Blog

Panda Terakhir Tinggalkan Jepang

image

Xiao Xiao dan Lei Lei dari Kebun Binatang Ueno Tokyo (image by: Asahi news)

Dua panda raksasa terakhir yang tersisa di Jepang, Xiao Xiao dan Lei Lei dari Kebun Binatang Ueno di Tokyo, berangkat ke China pada Selasa sore. Kepergian keduanya menandai momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya dalam sekitar setengah abad Jepang tidak lagi memiliki panda raksasa.

Panda kembar berusia empat tahun tersebut—masing-masing satu jantan dan satu betina—meninggalkan kebun binatang menggunakan truk khusus. Mereka kemudian diberangkatkan dengan pesawat dari Bandara Narita di Prefektur Chiba menuju Provinsi Sichuan, Tiongkok.

image

Xiao Xiao dan Lei Lei dari Kebun Binatang Ueno Tokyo (Image by: BBC news)

Di Jepang, muncul seruan kuat dari publik agar pemerintah mengupayakan pengganti panda raksasa. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah China akan menyetujui peminjaman panda baru, terutama di tengah memburuknya hubungan kedua negara setelah pernyataan Perdana Menteri Sanae Takaichi mengenai potensi keadaan darurat di Taiwan.

Para ahli menilai Jepang kemungkinan akan mengalami periode panjang tanpa kehadiran panda. Padahal, selama puluhan tahun, panda raksasa dipandang sebagai simbol persahabatan dan diplomasi antara Jepang dan China.

image

Staf melepas truk yang membawa panda kembar Xiao Xiao dan Lei Lei dari Kebun Binatang Ueno, Tokyo, menuju Tiongkok pada Selasa. (image by: Reuters)

Panda raksasa pertama kali datang ke Jepang pada 1972, ketika sepasang panda bernama Kang Kang dan Lan Lan dihadiahkan oleh China kepada Kebun Binatang Ueno untuk memperingati normalisasi hubungan diplomatik kedua negara. Sejak itu, panda juga dibesarkan di Adventure World di Shirahama, Prefektur Wakayama, serta di Kebun Binatang Kobe Oji di Kota Kobe.

Seluruh panda raksasa yang pernah berada di Jepang dipinjamkan dari China untuk tujuan penelitian dan pengembangbiakan, sehingga status kepemilikannya tetap berada di China, termasuk panda yang lahir di Jepang. Xiao Xiao dan Lei Lei dijadwalkan tiba di China pada Rabu dan akan menjalani karantina di pusat konservasi Ya’an Bifengxia di Sichuan, tempat ibu mereka, Shin Shin, serta kakak perempuannya, Xiang Xiang, saat ini tinggal.

Minuman Energi Berbentuk Kartu

image

Kartu energy drink yang berkolaborasi dengan Street Fighter (Image by: makuake.com)

Para kreator di balik produk ini bekerja sama dengan franchise gim legendaris Street Fighter, dengan klaim bahwa penyaluran energi yang cepat sangat ideal untuk gamer dan pelajar yang membutuhkan fokus instan. Kolaborasi ini menyasar gaya hidup modern yang serba cepat, terutama di dunia e-sports dan aktivitas belajar intensif.

Perusahaan makanan ringan dan minuman asal Osaka, UHA Mikakuto, menggandeng penerbit gim Capcom untuk merilis total 24 kartu bergambar karakter dari Street Fighter 6. Meski tampilannya menyerupai kartu koleksi, UHA Mikakuto menegaskan bahwa mereka bukan produsen kartu atau merchandise, melainkan produsen makanan dan minuman.

image

Cara meminum kartu energy drink (Image by: makuake.com)

Yang membuat banyak orang keliru, kartu-kartu ini bukan bonus yang diselipkan dalam kemasan camilan atau cokelat. Kartu tersebut justru merupakan wadah minuman energi itu sendiri, bukan aksesori tambahan pada botol atau kaleng. Artinya, konsumen benar-benar meminum minuman energi langsung dari kartu tersebut.

