
Image by Google (news.yahoo.co.jp)
Kebakaran terjadi di kuil bersejarah Daishoin yang berada di Pulau Miyajima, Prefektur Hiroshima, Jepang, pada Selasa pagi, 20 Mei. Bangunan yang terbakar adalah “Reikado”, aula suci yang berada di dekat puncak Gunung Misen. Sekitar pukul 08.30 waktu setempat, pihak kuil melaporkan kejadian tersebut kepada pemadam kebakaran setelah melihat api membesar dari bangunan.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian. Tidak ada korban luka dalam insiden ini, namun bangunan utama “Reikado” beserta bangunan kecil di sampingnya hangus terbakar. Beberapa pohon di sekitar lokasi juga ikut terdampak akibat kobaran api.
“Reikado” dikenal sebagai tempat penyimpanan “Kiezu no Hi” atau “api yang tidak pernah padam”, api suci yang dipercaya telah terus dijaga selama lebih dari 1.200 tahun sejak Kobo Daishi Kukai melakukan pertapaan di Gunung Misen pada tahun 806 Masehi.

Image by Google (atlasobscura.com)
Api tersebut memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat penting bagi masyarakat Jepang.Menurut pihak kuil, api suci berhasil dipindahkan sebelum kebakaran meluas sehingga tetap aman. Api ini juga dikenal sebagai sumber api untuk “Api Perdamaian” di Peace Memorial Park Hiroshima, simbol perdamaian dunia dan pengingat tragedi bom atom Hiroshima.
Polisi dan petugas pemadam kebakaran kini masih menyelidiki penyebab kebakaran. Menariknya, “Reikado” juga pernah mengalami kebakaran besar pada tahun 2005 dan dibangun kembali setahun setelahnya. Saat kejadian itu, api suci juga berhasil diselamatkan. Peristiwa terbaru ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga situs budaya dan warisan sejarah Jepang agar tetap lestari.