FamilyMart Buka Bioskop di Bandara
image

Peresmian Faminchu Theatre (Image by: PR Faminchu Theatre)

Bioskop permanen pertama di dalam bandara Jepang resmi dibuka dengan nama FamilyMart Lovers Theatre, atau lebih dikenal sebagai Faminchu Theatre. Kehadirannya menjadi hal baru yang cukup mengejutkan, mengingat konsep bioskop mini di dalam terminal bandara hampir belum pernah ditemui sebelumnya di Jepang.

Berbagai inovasi unik memang sering muncul di Jepang, namun bioskop di area bandara masih tergolong langka. Situasi itu berubah pada 1 Oktober, saat Faminchu Theatre mulai beroperasi di Bandara Naha, Okinawa, dan langsung menarik perhatian para pelancong.

image

Faminchu Theatre yang memliki 28 kursi penonton (Image by: PR Faminchu Theatre)

Meski Bandara New Chitose di Hokkaido telah memiliki bioskop berukuran penuh, Faminchu Theatre mencatatkan diri sebagai bioskop mini permanen pertama yang berada langsung di dalam terminal bandara Jepang. Dengan kapasitas hanya 28 kursi, bioskop ini menawarkan suasana menonton yang lebih tenang dan intim.

Bioskop tersebut terletak di lantai tiga Terminal Domestik Bandara Naha. Konsepnya ditujukan sebagai ruang budaya bagi wisatawan domestik maupun internasional, sekaligus alternatif menarik untuk mengisi waktu tunggu sebelum atau sesudah penerbangan.

image

Tampak Depan Faminchuu Theatre (Image by: PR Faminchu Theatre)

Film-film yang diputar di Faminchu Theatre berasal dari berbagai negara dan sebagian besar berdurasi pendek. Salah satu judul yang ditayangkan adalah Master Maggie, film pendek asal Amerika Serikat yang dirilis pada 2019 dan dikenal dengan pendekatan emosionalnya.

image

Film Pendek Master Maggie (Image by: PR Faminchu Theatre)

Selain itu, bioskop ini juga menayangkan The Silent Child, sebuah film pendek berbahasa isyarat asal Inggris yang mengangkat isu komunikasi dan inklusivitas. Kehadiran film ini memberi pengalaman menonton yang berbeda dari bioskop pada umumnya.

image

Film Pendek The Silent Child (Image by: PR Faminchu Theatre)

Judul lain yang turut diputar adalah Knight of Fortune, film pendek asal Denmark yang pernah masuk nominasi Academy Awards, serta Koper Merah, film dari Nepal yang menawarkan sudut pandang budaya yang kuat dan menyentuh.

image

Film Pendek Knight of Fortune (Image by: PR Faminchu Theatre)

image

Film Pendek The Red Suitcase (Image by: PR Faminchu Theatre)

Seluruh pemutaran film disediakan oleh Samansa, layanan streaming film pendek berbasis di Tokyo, dengan daftar film yang diperbarui setiap bulan. Nama “Faminchu” sendiri diambil dari istilah slang Okinawa yang menggabungkan “Fami” dari FamilyMart dan akhiran “-nchu” yang berarti orang, mencerminkan kedekatan bioskop ini dengan budaya lokal.