Produk bernama Energy Arts ini dikembangkan bersama departemen farmasi Universitas Kindai. Minuman ini tidak mengandung kafein dan menggunakan wadah berbentuk kartu tipis. Cara meminumnya pun unik: kartu dipegang di bagian tepi, lalu dilipat ke belakang untuk membuka segel di bagian tengah sehingga cairan di dalamnya bisa langsung diminum.

image

Kartu energy drink yang berkolaborasi dengan Street Fighter (Image by: makuake.com)

Menurut UHA Mikakuto, desain ini lebih cepat dan praktis dibandingkan kemasan konvensional karena dapat digunakan dengan satu tangan dan menghasilkan lebih sedikit sampah. Karena itulah, Energy Arts dipromosikan sebagai solusi bagi mereka yang membutuhkan dorongan energi singkat saat rapat, belajar, atau bertanding dalam kompetisi e-sports—yang disebut-sebut menjadi alasan utama kolaborasi dengan Street Fighter.

Meski kapasitasnya hanya 12 mililiter, setiap kartu mengandung 1.000 miligram asam amino arginin dan sitrulin, yang diklaim setara dengan minuman energi kaleng ukuran penuh. Produk ini juga memiliki masa simpan hingga 18 bulan dan cukup kecil untuk disimpan di dompet. UHA Mikakuto menjual edisi Street Fighter Energy Arts dalam paket berisi 10 kartu seharga 3.213 yen, melalui situs crowdfunding Jepang Makuake dari 23 Januari hingga 10 Mei.

Jepang Tanggapi Wisatawan Muslim

image

Foto ruang doa di Pameran Dunia di Osaka yang diambil pada Oktober 2025 (Image by: KyodoNews)

KOCHI, Jepang — Seiring meningkatnya jumlah wisatawan Muslim ke Jepang, muncul pertanyaan yang kian terasa di bandara, pusat perbelanjaan, dan kawasan wisata: di mana para pelancong ini dapat menunaikan ibadah salat. Isu ini mungkin terdengar sederhana, namun bagi banyak pengunjung, ketersediaan ruang ibadah menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan.

Jumlah wisatawan asing ke Jepang mencetak rekor pada tahun lalu, termasuk dari negara-negara mayoritas Muslim yang tertarik pada kuliner, budaya pop, serta pemandangan musiman. Data Organisasi Pariwisata Nasional Jepang menunjukkan bahwa antara Januari hingga November, sekitar 560.000 wisatawan datang dari Indonesia, 540.000 dari Malaysia, dan 240.000 dari kawasan Timur Tengah.

image

Foto wanita Muslim sedang berdoa di ruang shalat yang diambil pada September 2025 di Pameran Dunia di Osaka         (Image by: KyodoNews)

Bagi sebagian wisatawan Muslim, keterbatasan fasilitas ibadah membuat perjalanan terasa kurang nyaman. Tantangannya bukan semata soal membangun masjid besar, melainkan menyediakan ruang yang fleksibel dan layak. Badan Pariwisata Jepang pun telah mengeluarkan panduan bagi hotel, pusat transportasi, dan fasilitas komersial agar, jika memungkinkan, menyediakan ruang yang tenang dan bersih untuk salat.

Di lokasi yang tidak memungkinkan adanya ruang khusus, para ahli menilai akomodasi sederhana dapat memberi dampak besar. Partisi sementara, papan penunjuk yang jelas, hingga peningkatan kesadaran staf dinilai cukup membantu, sekaligus memperkuat citra Jepang sebagai negara yang ramah terhadap keberagaman budaya dan agama.

image

Foto ruang shalat di Terminal 3 Bandara Haneda Tokyo (Image by: KyodoNews)

Upaya tersebut mulai terlihat di sejumlah tempat. Pada Pameran Dunia di Osaka tahun lalu, misalnya, sebuah ruang salat didirikan di dekat kawasan Hutan Ketenangan untuk melayani pengunjung dan staf Muslim yang menjalankan salat lima waktu. Fasilitas serupa juga tersedia di bandara-bandara besar dan kota utama. Bandara Haneda Tokyo membuka ruang salat di Terminal 3 sejak 2014, dan pada tahun fiskal 2024 fasilitas itu digunakan rata-rata hampir 2.000 orang per bulan.

