Pemerintah Jepang resmi membuka pendaftaran pendakian Gunung Fuji untuk musim panas 2026. Kebijakan ini dilakukan guna mengurangi kepadatan pendaki yang dalam beberapa tahun terakhir semakin meningkat di gunung tertinggi Jepang tersebut.
Prefektur Yamanashi sejak tahun 2024 telah menerapkan sistem pengaturan jumlah pendaki melalui pemasangan gerbang di stasiun kelima Gunung Fuji serta sistem registrasi daring. Pendaki yang ingin melewati gerbang diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu dan membayar biaya sebesar 4.000 yen per orang.
Pendaftaran untuk jalur pendakian sisi Yamanashi dibuka melalui situs resmi pendakian Gunung Fuji mulai 27 April 2026. Dalam proses registrasi, perwakilan kelompok harus mengisi jumlah anggota rombongan, jadwal pendakian, rencana menginap di pondok gunung, serta informasi lain yang berkaitan dengan keselamatan pendakian.
Selain itu, pemerintah daerah juga mewajibkan para pendaki mematuhi sejumlah aturan keselamatan. Pendaki diwajibkan mengenakan pakaian hangat karena suhu di puncak dapat turun drastis bahkan pada musim panas, menggunakan sepatu khusus pendakian, serta dilarang melakukan “bullet climbing” atau pendakian semalam tanpa istirahat yang dinilai berbahaya karena meningkatkan risiko kelelahan dan penyakit ketinggian.
Mulai tahun ini, pendaki yang memulai perjalanan dari kaki gunung menuju Stasiun Kelima Jalur Yoshida dibebaskan dari biaya pendakian tambahan. Pemerintah Prefektur Yamanashi berharap kebijakan tersebut dapat mendorong lebih banyak orang menikmati pengalaman mendaki penuh dari kaki gunung sekaligus mengurangi kemacetan di area atas gunung.
Sementara itu, Shizuoka yang juga memiliki jalur menuju Gunung Fuji, turut menerapkan biaya pendakian sebesar 4.000 yen per orang. Pendaftaran untuk jalur sisi Shizuoka dibuka mulai 8 Mei 2026.

Gunung Fuji Memiliki Empat Jalur Utama
Gunung Fuji memiliki empat jalur pendakian utama yang dibuka selama musim panas, biasanya dari awal Juli hingga awal September. Jalur tersebut meliputi:
- Jalur Yoshida (Prefektur Yamanashi)
- Jalur Subashiri
- Jalur Gotemba
- Jalur Fujinomiya (ketiganya berada di Prefektur Shizuoka)
Sistem Pos dan Pondok Gunung
Di Gunung Fuji terdapat beberapa “stasiun” atau pos pendakian yang digunakan sebagai titik istirahat. Pendaki umumnya memulai perjalanan dari Stasiun Kelima yang berada di ketinggian sekitar 2.300 meter. Dari titik tersebut menuju puncak masih diperlukan waktu sekitar 5–8 jam tergantung kondisi fisik dan jalur yang dipilih.Sepanjang jalur juga tersedia pondok gunung yang menyediakan tempat beristirahat, makanan sederhana, hingga area menginap sebelum melanjutkan perjalanan untuk melihat matahari terbit atau “goraiko” di puncak Gunung Fuji.
Jepang Perketat Aturan Demi Keselamatan
Pemerintah Jepang mulai memperketat aturan pendakian setelah jumlah wisatawan asing dan pendaki domestik meningkat tajam pascapandemi. Kepadatan pendaki menyebabkan antrean panjang di jalur menuju puncak, peningkatan sampah, serta bertambahnya kasus pendaki yang mengalami hipotermia dan kelelahan akibat persiapan yang kurang memadai.
Melalui sistem registrasi dan pembatasan jumlah pendaki, pemerintah berharap pendakian Gunung Fuji dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi seluruh pengunjung.