orang-orang untuk melihat bunga tulip dari tangga truk pemadam kebakaran. Bahkan umbi juga dijual di acara tersebut.

Pengamatan bunga tulip dengan latar belakang Pegunungan Alpen Utara yang tertutup salju diperkirakan berlangsung hingga akhir April, dengan waktu mekarnya bervariasi tergantung varietasnya. Pada hari Sabtu, varietas merah Van Eijk dan oranye World Peace sangat cerah.

download

Image by
Japan Travel

339 Case Anak Hilang dalam 5 Tahun

Sebanyak 471 orang telah memberikan tanggapan dalam hasil survei terkait kejadian anak hilang di pusat layanan pascasekolah. Sekitar 1 dari 5 responden mengaku pernah mengalami atau menyaksikan kejadian serupa. Dalam wawancara eksklusif, kami mendengar kisah Chieko Masuki (46), seorang ibu dari Yokohama, Jepang, yang mengalami momen yang menggetarkan hati. Hal itu karena anaknya, Soshi (13), menghilang saat bermain di taman. Soshi, yang didiagnosis menderita spektrum autisme, rentan berlari tanpa arah ketika mendengar suara-suara tertentu, sehingga membutuhkan pengawasan ekstra saat berada di luar rumah.
Pada hari kejadian, Soshi tengah bermain di taman bersama staf pusat layanan, namun dalam sekejap, ia menghilang tanpa jejak ketika seorang staf lengah. Pencarian pun dilakukan dengan sigap, dan Soshi akhirnya ditemukan di sebuah pusat perbelanjaan sekitar 2 kilometer dari lokasi awalnya bermain. Namun, kejadian ini membekas lama bagi Chieko, yang merasa kesulitan membiarkan anaknya beranjak sendiri.
Kisah Chieko mencerminkan ketidakmampuan pusat layanan untuk menyediakan pengawasan yang memadai bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Mayoritas staf mengeluhkan kurangnya personel sebagai salah satu tantangan utama. Di sebuah pusat di Osaka, di mana 31 anak dengan berbagai gangguan perkembangan diterima, hal serupa terjadi. Meskipun telah melampaui standar minimal yang ditetapkan pemerintah dengan menempatkan lebih dari dua staf untuk setiap sepuluh anak, mereka masih kesulitan menjaga keamanan anak-anak tersebut.
Beberapa insiden anak hilang di pusat layanan menyoroti kurangnya pengetahuan staf tentang kebutuhan khusus anak-anak tersebut. Seorang psikolog yang pernah bekerja di layanan pascasekolah menyatakan keprihatinannya akan kurangnya pemahaman staf tentang bagaimana menghadapi anak-anak dengan gangguan perkembangan. Sayangnya, pelatihan dan peningkatan pengetahuan tidak menjadi prioritas di banyak pusat layanan, yang mengakibatkan kurangnya pengertian tentang bagaimana cara terbaik mendukung anak-anak ini.
Pemerintah setempat juga menghadapi tantangan dalam memantau dan mengawasi pusat layanan pascasekolah. Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah pusat layanan di Kobe misalnya, terus bertambah. Ini tentu menyebabkan keterbatasan sumber daya manusia untuk memantau setiap pusat. Langkah-langkah seperti "dukungan berkeliling" yang diadopsi oleh pemerintah setempat bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan sambil memahami situasi di lapangan lebih baik.
Meskipun tantangan yang dihadapi pusat layanan pascasekolah, para ahli mendorong perubahan fokus dari "kuantitas" menjadi "kualitas". Mereka menekankan perlunya perubahan dalam sistem pembayaran yang mengkompensasi pusat layanan atas kualitas layanan daripada hanya kuantitas anak yang mereka layani. Sementara itu, lembaga pemerintah bertekad untuk terus meningkatkan pemahaman tentang kebutuhan anak-anak dengan gangguan perkembangan dan memastikan bahwa pusat layanan dapat memberikan lingkungan yang aman dan mendukung bagi mereka.