Meski demikian, ketersediaan ruang ibadah masih belum merata. Di wilayah seperti Shikoku dan Kyushu, jumlah fasilitas di stasiun relatif terbatas karena keterbatasan ruang dan rendahnya permintaan. Hirofumi Tanada, profesor emeritus Universitas Waseda, menilai pendekatan fleksibel tetap diperlukan mengingat praktik ibadah saat bepergian bisa berbeda-beda. Sementara itu, Akiko Komura dari Universitas Rikkyo menekankan pentingnya melibatkan komunitas Muslim setempat untuk mengidentifikasi lokasi yang mudah diakses, seraya melihat isu ini sebagai peluang untuk memahami realitas umat Muslim di Jepang secara lebih luas.

Ex Ketua Kadokawa Terjerat Korupsi

image

Tsuguhiko Kadokawa (Tengah), mantan ketua Kadokawa Corp., berbicara pada konferensi pers di Tokyo pada 22 Januari 2026. (Image By: KyodoNews)

Mantan ketua perusahaan penerbitan raksasa Kadokawa dijatuhi hukuman dua tahun enam bulan penjara dengan masa percobaan empat tahun oleh Pengadilan Distrik Tokyo pada Kamis, terkait kasus suap kontrak sponsor Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

Tsuguhiko Kadokawa (82) dinyatakan bersalah karena menyuap mantan pejabat senior panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo demi memperoleh status sponsor dan perlakuan istimewa bagi perusahaannya.

image

Kadokawa Logo (Image by: Wikipedia)

Hakim Ketua Yoshihisa Nakao menilai kejahatan tersebut telah merusak kepercayaan publik terhadap keadilan dan integritas penyelenggaraan Olimpiade, serta menodai ajang olahraga terbesar di dunia yang menjadi puncak prestasi para atlet.

Kasus ini mengguncang lanskap media Jepang. Didirikan pada 1945, grup Kadokawa dikenal sebagai konglomerat besar yang bergerak di bidang penerbitan, film, internet, dan gim, dengan penjualan bersih mencapai ¥278 miliar pada 2024.

image

Tsuguhiko Kadokawa (Tengah), mantan ketua Kadokawa Corp., berbicara pada konferensi pers di Tokyo pada 22 Januari 2026. (Image By: KyodoNews)

Kadokawa juga merupakan tokoh budaya berpengaruh. Ia pernah menjabat sebagai ketua Festival Film Internasional Tokyo dan terlibat dalam berbagai proyek budaya melalui Yayasan Promosi Budaya Kadokawa.

Perkara ini merupakan bagian dari skandal suap Olimpiade yang lebih luas. Sebanyak 15 orang telah didakwa, dengan 12 orang telah divonis bersalah. Kadokawa menjadi pihak pemberi suap terakhir yang menerima putusan pengadilan.

image

Kadokawa Corporation Headquarter (Image by: Google)

Dalam putusan disebutkan bahwa Kadokawa bersekongkol menyalurkan sekitar 69 juta ¥ kepada Haruyuki Takahashi antara 2019 dan 2021 melalui perusahaan perantara. Hakim menyatakan Kadokawa memiliki pengaruh besar dalam perusahaan dan tidak menunjukkan penyesalan.

Usai putusan, Kadokawa menyatakan akan terus melawan melalui jalur hukum. Ia juga menggugat negara terkait sistem penahanan Jepang dan menerbitkan buku berjudul Bukti Kemanusiaan yang menceritakan pengalamannya selama ditahan.

