Mesin Kompresi Baju (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)
Perusahaan Bandara Internasional Narita bekerja sama dengan SJOY Co., Ltd. menggelar uji coba mesin kompresi otomatis khusus pakaian di Bandara Narita pada 13–15 Januari 2026. Program ini bertujuan membantu penumpang menghemat ruang bagasi di tengah bertambahnya barang bawaan selama perjalanan.
Uji coba tersebut dilaksanakan di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Narita sebagai bagian dari inisiatif inovasi bandara. Layanan ini dirancang untuk mengatasi masalah umum wisatawan, yakni koper yang tidak lagi muat akibat pakaian dan oleh-oleh yang semakin bertambah menjelang kepulangan.
Foto ilustrasi before after penggunaan mesin kompresi baju (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)
Melalui layanan bernama Pocket Tips, penumpang dapat memasukkan pakaian ke dalam mesin khusus untuk dikompresi secara otomatis. Proses ini memakan waktu sekitar satu menit dan mampu memperkecil volume pakaian hingga seukuran telapak tangan, tergantung jenis dan ukurannya.
Setelah uji coba di Narita, SJOY Co., Ltd. akan melanjutkan demonstrasi layanan serupa di Bandara Haneda Terminal 3 pada 16–19 Januari 2026. Kegiatan ini terbuka untuk umum tanpa biaya dan tanpa perlu reservasi, dengan lokasi di lantai tiga area keberangkatan, di dekat konter check-in dan meja pengepakan.
Penumpang berbaris didepan mesin kompresi baju di bandara Haneda 2024 (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)
Penyelenggara menyebutkan, uji coba ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah wisatawan internasional serta kebutuhan akan solusi penghematan ruang bagasi. Di sisi lain, bandara juga menghadapi persoalan pembuangan koper dan pakaian secara ilegal yang semakin menjadi perhatian.
Berdasarkan uji coba sebelumnya di Bandara Haneda pada 2024, sebanyak 89 persen peserta menyatakan minat untuk menggunakan layanan ini di masa mendatang. Sementara itu, demonstrasi di Bandara Naha pada Desember 2025 menunjukkan 96 persen peserta merasakan efek kompresi, dengan mayoritas responden menyebut ruang koper mereka bertambah signifikan.
Foto baju yang telah di kompres di dalam mesin kompresi baju (Image source: PR TIMES / SJOY Co., Ltd.)
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, pengelola telah menambahkan panel sentuh multibahasa serta mempercepat waktu kompresi. Ke depan, mesin kompresi pakaian otomatis ini diharapkan dapat dikembangkan sebagai layanan tetap di bandara.
Sementara itu, Japan Airport Terminal Group menyatakan uji coba ini merupakan bagian dari inisiatif riset dan pengembangan terminal.0. Grup tersebut menargetkan penerapan layanan serupa di bandara-bandara lain di Jepang serta kemungkinan ekspansi ke hotel dan fasilitas publik di sekitar bandara.