339 kasus anak hilang di jepang pada 5 tahun terakhir tentu menjadi keprihatinan bagi para orang tua
Ilustrasi anak Jepang

Konsultan Perjalanan ke Jepang

 

Konsultan Perjalanan ke Jepang

Kami PT. JIM juga melayani konsultasi tour/perjalanan ke Jepang. Semua masalah yang mungkin menghalangi niat tour kamu bisa dikonsultasikan mulai dari transportasi, akomodasi dan konsumsi. Kami juga siap membuatkan jadwal perjalanan anda selama di Jepang sehingga anda tinggal menikmati waktu anda untuk tour saja.

 

Info Penting tentang Perjalanan ke Jepang?

Perjalanan ke Jepang bisa dilakukan secara privat maupun group. Untuk visa tour ke Jepang ini berbeda dengan visa yang lainnya. Visa ini hanya valid untuk 3 bulan dan hanya bisa untuk tinggal di Jepang selama maksimal 2 minggu.

 

Syarat Pendaftaran Perjalanan ke Jepang?

 

Untuk perjalanan ke Jepang dapat dilakukan untuk semua kalangan, dari siswa, mahasiswa, maupun pekerja karena tidak terikat dengan perusahaan atau universitas di Jepang. Konsultasi bisa dilakukan via telepon atau datang langsung ke PT. JIM sesuai nomor dan alamat yang tertera di website ini.

 

0271-2933711
japanikumediatama@gmail.com

 

Kerja Paruh Waktu di Jepang (Arubaito=アルバイト)

Kamu yang pernah ke Jepang pasti ingat bagaimana kehidupan sehari-hari di sana. Biaya untuk makan dan minum, kuliah, tempat tinggal, listrik, air, gas, dll. Biaya hidup di Jepang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan biaya hidup di Indonesia. Bagi kamu yang akan melanjutkan studi lanjut ke Jepang, kerja paruh waktu adalah salah satu solusi yang umumnya dilakukan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari atau bahkan biaya kuliah. Biasanya kalian akan kami sarankan untuk melakukan kerja paruh waktu.

Kerja paruh waktu atau dalam bahasa jepang adalah Arubaito アルバイト merupakan kegiatan bekerja yang tidak penuh, sehingga dapat kalian laksanakan disela kegiatan belajar kalian. Arubaito tidak dapat disepelekan, karena biaya hidup dan biaya sekolah dapat dibayarkan dari penghasilan Arubaito (jika kita bisa mengatur keuangan dengan baik). Untuk pelajar asing dibutuhkan izin Arubaito untuk bisa  kerja paruh waktu di Jepang. Gaji Arubaito sekitar 900-1200¥ tiap jamnya. Besaran gaji yang diberikan tergantung pada lokasi dan jenis pekerjaan paruh waktu yang diambil dengan maksimal 4 jam setiap hari dan 120 jam tiap bulannya, jadi kamu berpeluang mendapatkan peluang pemasukan  ¥108.000 - ¥144.000 atau jika dikurskan dalam rupiah adalah  Rp. 12.960.000,00 - Rp. 17.280.000,00 tiap bulannya (dengan kurs 1¥= Rp.120,00). Untuk lebih jelasnya perhatikan ilustrasi berikut:  

Arubaito bukan hanya sebagai cara untuk mendapatkan uang saja loh, kamu juga dapat memperoleh kesempatan untuk praktek langsung berlatih bahasa Jepang, mempelajari etos kerja orang jepang, budaya mereka dalam bersikap dengan orang lain, cara menghormati oranglain dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun kamu melaksanakan Arubaito, kamu harus tetap fokus pada misi utamamu sebagai seorang pelajar, yakni BELAJAR. Jangan sampai waktu belajarmu terganggu karena kesibukanmu Arubaito.