Salju Lebat Ancam Akses Jalan

image

Salju turun di Stasiun JR Kanazawa di Kanazawa, Prefektur Ishikawa pada hari Rabu. (Image by: Kyodo news)

Sebagian wilayah Jepang dilanda hujan salju lebat pada Rabu, mendorong Badan Meteorologi Jepang untuk mengeluarkan peringatan kewaspadaan. Otoritas cuaca menyebutkan bahwa gangguan lalu lintas dan transportasi berpotensi meluas, seiring meningkatnya curah salju di wilayah utara hingga barat Jepang hingga akhir pekan.

Badan meteorologi menjelaskan bahwa hujan salju lebat juga berpeluang turun di sepanjang pantai Pasifik, termasuk di wilayah yang biasanya jarang mengalami kondisi tersebut. Sementara itu, daerah di sepanjang pantai Laut Jepang diperkirakan akan menghadapi hujan salju yang lebih intens mulai Kamis, dengan risiko penumpukan salju yang cepat.

image

Salju lebat di tokyo (Image by : google)

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan yang tidak mendesak. Sebagai langkah pencegahan, sejumlah ruas jalan raya utama diperkirakan akan ditutup sementara, termasuk Jalan Tol Meishin dan Jalan Tol Hokuriku, yang penutupannya direncanakan mulai Kamis.

Gangguan juga diperkirakan terjadi pada layanan kereta cepat. JR Central menyatakan bahwa layanan Tokaido Shinkansen, yang menghubungkan Tokyo dan Osaka, berpotensi mengalami keterlambatan karena kereta akan dijalankan dengan kecepatan lebih rendah demi menjaga keselamatan.

image

(image by: google)

Sementara itu, JR East memperkirakan adanya pembatalan dan penundaan layanan sepanjang hari di Jalur Shinkansen Akita. Beberapa jalur kereta lokal di wilayah timur laut Jepang juga kemungkinan akan dihentikan sementara. Di sisi lain, JR West menyatakan bahwa layanan di sejumlah wilayah, termasuk sepanjang pantai Laut Jepang, akan ditangguhkan sepanjang Kamis.

Data sementara menunjukkan bahwa Kota Kanazawa di Prefektur Ishikawa mencatat akumulasi salju setinggi 20 sentimeter dalam enam jam hingga Rabu malam. Sementara itu, Kota Hikone di Prefektur Shiga mencatat curah salju 25 sentimeter dalam enam jam hingga Kamis pagi. Badan meteorologi memperkirakan curah salju dapat mencapai 100 sentimeter di wilayah Hokuriku, 90 sentimeter di wilayah Chugoku, dan 70 sentimeter di wilayah Tohoku dalam 24 jam hingga Kamis sore, serta mengingatkan potensi gangguan lalu lintas berskala besar.

Helikopter Wisata Diduga Jatuh

image

Foto diduga puing helikopter wisata yang hilang di area kawah gunung nakadake yang diambil di tanggal 20 Januari 2026 (Image by: Foto milik Kepolisian Prefektur Kumamoto, Kyodo news)

Sebuah helikopter wisata dilaporkan hilang pada Selasa pagi di sekitar kawah gunung berapi Gunung Aso, Jepang barat daya. Puing-puing helikopter tersebut kemudian ditemukan di wilayah Gunung Aso, Prefektur Kumamoto, menurut keterangan petugas pemadam kebakaran setempat.

Helikopter itu membawa tiga orang, terdiri atas dua penumpang warga Taiwan—seorang pria dan seorang wanita—serta seorang pilot warga Jepang berusia 64 tahun. Helikopter lepas landas sekitar pukul 10.52 pagi dari sebuah kebun binatang di kawasan Aso sebelum akhirnya kehilangan kontak sekitar 10 menit kemudian.

image

Model helikopter yang sama dengan yang hilang di Gunung Aso Kumamoto pada 20 Januari 2026 (Image by: Kyodo News)

Menurut operator helikopter, Takumi Enterprise, penerbangan tersebut merupakan tur wisata berdurasi sekitar 10 menit. Hingga saat ini, keberadaan ketiga orang yang berada di dalam helikopter masih belum diketahui.

