Tokyo Uji Perdana Mobil Terbang

image

esawat tanpa awak SkyDrive terbang selama demonstrasi di Tokyo pada 24 Februari 2026 (Image by: Kyodo)

Demonstrasi penerbangan pertama mobil terbang digelar pada 24 Februari di Distrik Koto, Tokyo. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek yang dikembangkan Pemerintah Metropolitan Tokyo bersama perusahaan swasta untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di masa depan.

Pemerintah Tokyo bekerja sama dengan berbagai perusahaan dalam mengembangkan teknologi ini. Proyek tersebut menargetkan agar mobil terbang dapat dioperasikan secara komersial di dalam kota pada tahun 2030.

Selain untuk mengurangi kemacetan, mobil terbang juga diharapkan dapat mempercepat distribusi barang. Dengan memanfaatkan jalur udara, waktu pengiriman dinilai bisa menjadi lebih efisien dibandingkan transportasi darat.

image

Foto pesawat SkyDrive menjelang penerbangan demonstrasi di Tokyo pada tanggal 24 Februari 2026 (Image by: Kyodo)

Uji coba penerbangan perdana dilakukan di area parkir Tokyo Big Sight yang berada di Distrik Koto. Lokasi ini dipilih sebagai tempat simulasi awal dalam lingkungan perkotaan.

Pesawat yang digunakan merupakan kendaraan kecil berkapasitas tiga orang yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan Jepang. Dalam demonstrasi ini, penerbangan dilakukan tanpa awak dan dikendalikan dari jarak jauh.

Saat uji coba berlangsung, pesawat lepas landas secara vertikal sebelum melanjutkan penerbangan. Metode ini menjadi salah satu keunggulan mobil terbang karena tidak memerlukan landasan pacu panjang.

image

Foto seteelah pesawat SkyDrive setelah penerbangan demonstrasi di Tokyo pada 24 Februari 2026 (Image by: Kyodo)

Pesawat tersebut kemudian menempuh jarak sekitar 150 meter dalam waktu kurang lebih tiga setengah menit. Uji ini menunjukkan kemampuan dasar kendaraan dalam melakukan perjalanan jarak pendek.

Selain pengujian penerbangan, simulasi operasional penumpang juga turut dilakukan. Sebuah terminal sementara didirikan untuk meniru proses layanan di masa depan.

Dalam simulasi tersebut, pengunjung dapat melakukan check-in menggunakan teknologi pengenalan wajah serta menjalani prosedur pemeriksaan keamanan. Pihak Pemerintah Metropolitan Tokyo menyatakan bahwa demonstrasi ini menjadi langkah penting untuk menguji keseluruhan alur layanan menuju implementasi mobil terbang di masa depan.