
Ilustrasi Pikachu yang padukan dengan gambar Ukiyo-E (Image by: PR TIMES)
Pameran unik yang memadukan bunga, anime, dan estetika ukiyo-e digelar di kawasan Marunouchi, dekat Stasiun Tokyo. Acara ini menghadirkan karya seni visual yang menggabungkan budaya tradisional Jepang dengan karakter populer modern.
Salah satu sorotan utama dalam pameran ini adalah karakter Pikachu, yang dikenal sebagai salah satu ikon paling menggemaskan di Jepang. Dalam instalasi kali ini, Pikachu digambarkan dalam suasana artistik yang berbeda, termasuk adegan bersama seorang wanita muda yang mengenakan kimono.

Pamflet resmi Tokyo Flower Carpet 2026 (Image by: PR TIMES)
Selain unsur anime, pameran ini juga mengusung gaya seni ukiyo-e yang berasal dari periode Edo. Teknik cetak blok kayu yang menjadi ciri khas ukiyo-e dahulu membuat seni lebih mudah diakses masyarakat, dan kini interpretasinya dihadirkan kembali melalui media bunga.
Tahun 2026 menjadi momen spesial karena menandai 30 tahun waralaba Pokémon sekaligus 25 tahun berdirinya Hanae Japan. Kelompok seni ini dikenal dengan karya mosaik bunga berskala besar yang dipamerkan di ruang publik.
Hanae Japan kembali menggelar acara tahunan Tokyo Flower Carpet di kawasan Marunouchi. Tahun ini, desain bertema Pokémon bergaya ukiyo-e menjadi salah satu daya tarik utama, memadukan karakter populer dengan sentuhan seni klasik Jepang.

Dokumentasi dari event Tokyo Flower Carpet (Image by: PR TIMES)
Selain karya bertema Pokémon, acara ini juga menampilkan sekitar 10 karya seni bunga yang dibuat oleh siswa dari sekolah berkebutuhan khusus. Partisipasi ini menambah nilai inklusivitas dan keberagaman dalam pameran.
Pengunjung dapat menikmati Tokyo Flower Carpet secara gratis. Selain itu, tersedia juga pertunjukan budaya seperti kabuki pada hari pertama dan bugaku, yaitu musik serta tarian istana klasik Jepang, pada hari terakhir acara.
Acara ini berlangsung pada 17 hingga 19 April di median Jalan Gyoko-dori, yang menghubungkan Stasiun Tokyo dengan area Istana Kekaisaran. Karena digelar di ruang terbuka, tidak ada jam operasional resmi, namun pengunjung disarankan datang lebih awal sebelum instalasi dibongkar pada malam hari terakhir.