Helikopter yang hilang diketahui merupakan jenis Robinson R44 buatan Amerika Serikat. Operator menyebutkan bahwa helikopter itu sedang menjalani penerbangan wisata ketiga pada hari tersebut dan tidak ditemukan masalah teknis selama dua penerbangan sebelumnya.

image

Foto area dekat kawah Gunung Aso Kumamoto (image by: Kyodo news)

Pemerintah daerah Prefektur Kumamoto telah menghubungi sebuah organisasi Taiwan di Fukuoka, menyusul informasi bahwa kedua penumpang merupakan wisatawan asal Taiwan. Upaya koordinasi lintas wilayah terus dilakukan untuk mendukung proses penanganan insiden ini.

Penerbangan wisata tersebut diselenggarakan oleh kebun binatang Aso Cuddly Dominion, yang menawarkan tur helikopter panorama di atas kawasan Gunung Aso, wilayah yang dikenal dengan bentang alam vulkaniknya.

Petugas pemadam kebakaran melaporkan bahwa sebuah benda rusak parah yang menyerupai badan helikopter ditemukan sekitar pukul 16.00 waktu setempat di lereng dalam kawah Gunung Nakadake, salah satu dari lima puncak yang membentuk Gunung Aso. Kondisi cuaca berawan sejak pagi disebut menyulitkan jarak pandang di area tersebut, menurut Museum Gunung Berapi Aso.

image

Foto petugas pemadam kebakaran dan personel darurat yang berkumpul di pos pencarian di Gunung Aso Kumamoto pada 20 Januari 2026 (Image by: Kyodo News)

Seorang pria berusia sekitar 60 tahun yang bertugas memantau area terlarang di dekat kawah mengatakan sempat mendengar suara seperti ledakan sekitar pukul 11.00 pagi, namun tidak dapat melihat sumber suara tersebut karena kabut tebal. Sebagai catatan, pada Mei 2024, helikopter wisata dari operator yang sama juga pernah melakukan pendaratan darurat di kawasan Aso dan melukai tiga orang.

Jepang Perangi Pembajakan Manga

image

Jepang Siapkan AI Anti-Pembajakan Manga (Image by : The Japan Times)

Pemerintah Jepang berencana melawan maraknya manga bajakan daring yang kini diproduksi semakin cepat berkat kecerdasan buatan dengan memanfaatkan teknologi AI. Badan Urusan Kebudayaan mengumumkan pengembangan sistem berbasis AI untuk mendeteksi materi bajakan dan secara otomatis mengirimkan permintaan penghapusan, sebagai langkah menghadapi situasi yang dinilai semakin kritis.

Sisi teknis proyek ini dikerjakan oleh IBM Jepang. Menurut Katsuyoshi Kobayashi dari Badan Urusan Kebudayaan, AI akan dilatih menggunakan materi resmi agar mampu mengenali konten bajakan dengan akurat. Sistem ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027 atau awal 2028, tergantung perkembangan dan pengujiannya, termasuk pengujian lintas bahasa.

Industri konten Jepang yang mencakup anime, manga, dan video game merupakan salah satu pilar ekspor utama negara tersebut, dengan nilai mencapai ¥6 triliun pada 2024. Namun, Lembaga Buku Resmi Jepang (ABJ) memperkirakan kerugian akibat pembajakan publikasi cetak mencapai ¥8,5 triliun per tahun, sebagian besar berasal dari manga. AI dinilai turut mempercepat penyebaran konten bajakan melalui pemindaian dan replikasi massal di berbagai situs.

image

Ilustrasi Manga (Image by: Google)

Laporan ABJ tahun 2025 menunjukkan bahwa pada Juni saja, 913 situs manga bajakan mencatat total 2,85 miliar kunjungan per bulan secara global. Situs berbahasa Inggris menyumbang porsi besar kerugian, mencapai sekitar US$800 juta per bulan. Survei ABJ di Indonesia bahkan menemukan sekitar 70% pembaca manga bajakan mengakses versi berbahasa Inggris, menurut Atsushi Ito dari ABJ yang juga menangani isu ini di penerbit Shueisha.

