Band Indonesia Berhijab Tampil di Jepang

image

Image by: google.com

Sebuah band heavy metal asal Indonesia, Voice of Baceprot, memikat penonton dalam penampilan perdananya di Jepang. Band ini terdiri dari tiga wanita berhijab yang menunjukkan aksi panggung penuh energi di sebuah festival musik di Yokohama, Jepang, pada Sabtu (31/05/2025).

Voice of Baceprot, atau sering disingkat VOB, dibentuk pada tahun 2014 di Jawa Barat. Mereka dikenal sebagai band yang mengusung tema-tema berani, termasuk yang menantang norma agama dan gender, serta membawa pesan sosial melalui musik.

image

Image by: NHK News

Lagu-lagu mereka mengangkat isu-isu penting seperti penolakan terhadap perang, hak-hak perempuan, dan pelestarian lingkungan. Identitas mereka sebagai perempuan berhijab yang memainkan musik metal menjadikan VOB unik dan menarik perhatian global.

VOB telah tampil di berbagai panggung internasional dan mengikuti tur musik di luar negeri. Reputasi mereka terus berkembang, hingga penyanyi utama mereka, Firda Marsya Kurnia, masuk dalam daftar 100 wanita berpengaruh di dunia versi BBC tahun 2024.

image

Image by: NHK News

Penampilan mereka di Jepang disambut hangat. Seorang penonton wanita mengaku terkesan dengan kualitas musik dan keterampilan para personel VOB. Ia juga merasa bahwa pesan-pesan dalam lagu mereka dapat dipahami dan memberikan dampak emosional yang kuat.

Dalam pernyataannya, Marsya menegaskan bahwa suara mereka yang selama ini dikucilkan perlu diperkuat. Melalui musik, VOB berharap bisa menyuarakan perlawanan dan perubahan sosial. Ia juga menyatakan keinginannya untuk kembali tampil di Jepang dengan lebih banyak karya.

 

Jalur Imigrasi Cepat Jepang-Korsel

image

Image by Google

Jepang dan Korea Selatan pada hari Minggu secara resmi membuka jalur masuk khusus bagi wisatawan yang mengunjungi negara masing-masing, melalui empat bandara utama. Langkah ini diambil sebagai bagian dari peringatan 60 tahun normalisasi hubungan diplomatik antara kedua negara, yang telah terjalin sejak penandatanganan perjanjian dasar pada 22 Juni 1965. Jalur khusus tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan para pelancong dengan mempercepat proses imigrasi. Fasilitas ini akan berlaku hingga 30 Juni dan tersedia di Bandara Haneda di Tokyo, Fukuoka di Jepang barat daya, serta Bandara Gimpo di Seoul dan Gimhae di Busan.

image

Image by Google

Menurut Badan Layanan Imigrasi Jepang, ini merupakan pertama kalinya bandara di Jepang menetapkan jalur imigrasi khusus untuk warga negara tertentu. Wisatawan yang memenuhi syarat adalah mereka yang telah mengunjungi negara tujuan dalam satu tahun terakhir dan telah mendaftar terlebih dahulu. Jalur ini hanya berlaku untuk penerbangan yang tiba antara pukul 09.00 hingga 16.00 waktu setempat. Seorang turis asal Korea Selatan, Park Kyung Mo, yang tengah berlibur ke Jepang bersama keluarganya, menyambut baik kebijakan ini. Ia menyatakan kegemarannya terhadap Jepang dan berharap bahwa kerja sama antara kedua negara dapat semakin erat di masa depan.

image

Image by Google

Terlepas dari hubungan yang kadang diwarnai ketegangan akibat sengketa sejarah dan wilayah, Jepang dan Korea Selatan tetap menjadi destinasi wisata favorit bagi warga satu sama lain. Ketertarikan terhadap budaya pop, drama, musik, serta kuliner menjadi pendorong utama tingginya angka kunjungan wisata. Inisiatif pembukaan jalur cepat ini menjadi simbol niat baik kedua negara untuk mempererat hubungan bilateral melalui pendekatan yang lebih manusiawi dan praktis. Diharapkan kebijakan ini tidak hanya mempermudah mobilitas wisatawan, tetapi juga memperkuat jalinan diplomatik dan pertukaran budaya yang telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir.

