West Express Ginga (Image by: JR West
Kereta wisata malam West Express Ginga kembali beroperasi untuk musim panas tahun ini dengan menghadirkan perjalanan yang menghubungkan Kyoto dan Shingu di Semenanjung Kii, Jepang. Layanan yang dioperasikan oleh JR West (West Japan Railway Company) tersebut mulai berjalan pada 3 Juli dan menawarkan pengalaman perjalanan yang memadukan pemandangan pesisir, kuliner lokal, hingga berbagai aktivitas budaya selama di dalam kereta maupun di sejumlah stasiun pemberhentian.
Memasuki tahun keenam pengoperasiannya di rute Semenanjung Kii, West Express Ginga dijadwalkan melayani 24 perjalanan pulang pergi hingga 30 September. Penumpang dapat memilih layanan siang maupun malam. Kereta malam berangkat dari Kyoto pada pukul 21.13 dan tiba di Shingu keesokan harinya pukul 09.35, sedangkan perjalanan siang dari Shingu menuju Kyoto berangkat pukul 13.05 dan tiba pukul 20.53.
West Express Ginga (Image by: Japan.Travel)
Selama perjalanan malam, penumpang akan mendapatkan berbagai informasi mengenai destinasi wisata dan produk khas wilayah Wakayama bagian selatan. Pemandu juga memberikan penjelasan mengenai kawasan geopark di sepanjang jalur antara Kushimoto dan Shingu. Selain itu, tersedia sesi pengenalan mengenai roket dan eksplorasi luar angkasa yang mencerminkan keterkaitan kawasan tersebut dengan industri antariksa Jepang.
Salah satu daya tarik utama perjalanan ini adalah pemberhentian lebih lama di Stasiun Wakayama. Pada kesempatan tersebut, penumpang dapat membeli Wakayama ramen untuk dibawa ke dalam kereta. Setelah itu, kereta juga berhenti sekitar satu jam di Stasiun Kushimoto, di mana wisatawan dapat menikmati paket burger tuna katsu melalui reservasi terlebih dahulu atau menggunakan bus khusus menuju formasi batu terkenal Hashigui-iwa.
Setibanya di Shingu, penumpang memiliki kesempatan mengikuti tur berpemandu ke Kumano Hayatama Taisha, salah satu dari tiga kuil utama di kawasan Kumano. Sementara itu, layanan perjalanan siang lebih menitikberatkan pada interaksi dengan masyarakat setempat melalui penjualan produk daerah, kuis, serta berbagai kegiatan yang diselenggarakan di ruang komunal kereta.
West Express Ginga (Image by: Japan.Travel)
Di sejumlah stasiun sepanjang rute, para penumpang juga akan disambut dengan makanan khas dan aktivitas lokal. Di Stasiun Kushimoto, pelaku usaha serta organisasi pariwisata setempat membuka stan khusus untuk menyambut wisatawan, sementara maskot persahabatan Jepang-Turki milik Kota Kushimoto, MaguToru, turut hadir menyapa para penumpang. Kereta juga berhenti di Stasiun Kainan, tempat berbagai kuliner khas seperti sushi hamo dan hayanarezushi tersedia untuk dibeli, dengan beberapa menu memerlukan pemesanan sebelumnya.
Keterlibatan masyarakat lokal juga menjadi bagian penting dari pengalaman West Express Ginga. Mahasiswa dari Kinokuni Line Revitalisation Project milik Universitas Wakayama ikut membagikan peta rute yang dirancang khusus, memberikan pengumuman selama perjalanan, serta mengadakan kuis bagi para penumpang. Sebagai tambahan baru pada musim operasi tahun ini, JR West juga menghadirkan stempel eksklusif West Express Ginga di sejumlah stasiun yang dilalui, terpisah dari program stempel stasiun reguler yang populer di kalangan penggemar kereta.
Menurut JR West, tiket untuk perjalanan perdana musim ini telah habis terjual. Operator kereta tersebut menyebut kombinasi panorama Samudra Pasifik, kawasan geopark, serta kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal menjadikan West Express Ginga sebagai salah satu kereta wisata paling unik di Jepang bagian barat dan tetap diminati wisatawan setiap musim panas.