Upaya hukum pun terus dilakukan. Jepang merevisi undang-undang hak cipta pada 2021 dan menargetkan situs terkenal Mangamura, yang pernah menyediakan manga senilai ¥300 miliar secara gratis. Meski situs itu ditutup dan operatornya diperintahkan membayar ganti rugi besar, pembajakan masih berdampak serius pada industri. Menurut Ito, penurunan pendapatan penerbit dan kreator mengancam regenerasi talenta dan masa depan industri manga Jepang.

Chiba Nikmati Sakura Dini

image

Pesona Sakura Awal Musim di Taman Hokoen (Image by : Google)

Para pengunjung sebuah taman di dekat Tokyo tampak menikmati keindahan pohon sakura yang mekar lebih awal dari biasanya akibat pengaruh cuaca hangat. Fenomena ini memberikan kesempatan langka bagi masyarakat untuk merasakan suasana musim semi lebih cepat, jauh sebelum waktu mekarnya sakura pada umumnya di Jepang.

Taman Hokoen terletak di dekat ujung selatan Semenanjung Boso, Prefektur Chiba, wilayah yang dikenal memiliki iklim relatif sejuk sepanjang tahun. Daerah ini juga terkenal sebagai salah satu sentra produksi bunga, sehingga taman tersebut menjadi destinasi favorit bagi wisatawan, terutama saat musim bunga tiba.

image

Masyarakat Merasakan Suasana Musim Semi Lebih Cepat (Image by : Google)

Di dalam taman, terdapat sekitar 50 pohon Gancho-zakura, varietas sakura yang biasanya berbunga di tengah cuaca dingin menjelang datangnya musim semi. Menurut Asosiasi Pariwisata Kota Minamiboso, suhu hangat yang berlangsung sejak musim gugur menyebabkan pohon-pohon ini mulai berbunga sejak akhir tahun lalu, sekitar 20 hari lebih awal dari jadwal normalnya.

Pada hari Sabtu dengan cuaca cerah dan hangat, banyak pengunjung memadati Taman Hokoen. Mereka berjalan santai di antara pepohonan sakura, mengabadikan momen dengan kamera, serta menikmati hamparan bunga berwarna merah muda yang kontras dengan latar belakang laut biru yang indah di kejauhan.

Seorang pria berusia 70-an dari Kota Tateyama mengungkapkan rasa senangnya dapat berkunjung dalam kondisi cuaca yang menyenangkan. Ia berharap dapat kembali lagi pada tahun depan untuk menikmati keindahan serupa. Sementara itu, Toriumi Tatsuo dari asosiasi pariwisata setempat mengatakan bahwa Gancho-zakura kini hampir mekar sepenuhnya dan mengajak masyarakat untuk datang melihat langsung tanda-tanda awal musim semi, karena bunga-bunga tersebut diperkirakan masih dapat dinikmati hingga awal Februari.

Jalur Yamanote Terhenti Total

image

Yamanote di pusat Tokyo berhenti beroperasi sejak Jumat pagi (Image by : Google)

Seluruh layanan kereta api di jalur lingkar Yamanote di pusat Tokyo berhenti beroperasi sejak Jumat pagi akibat pemadaman listrik. Gangguan ini menimbulkan kekacauan transportasi di ibu kota Jepang, mengingat Jalur Yamanote merupakan urat nadi utama yang menghubungkan pusat-pusat bisnis, perbelanjaan, dan pemerintahan di Tokyo.


Pemadaman listrik dilaporkan terjadi sekitar pukul 4 pagi di segmen jalur antara Stasiun Shimbashi dan Stasiun Shinagawa. Insiden tersebut terjadi sebelum jam sibuk pagi, namun dampaknya meluas seiring meningkatnya jumlah penumpang yang mulai beraktivitas. Banyak calon penumpang terpaksa menunggu di stasiun atau mencari alternatif transportasi lain.

image

Operator kereta api JR East akan segera melakukan penyelidikan (Image by : Google)


Selain menghentikan seluruh operasional Jalur Yamanote, pemadaman ini juga menyebabkan penangguhan sebagian layanan Jalur Keihin-Tohoku yang berjalan paralel di beberapa titik. Jalur Keihin-Tohoku melayani rute panjang dari wilayah Saitama hingga Kanagawa, sehingga gangguan ini turut memengaruhi perjalanan jarak menengah dan antarkota di kawasan metropolitan Tokyo.