 

ONIBEN, Onigiri Dan Bento

image

Image by SoraNews24.com

Selama bertahun-tahun, onigiri telah menjadi salah satu makanan pokok yang paling dikenal di Jepang. Bentuknya yang khas—segi tiga dengan isian di dalam dan dibungkus rumput laut—telah menjadi simbol makanan praktis yang sederhana namun memuaskan. Dimanapun Anda berada di Jepang, tampilan dan rasa onigiri relatif seragam. Namun, beberapa tahun terakhir telah membawa perubahan besar dalam dunia onigiri. Muncul varian baru seperti onigirazu, yang tampil layaknya sandwich, dan bahkan onigiri berbentuk karakter lucu yang begitu menggemaskan hingga membuat orang enggan memakannya. Kini, muncul inovasi lain yang benar-benar mengaburkan batas antara onigiri dan bento. Diperkenalkan pada tahun 2022, varian baru ini disebut “Oniben” (おに弁), dan hanya tersedia di Kios Bellmart di stasiun Hamamatsu dan Kakegawa di Prefektur Shizuoka. Dideskripsikan sebagai “lebih dari satu onigiri, kurang dari satu bento”, Oniben menyuguhkan pengalaman makan yang unik dan segar. Alih-alih dibentuk seperti bola nasi biasa, Oniben disusun dalam nampan kecil yang seluruhnya terbuat dari nasi, lalu dihias dengan berbagai isian lezat di atasnya, menciptakan kesan kotak makan mini yang bisa digenggam tangan.

image

Image by SoraNews24.com

Saat berkunjung ke lokasi, terdapat empat varian yang tersedia: Umani (dengan isian sayuran dan daging rebus bercita rasa manis-gurih), Unagi (belut), Ebi Chili (udang saus cabai), serta Shirasu & Mikkabi Gyu (ikan sarden muda dan daging sapi dari daerah Mikkabi). Awalnya, kami sempat bingung melihat Oniben karena terlihat seperti bento biasa, namun ternyata bagian dasarnya adalah nasi yang dibentuk rapi. Karena penasaran, kami memutuskan mencoba dua jenis: Umani dan Ebi Chili, untuk dinikmati saat menaiki kereta peluru kembali ke Tokyo. Pengalaman pertama mencicipi Oniben ternyata sangat menyenangkan. Meski awalnya khawatir akan kesulitan memakannya karena bentuk dan isiannya yang terbuka, desain kemasan yang cerdas membuatnya tetap rapi saat disantap. Isian Umani yang terdiri dari jamur shiitake, akar teratai, wortel, talas, dan konjak memberikan tekstur dan rasa yang kaya di setiap gigitan. Dengan harga hanya 250 yen (sekitar US$1,75), varian ini menawarkan nilai yang luar biasa dan memuaskan sebagai camilan atau pengganti makan siang.

image

Image by SoraNews24.com

Setelah menikmati varian Umani, kami beralih ke Oniben Ebi Chili yang sedikit lebih mahal, yaitu 350 yen. Ternyata, varian ini memiliki lapisan saus cabai yang melimpah hingga tampak hampir menetes dari tepiannya. Untuk menghindari tumpahan, cara terbaik adalah memakannya dengan gigitan besar dan percaya diri. Meski lebih berisiko untuk mengotori tangan, rasa pedas manisnya sangat nikmat dan membuat ketagihan. Satu-satunya tantangan adalah harus lebih fokus saat makan dan tidak sembari memegang ponsel, karena isian yang lembap bisa mudah tercecer jika tidak hati-hati. Pencarian lebih lanjut secara daring mengungkap bahwa Oniben juga tersedia dalam varian Katsu Curry seharga 350 yen—sebuah kombinasi klasik Jepang yang sangat menggoda untuk dicoba. Rasanya seperti perpaduan sempurna antara kenyamanan onigiri dan kepuasan bento. Inovasi Oniben ini tidak hanya memperluas batas kreativitas dalam kuliner Jepang, tetapi juga menunjukkan bagaimana makanan sederhana seperti bola nasi bisa diubah menjadi pengalaman makan yang menyenangkan dan praktis. Kami pun sudah merencanakan kunjungan ulang ke daerah tersebut, sambil mempertimbangkan untuk menjelajahi terowongan tua yang menyeramkan di sana—jika kami cukup berani.

