Sensasi Burger Matsuya Famima

image

Burger Uma Toma kolaborasi Family Mart × Matsuya (Image by: soranews24.com)

Rilisan edisi terbatas ini langsung menarik perhatian di dunia maya karena keunikannya. Di Jepang, perbedaan antara suku kata “gu” dan “ga” sangat penting dalam dunia kuliner, terutama setelah kata “hanba”. Jika memesan “hanbagu”, Anda akan mendapatkan hamburger steak (patty daging tanpa roti, biasanya dengan nasi). Sementara itu, “hanbaga” merujuk pada hamburger ala Barat, yaitu patty daging diapit roti.

Kini, di Family Mart, hadir produk unik yang menggabungkan keduanya dalam satu sajian: Uma Toma Hamburger. Menu ini merupakan rilisan terbatas hasil kolaborasi dengan Matsuya, jaringan restoran gyudon terkenal di Jepang.

Burger ini menggunakan patty “Uma Toma Hamburg” khas Matsuya di mana “uma” berasal dari kata “umai” (lezat) dan “toma” dari “tomat”. Patty tersebut kemudian dimasukkan ke dalam roti, menciptakan sensasi “hamburger di dalam hamburger” yang unik dan menarik perhatian banyak orang.

image

Uma Toma Hamburger (Image by: soranews24.com)

Hidangan Uma Toma sebelumnya sudah populer saat dirilis dalam bentuk rice bowl di Matsuya tahun lalu. Versi burger ini hadir untuk memberikan pengalaman yang lebih praktis dan mudah dibawa, tanpa mengurangi cita rasa khasnya. Saat kemasan dibuka, aroma bawang putih langsung terasa, dan semakin kuat setelah dipanaskan sebentar di microwave.

Ketika dibelah, burger ini menampilkan penampang yang menggugah selera dengan saus melimpah di kedua sisi patty. Rasanya pun tak mengecewakan sensasi bawang putih yang kuat di awal langsung diikuti oleh rasa umami tomat yang kaya, menciptakan perpaduan rasa yang intens dan memanjakan lidah.

Dengan roti yang lembut, daging yang juicy, serta saus “Umatoma” yang melimpah, burger ini terasa jauh lebih mewah dari harganya. Dijual hanya sekitar 200 yen, produk ini bahkan lebih murah dibanding burger minimarket pada umumnya. Tak heran jika burger ini dianggap sebagai temuan viral, meskipun hanya tersedia dalam waktu terbatas di Jepang (kecuali Okinawa).