Operator kereta api JR East menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti pemadaman listrik tersebut. Tim teknisi dan petugas lapangan dikerahkan ke lokasi kejadian guna memeriksa sistem kelistrikan dan memastikan keselamatan infrastruktur sebelum layanan dapat dioperasikan kembali.

Dalam pernyataan resminya di situs web perusahaan, JR East menyebutkan bahwa mereka belum dapat memberikan perkiraan waktu dimulainya kembali layanan. Penumpang diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi resmi dan mempertimbangkan penggunaan jalur kereta lain, bus, atau transportasi alternatif selama gangguan masih berlangsung.

Uji Mesin Compress Baju di Bandara

image

Mesin Kompresi Baju (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)

Perusahaan Bandara Internasional Narita bekerja sama dengan SJOY Co., Ltd. menggelar uji coba mesin kompresi otomatis khusus pakaian di Bandara Narita pada 13–15 Januari 2026. Program ini bertujuan membantu penumpang menghemat ruang bagasi di tengah bertambahnya barang bawaan selama perjalanan.

Uji coba tersebut dilaksanakan di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Narita sebagai bagian dari inisiatif inovasi bandara. Layanan ini dirancang untuk mengatasi masalah umum wisatawan, yakni koper yang tidak lagi muat akibat pakaian dan oleh-oleh yang semakin bertambah menjelang kepulangan.

Screenshot

Foto ilustrasi before after penggunaan mesin kompresi baju (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)

Melalui layanan bernama Pocket Tips, penumpang dapat memasukkan pakaian ke dalam mesin khusus untuk dikompresi secara otomatis. Proses ini memakan waktu sekitar satu menit dan mampu memperkecil volume pakaian hingga seukuran telapak tangan, tergantung jenis dan ukurannya.

Setelah uji coba di Narita, SJOY Co., Ltd. akan melanjutkan demonstrasi layanan serupa di Bandara Haneda Terminal 3 pada 16–19 Januari 2026. Kegiatan ini terbuka untuk umum tanpa biaya dan tanpa perlu reservasi, dengan lokasi di lantai tiga area keberangkatan, di dekat konter check-in dan meja pengepakan.

image

Penumpang berbaris didepan mesin kompresi baju di bandara Haneda 2024 (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)

Penyelenggara menyebutkan, uji coba ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah wisatawan internasional serta kebutuhan akan solusi penghematan ruang bagasi. Di sisi lain, bandara juga menghadapi persoalan pembuangan koper dan pakaian secara ilegal yang semakin menjadi perhatian.

Berdasarkan uji coba sebelumnya di Bandara Haneda pada 2024, sebanyak 89 persen peserta menyatakan minat untuk menggunakan layanan ini di masa mendatang. Sementara itu, demonstrasi di Bandara Naha pada Desember 2025 menunjukkan 96 persen peserta merasakan efek kompresi, dengan mayoritas responden menyebut ruang koper mereka bertambah signifikan.

image

Foto baju yang telah di kompres di dalam mesin kompresi baju (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)

Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, pengelola telah menambahkan panel sentuh multibahasa serta mempercepat waktu kompresi. Ke depan, mesin kompresi pakaian otomatis ini diharapkan dapat dikembangkan sebagai layanan tetap di bandara.

Sementara itu, Japan Airport Terminal Group menyatakan uji coba ini merupakan bagian dari inisiatif riset dan pengembangan terminal.0. Grup tersebut menargetkan penerapan layanan serupa di bandara-bandara lain di Jepang serta kemungkinan ekspansi ke hotel dan fasilitas publik di sekitar bandara.