 

Aksi Heroik Di Comifuro 2025

image

Image by Duniagames.co.id

Insiden tak terduga terjadi di tengah kemeriahan acara Comic Frontier (Comifuro) 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD City. Di tengah lautan pengunjung dan cosplayer yang memadati lokasi, seorang pencopet tertangkap basah saat mencoba mencuri ponsel dari tas salah satu pengunjung. Namun, aksi kriminal tersebut berhasil digagalkan secara heroik oleh seorang cosplayer crossdresser yang langsung bertindak cepat menghadang dan membekuk pelaku di tempat. Momen dramatis ini sempat terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di berbagai platform media sosial, termasuk YouTube. Salah satu unggahan yang paling banyak dibagikan berasal dari kanal BeritaSatu, yang merilis video berjudul “Pencopet Beraksi di Comic Frontier 2025 Ditangkap.” Sejak dipublikasikan pada 25 Mei 2025, video berdurasi 2 menit 41 detik tersebut telah ditonton lebih dari 800 kali dan terus mendapatkan perhatian dari warganet.

image

Image by Duniagames.co.id

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas seorang cosplayer yang mengenakan kostum karakter Airani Iofifteen (Yopi), salah satu Vtuber dari agensi Hololive, secara sigap menerjang pelaku begitu menyadari bahwa temannya menjadi target pencopetan. Pelaku sempat mencoba melawan dan berteriak membantah tuduhan, namun usahanya sia-sia. Cosplayer tersebut, yang belakangan diketahui memiliki latar belakang dalam bela diri, berhasil memiting pelaku hingga tak berkutik. Karena keberaniannya, banyak warganet yang menjulukinya sebagai “Iofi build tank.” Yang menarik, meskipun kejadian berlangsung di tengah keramaian, sebagian besar pengunjung di sekitar lokasi justru hanya berdiri menyaksikan, tanpa memberikan bantuan langsung. Beberapa di antaranya bahkan terlihat sibuk merekam kejadian tersebut dengan ponsel mereka, yang kemudian turut beredar luas di internet. Fenomena ini mengundang perdebatan tentang respons publik terhadap tindakan kriminal di ruang terbuka.

image

Image by Duniagames.co.id

Pihak panitia Comifuro pun segera bertindak setelah insiden tersebut terjadi. Dalam video lanjutan yang juga beredar, terlihat petugas keamanan dari panitia acara mengamankan pelaku dan mengantarkannya ke pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut. Tindakan sigap ini mendapat apresiasi dari komunitas dan pengunjung, yang berharap keamanan di acara-acara publik serupa dapat terus ditingkatkan. Comifuro sendiri merupakan ajang tahunan terbesar di Indonesia yang menghimpun komunitas pop culture, terutama penggemar anime, manga, dan cosplay. Pada tahun ini, acara tersebut digelar selama dua hari, 24 hingga 25 Mei 2025, dan berhasil menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Meski insiden pencopetan sempat mencoreng jalannya acara, aksi berani dari cosplayer tersebut menjadi sorotan positif dan menunjukkan bahwa kepedulian serta keberanian masih hadir di tengah keramaian.

 

Chiba Perkuat Dukungan Bahasa

image

Image by NHK Japan

Pemerintah Prefektur Chiba, Jepang, tengah memperkuat dukungan bagi siswa asing yang mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Jepang. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah siswa yang membutuhkan bantuan bahasa untuk dapat mengikuti pelajaran dengan baik di sekolah-sekolah Jepang. Upaya ini bertujuan untuk membantu mereka beradaptasi lebih cepat dengan lingkungan pendidikan yang baru dan menciptakan sistem pembelajaran yang lebih inklusif. Sebagai bagian dari rencana tersebut, pemerintah daerah akan menyediakan pelajaran bahasa Jepang secara daring mulai tahun ajaran ini. Program ini dirancang untuk memperluas akses pembelajaran bagi siswa yang belum menguasai bahasa Jepang secara memadai, khususnya mereka yang tinggal di daerah dengan keterbatasan sumber daya pengajar. Pembelajaran daring diharapkan menjadi solusi praktis yang bisa menjangkau lebih banyak siswa, tanpa terhambat oleh keterbatasan jumlah instruktur di sekolah-sekolah.

image

Image by NHK Japan

Data dari pemerintah daerah menunjukkan bahwa jumlah siswa sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas yang memerlukan dukungan bahasa meningkat tiga kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Hingga Mei 2023, tercatat lebih dari 3.300 siswa di Prefektur Chiba membutuhkan bantuan dalam pembelajaran bahasa Jepang. Sayangnya, meskipun kebutuhan terus meningkat, banyak sekolah masih kekurangan tenaga pengajar yang mampu memberikan dukungan yang memadai. Gubernur Chiba, Kumagai Toshihito, menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan inklusif bagi seluruh siswa, termasuk siswa asing. Beberapa sekolah menengah atas bahkan mulai menggunakan aplikasi penerjemah dalam proses belajar mengajar untuk mempermudah komunikasi. Selain itu, sekolah-sekolah juga bekerja sama dengan kelompok pendukung dalam menyusun kurikulum khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa asing, agar mereka tidak tertinggal dalam proses belajar.

