Lift Skytree Tokyo Macet 6 Jam

image

Foto menunjukkan menara Tokyo Skytree di Tokyo pada 22 Februari 2026, setelah ditemukan orang-orang terjebak di salah satu liftnya. (Image by: KyodoNews)

Insiden mengejutkan terjadi pada malam 22 Februari di Tokyo Skytree, salah satu ikon wisata paling terkenal di Jepang. Sebuah lift yang menghubungkan area observasi dengan lantai bawah tiba-tiba berhenti mendadak, menyebabkan 20 orang terjebak di dalamnya selama beberapa jam. Kejadian ini langsung memicu respons darurat dari pihak berwenang setempat.

Menurut laporan dari Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, panggilan darurat diterima sekitar pukul 20.15 waktu setempat. Laporan tersebut menyebutkan bahwa sebuah lift di dalam menara berhenti secara tiba-tiba saat sedang beroperasi, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan para pengunjung yang berada di dalamnya.

Pihak pengelola, Tobu Tower Skytree, menjelaskan bahwa terdapat dua lift yang saat itu sedang digunakan untuk menghubungkan Dek Tembo dengan lantai lima. Kedua lift tersebut berhenti sekitar 30 meter di atas permukaan tanah ketika sedang turun. Salah satu lift tidak berisi penumpang, sementara lift lainnya membawa total 20 orang, termasuk dua anak perempuan.

image

Dua lift yang berhenti beroperasi secara mendadak pada tanggal 22 february 2026 (Image by: NHK One)

Tim penyelamat dari dinas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi. Untuk mengevakuasi para penumpang, petugas menggunakan lift lain yang berada di sebelahnya, kemudian membuka pintu darurat di sisi lift yang terhenti. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat posisi lift berada di ketinggian dan ruang yang terbatas.

Setelah sekitar enam jam proses penanganan, seluruh penumpang akhirnya berhasil dikeluarkan dengan selamat. Tidak ada laporan mengenai cedera maupun gangguan kesehatan dari 20 orang tersebut, meskipun mereka harus menunggu cukup lama di dalam lift sebelum diselamatkan.

Sementara itu, sekitar 1.200 pengunjung lainnya sempat tertahan di dek observasi akibat gangguan tersebut. Untuk mengatasi situasi, pihak pengelola secara bertahap mengevakuasi mereka menggunakan dua lift lain yang masih berfungsi. Hingga kini, penyebab pasti berhentinya lift secara mendadak masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.