Hidden Ice Festival Hokkaido
image

Festival es di Hokkaido (Image by: soranews24.com)

Sebuah dunia fantasi dari pahatan es muncul setiap tahun di kota Chitose, Hokkaido, dan berlangsung selama berminggu-minggu. Festival ini menghadirkan formasi es raksasa yang membuat pengunjung serasa memasuki negeri dongeng musim dingin.

Festival Salju Sapporo memang telah mendunia dengan patung-patung saljunya yang spektakuler. Namun, karena hanya berlangsung sekitar satu minggu, banyak wisatawan harus menyesuaikan jadwal dan berbagi ruang dengan pengunjung dari berbagai penjuru dunia.

image

Festival es di Hokkaido (Image by: soranews24.com)

Sebagai alternatif yang lebih tenang, Hokkaido memiliki festival seni musim dingin luar ruangan lain yang digelar hampir selama satu bulan penuh. Festival Es Danau Chitose–Shikotsu diadakan setiap tahun di Taman Nasional Shikotsu-Toya, kota Chitose, dan biasanya dimulai pada akhir Januari.

Persiapan festival ini dimulai sejak November, ketika kerangka kayu untuk menara dan dinding dibangun. Saat suhu musim dingin semakin dingin, air disemprotkan ke kerangka tersebut hingga membeku dan membentuk lapisan es yang terus membesar. Pada pertengahan Januari, para pengrajin mulai memahat es dengan kapak dan gergaji mesin hingga tercipta bentuk artistik yang organik.

image

Festival es di Hokkaido (Image by: soranews24.com)

Pada siang hari, es memancarkan warna biru kristal yang jernih. Setelah matahari terbenam, area festival diterangi lampu warna-warni yang menciptakan suasana meriah dan magis. Tahun ini, festival dibuka dari pukul 10 pagi hingga 8 malam dengan tiket masuk 1.000 yen, sementara hotel Kyukamura Shikotsu menawarkan akses malam hari khusus untuk suasana yang lebih tenang.

Festival Es Danau Chitose–Shikotsu tahun ini berlangsung dari 1 Januari hingga 23 Februari dan memasuki tahun ke-48 penyelenggaraannya. Selain itu, festival ini juga menghadirkan acara baru berupa cosplay Hyou-Cos pada 30 Januari. Lokasinya dapat dicapai sekitar satu jam dengan bus dari Stasiun Chitose atau Bandara Chitose Baru melalui layanan bus khusus bernama Blue Liner.