 

Rencana Penurunan Harga Beras di Jepang

WhatsApp Image 2025-05-26 at 07.48.12_88e9060e

Image by: NHK WORLD JAPAN

Menteri Pertanian Jepang, Koizumi Shinjiro, telah mengumumkan rencana strategis untuk menurunkan harga beras yang melonjak tajam belakangan ini dan memberatkan konsumen. Dalam sebuah konferensi pers, Koizumi menyampaikan keprihatinannya terhadap tingginya harga bahan pokok ini, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Pemerintah Jepang merasa perlu mengambil langkah cepat dan terukur untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Koizumi melakukan kunjungan langsung ke Sapporo, yang terletak di Prefektur Hokkaido—salah satu daerah penghasil beras utama di Jepang. Di sana, ia bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk para petani, pedagang grosir, serta pengecer. Dalam pertemuan tersebut, ia memaparkan proposal kebijakan pemerintah, serta mendengarkan langsung masukan dari para pelaku usaha di sektor pertanian terkait implementasi kebijakan tersebut.

WhatsApp Image 2025-05-26 at 07.49.00_6b64676b

Image by: NHK WORLD JAPAN

Koizumi menyampaikan bahwa pemerintah akan mulai menstabilkan harga dengan cara melepaskan stok beras nasional ke pasar. Langkah ini bertujuan menurunkan harga beras menjadi sekitar 2.000 yen (setara 14 dolar AS) per karung berisi 5 kilogram. Harga ini lebih rendah dibandingkan harga beras saat ini di sebagian besar supermarket di Jepang. Dengan langkah ini, diharapkan konsumen bisa lebih mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

Pemerintah akan memulai pelepasan sebanyak 300.000 ton beras melalui kontrak penjualan non-lelang, sebuah metode baru yang dianggap lebih fleksibel dan cepat. Penjualan ini tidak akan dibatasi jumlahnya selama masih terdapat permintaan di pasar. Koizumi juga menegaskan bahwa tidak ada persyaratan pembelian kembali bagi distributor, sehingga proses distribusi dapat berjalan lebih lancar. Selain itu, biaya transportasi akan ditanggung penuh oleh pemerintah sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.

WhatsApp Image 2025-05-26 at 07.49.31_66666494

Image by: NHK WORLD JAPAN

Koizumi juga menyinggung pentingnya menjaga harga beras tetap stabil namun wajar. Ia mengakui bahwa harga yang terlalu tinggi dapat merugikan masyarakat luas, meskipun dari sisi produsen, harga yang tinggi bisa memberikan keuntungan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mencari titik tengah yang adil, sehingga petani tetap sejahtera tanpa membebani konsumen.

Untuk mendukung kelancaran kebijakan ini, pemerintah akan menggelar pertemuan resmi pada hari Senin mendatang. Pertemuan tersebut akan membahas secara rinci mekanisme kontrak penjualan non-lelang serta sistem distribusi yang akan diterapkan. Pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi dalam menyukseskan kebijakan ini demi menjaga ketahanan pangan nasional dan keseimbangan pasar.

 

Panas Terik Kembali Melanda Jepang

image

Image by: google.com

Suhu melonjak hingga 35 derajat Celsius di Kota Hida, Prefektur Gifu, pada Rabu (21/05/2025), menandai pertama kalinya suhu mencapai titik tersebut musim ini di Jepang dan menjadi rekor tertinggi bulan Mei untuk kota tersebut.

Sejumlah daerah lain di Jepang juga mengalami panas terik sejak pagi. Hingga pukul 14.00, suhu mencapai 34,3°C di Kota Toyooka, Prefektur Hyogo, 33,8°C di Kota Namie, Prefektur Fukushima dan Ueda, Prefektur Nagano, serta 33,4°C di Kota Tottori.

image

Image by: google.com

Menurut Badan Meteorologi Jepang, aliran udara hangat menuju fron stasioner di dekat kawasan Tohoku, yang menghindari sistem tekanan tinggi, menjadi pemicu utama kenaikan suhu di wilayah Hokuriku dan Tokai.

