Bandara Haneda Perluas Terminal 1

Haneda Tambah Enam Gate

Bandara Haneda di Tokyo memperkenalkan Terminal Satelit Utara (North Satellite Facility) pada Selasa, menjelang mulai beroperasi pada September 2026. Terminal tambahan dengan enam boarding gate ini dibangun untuk mendukung meningkatnya kebutuhan perjalanan udara sekaligus menambah fasilitas bagi penumpang di bandara.

image

Foto terminal baru di bandara Haneda Tokyo (Image by: Kyodo)

Terminal Satelit Utara menjadi ekspansi berskala besar pertama di Terminal 1 sejak terminal tersebut mulai beroperasi pada September 1993. Menurut Japan Airport Terminal Co., selaku operator Bandara Haneda, bangunan ini menggunakan struktur gabungan baja dan sekitar 1.800 meter kubik kayu. Penggunaan material tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan dari pembangunan.

Terminal baru ini juga dilengkapi sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Di dalamnya tersedia lounge dan area khusus anak-anak, sehingga penumpang memiliki ruang tambahan untuk beristirahat atau menunggu sebelum penerbangan.

Untuk membantu penumpang berpindah dari satu area ke area lainnya, Terminal Satelit Utara juga menyediakan kendaraan tanpa pengemudi. Salah satunya adalah “iino”, kendaraan yang dapat membawa hingga empat orang dan dapat digunakan secara gratis oleh penumpang.

image

Foto terminal 1 Bandara Haneda yang diambil melalui helikopter Kyodo (Image by: Kyodo)

Pengembangan Bandara Haneda berlangsung di tengah meningkatnya jumlah pengguna. Pemerintah Jepang menargetkan jumlah wisatawan asing mencapai 60 juta orang pada 2030. Sementara itu, jumlah pengguna Bandara Haneda telah melampaui 90 juta orang pada tahun lalu, untuk pertama kalinya. Jumlah penerbangan yang melakukan lepas landas dan pendaratan juga mencapai sekitar 490.000 penerbangan, yang merupakan batas atas kapasitas penerbangan fasilitas tersebut.

Kepadatan di Bandara Haneda juga telah berdampak pada proses pengangkutan bagasi. Perluasan terminal yang dilakukan sebelumnya membuat waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan bagasi menjadi lebih panjang, dan kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap keterlambatan penerbangan.

image

Foto yang diambil pada 25 Agustus 2026, menunjukkan kendaraan tanpa pengemudi yang dapat mengangkut hingga 4 orang (Image by: Kyodo)

Untuk mengurangi keterlambatan, maskapai penerbangan Jepang mengumumkan perubahan batas waktu pemeriksaan bagasi untuk penerbangan domestik mulai September. Penumpang akan diwajibkan menyerahkan bagasi setidaknya 30 menit sebelum keberangkatan, lebih awal dibandingkan aturan sebelumnya yang menetapkan batas waktu 20 menit.

Kumiko Saito, executive officer Japan Airlines Co., mengatakan dalam acara media menjelang pembukaan terminal bahwa jarak dari titik pemeriksaan keamanan akan menjadi lebih jauh. Karena itu, penumpang Bandara Haneda diminta datang lebih awal untuk menyelesaikan proses check-in. Berdasarkan data Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang, tingkat keberangkatan tepat waktu, yang dihitung berdasarkan penerbangan yang berangkat maksimal 15 menit dari jadwal, terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun fiskal 2025, rata-rata tingkat keberangkatan tepat waktu dari 10 maskapai terbesar berada di angka 83 persen. Kondisi ini menjadi perhatian bagi operasional bandara seiring meningkatnya jumlah penerbangan.