Aksi Tiru Zoro Berujung Penahanan
image

Ilustrasi pria yang membawa 3 pisau (Image by: ANN News)

Teknik tiga pedang sebaiknya tetap diserahkan kepada Roronoa Zoro dari serial One Piece. Di dunia nyata, membawa pisau dalam jumlah banyak—terlebih di tempat umum—bukan hanya tidak lazim, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah hukum.

Secara umum, jumlah pisau yang “tepat” sangat bergantung pada situasi. Dalam aktivitas sehari-hari seperti memasak atau mengukir kayu, satu pisau biasanya sudah mencukupi. Dua pisau mungkin masih bisa dibenarkan dalam konteks tertentu. Namun, membawa tiga pisau sekaligus hampir pasti akan menarik perhatian, apalagi jika salah satunya dipegang di mulut karena kehabisan tangan.

Hal inilah yang terjadi di Prefektur Saga, Jepang, akhir pekan lalu. Pada Minggu pagi, polisi menerima panggilan darurat 110 dari seorang perempuan di Kota Karatsu yang melaporkan seorang pria berjalan di jalan sambil memegang pisau di kedua tangannya. Petugas kemudian dikerahkan ke lokasi.

image

Cover manga One Piece (Image by: Soranews24)

Sekitar pukul 08.40 pagi, polisi menemukan pria tersebut. Saat itu, ia tidak hanya memegang pisau di masing-masing tangan, tetapi juga menggenggam pisau ketiga di antara giginya. Ketiga pisau tersebut merupakan pisau dapur dengan panjang sekitar 13,5 cm, 17 cm, dan 18 cm. Pisau di mulutnya dipegang pada bagian gagang, bukan mata pisau.

Ketika dimintai keterangan, pria tersebut mengatakan bahwa ia sedang dalam perjalanan ke rumah seorang kenalan untuk “mengambil sayuran”. Namun, polisi menilai alasan tersebut tidak masuk akal. Dalam hukum Jepang, membawa alat tajam sebenarnya tidak sepenuhnya dilarang, tetapi pisau harus disimpan atau diamankan saat dibawa, bukan digenggam atau dipamerkan di ruang publik.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut, polisi menetapkan bahwa pria berusia 47 tahun tersebut, seorang pengangguran warga setempat, tidak memiliki alasan yang sah untuk membawa dan mengacungkan pisau di tempat umum. Ia pun ditangkap atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Pedang dan Senjata Api Jepang.