Peringatan gelombang panas pertama musim ini dikeluarkan untuk wilayah Yaeyama di Prefektur Okinawa, Jepang selatan. Masyarakat diimbau menggunakan AC secara bijak dan rutin mengonsumsi air serta garam untuk mencegah sengatan panas.

image

Image by: google.com

Sementara itu, udara hangat dan lembap yang mengalir ke arah fron hujan musiman membentuk awan hujan di wilayah Kyushu dan beberapa area lainnya, meningkatkan potensi hujan lebat.

Risiko tanah longsor meningkat di Prefektur Kagoshima, sehingga peringatan resmi telah dikeluarkan. Warga juga diimbau mewaspadai hujan deras hingga 50 mm per jam, banjir di dataran rendah, luapan sungai, sambaran petir, dan angin kencang.

 

Tips Anak Suka Makanan Jepang

image

Image by: google.com

Pada jamuan makan sushi pertama kami di ban berjalan setelah pindah ke Jepang, anak saya yang hampir berusia dua tahun hanya makan kentang goreng dan tidak mau mencoba sesuap pun sushi. Momen itu sangat menguji kesabaran kami sebagai orang tua, namun kami sadar bahwa itu adalah bagian dari proses beradaptasi dengan budaya baru. Kami tahu bahwa makanan Jepang adalah bagian penting dari kehidupan di Jepang, dan kami ingin anak kami bisa menikmati pengalaman kuliner tersebut. Namun, kami juga paham bahwa mengajarkan anak untuk menerima makanan baru membutuhkan waktu dan usaha.

Salah satu kearifan konvensional yang sering didengar adalah menyajikan makanan baru beberapa kali dengan cara yang berbeda, hingga anak mulai terbiasa dan menyukainya. Ini adalah pendekatan yang kami coba terapkan. Kami memahami bahwa tidak ada cara instan untuk membuat anak menyukai makanan Jepang, apalagi pada usia yang masih sangat muda. Kami harus bersabar dan memberi kesempatan kepada anak untuk mencoba, meskipun awalnya hanya sedikit. Dengan waktu dan pengalaman, kami percaya anak kami akan mulai terbuka untuk mencoba berbagai jenis makanan baru.

image

Image by: japantoday.com

Berikut adalah beberapa cara praktis yang kami coba untuk meningkatkan kemungkinan anak kami makan dengan baik di Jepang, meskipun jauh dari rumah dan lingkungan yang familiar. Pertama, kami mulai dengan memperkenalkan makanan Jepang secara perlahan. Misalnya, kami mencoba sushi yang disajikan dalam bentuk yang lebih sederhana dan mudah dimakan anak-anak, seperti sushi dengan bahan yang lebih familiar baginya, seperti telur dadar atau timun. Hal ini membantu mengurangi rasa takutnya terhadap makanan yang baru dan asing bagi anak.

Kedua, kami melibatkan anak dalam proses memasak dan memilih makanan. Dengan mengajak anak untuk memilih bahan makanan yang akan dimakan atau bahkan membantu dalam proses penyajiannya, kami berharap ia bisa merasa lebih terhubung dengan makanan yang akan dimakan. Keterlibatan ini memberi rasa kontrol pada anak dan membuatnya lebih tertarik untuk mencicipi makanan yang telah mereka bantu siapkan.

image

Image by: google.com

Selain itu, kami berusaha menciptakan suasana makan yang menyenangkan dan tidak terburu-buru. Kami mengerti bahwa makan bukan hanya tentang kenyang, tetapi juga tentang pengalaman. Dengan menciptakan suasana makan yang santai, kami memberi anak kesempatan untuk mencoba makanan tanpa tekanan. Kadang, kami juga memberikan pilihan makanan yang lebih ringan dan lebih familiar, seperti ramen atau onigiri, sebelum akhirnya beralih ke makanan yang lebih berat seperti sushi atau sashimi.

Terakhir, kami memberi contoh dengan makan bersama. Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat, jadi dengan makan makanan Jepang bersama-sama, kami berharap dapat menunjukkan bahwa makan makanan tersebut adalah hal yang menyenangkan. Kami juga memastikan untuk memberikan pujian kecil ketika anak kami mencoba sedikit saja dari makanan baru tersebut, tanpa memaksanya. Ini membantu membangun rasa percaya diri dan memberi anak dorongan positif untuk terus mencoba. Dengan kesabaran, keterlibatan, dan pendekatan yang tepat, kami mulai melihat perubahan dalam kebiasaan makan anak kami. Meskipun awalnya menolak, ia akhirnya mulai menikmati makanan Jepang secara perlahan. Kami tahu bahwa proses ini memerlukan waktu, tetapi kami percaya bahwa dengan pendekatan yang penuh perhatian dan sabar, anak kami akan semakin menikmati beragam makanan Jepang yang ada.

 

Adaptasi anime “Kimetsu no Yaiba” ke Teater

image

Image by: google.com

Adaptasi manga populer Kimetsu no Yaiba ke dalam bentuk teater tradisional Jepang, Noh dan Kyogen, berhasil menarik perhatian kalangan muda di Jepang. Antusiasme ini terlihat dalam pertunjukan bertajuk Noh Kyogen Kimetsu no Yaiba yang digelar di Teater Ohtsuki Noh, Osaka yang dipadati oleh penonton muda. Merupakan sesuatu yang jarang terlihat di pertunjukan tradisional.

Pertunjukan tersebut membawakan dua cerita favorit dari serial anime, yaitu Mugen Train dan Entertainment District. Dua arc ini dikenal luas di kalangan penggemar Kimetsu no Yaiba dan menjadi daya tarik utama dalam versi teaternya, yang memadukan kisah aksi fantasi dengan elemen khas seni panggung klasik Jepang.

image

Image by: NHK World

Aktor Noh ternama, Ohtsuki Yuichi, memerankan tokoh utama Kamado Tanjiro. Dalam adegan menghadapi iblis yang mengenakan topeng Noh, Ohtsuki menampilkan tarian khas Noh dengan iringan musik tradisional Jepang yang kental akan nuansa mistis dan sakral, menciptakan pengalaman unik bagi penonton.

Sementara itu, aktor dan produser Kyogen terkenal, Nomura Mansai, memerankan tokoh antagonis Muzan Kibutsuji. Salah satu momen yang paling memikat penonton adalah saat Muzan, dalam penyamarannya sebagai wanita, menghukum iblis bawahannya—adegan yang ditampilkan dengan gaya teatrikal khas Kyogen, penuh ekspresi namun tetap simbolis.

image

Image by: NHK World

Drama ini merupakan sekuel dari pentas pertama Noh Kyogen Kimetsu no Yaiba yang dipentaskan pada tahun 2022. Menurut Nomura, Noh dan Kyogen selalu menyesuaikan diri dengan tren zaman, dan ia berharap lakon Demon Slayer ini kelak akan menjadi bagian dari warisan pertunjukan klasik Jepang.

Lebih lanjut, Nomura menekankan bahwa Noh adalah bentuk kesenian yang mampu mencerminkan emosi penontonnya. Ia berharap pentas ini tidak hanya memperkenalkan budaya tradisional kepada generasi muda, tetapi juga menginspirasi mereka untuk menghargai dan menikmati seni pertunjukan klasik. Karena tingginya minat, 20 pertunjukan direncanakan digelar di kota-kota besar Jepang, dengan tiket yang dijual melalui sistem undian.

 

Dua Pria Tewas di Osaka

image

Image by: google.com

Dua pria tewas pada Senin pagi di Osaka setelah seorang pria jatuh dari apartemen bertingkat tinggi dan menimpa seorang pesepeda yang sedang melintas di bawahnya.

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 11:25 pagi di lingkungan Honjonishi, yang terletak di Kita Ward, Osaka. Lokasi kejadian berada di kawasan pemukiman padat yang dipenuhi apartemen.

image

Image by: google.com

Pria yang jatuh diketahui tinggal di lantai 43 apartemen tersebut. Meski belum diketahui penyebab pastinya, pria berusia 70 tahun itu jatuh dari gedung dan mengenai seorang pria yang sedang bersepeda di bawahnya. Keduanya meninggal akibat benturan keras yang terjadi.

Seorang pejalan kaki yang berada di sekitar lokasi mendengar suara keras dan melihat seorang pesepeda terjatuh secara tiba-tiba, lalu segera menghubungi layanan darurat. Kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis.

image

Image by: google.com

Pesepeda yang menjadi korban diperkirakan adalah pria berusia 59 tahun yang berasal dari Kota Ichihara di Prefektur Chiba. Saat ini pihak berwenang masih melakukan proses identifikasi resmi terhadapnya.

Polisi juga mengungkapkan bahwa pria yang jatuh tidak mengenakan alas kaki saat kejadian. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti dari jatuhnya korban dari lantai atas bangunan tersebut.