Guncangan kuat dirasakan di wilayah sekitar pusat gempa, khususnya di Prefektur Tottori dan Shimane. Di Kota Sakaiminato (Tottori) serta Kota Matsue (Shimane), intensitas gempa tercatat mencapai skala 5 ke atas pada skala intensitas Jepang 0 hingga 7, menandai tingkat guncangan yang berpotensi menimbulkan kerusakan.
Sekitar sepuluh menit setelah gempa pertama, gempa susulan bermagnitudo 5,1 kembali melanda area yang sama. Di Kota Yasugi, Shimane, intensitas guncangan tercatat berada di bawah skala 5. Meski lebih kecil, gempa susulan tersebut tetap dirasakan oleh warga dan menambah kekhawatiran akan kemungkinan gempa lanjutan.
Sejumlah kerusakan dilaporkan terjadi di Tottori dan prefektur sekitarnya. Pejabat di Prefektur Shimane menyatakan beberapa warga mengalami luka-luka, sementara petugas pemadam kebakaran di Kota Fukuyama, Prefektur Hiroshima, melaporkan dua orang mengalami luka ringan akibat gempa.
Pasca-gempa, warga di Kota Yonago, Tottori, terlihat keluar dari rumah dan berkumpul di luar bangunan. Mereka saling menghubungi tetangga serta mencari informasi terbaru terkait kondisi gempa dan keselamatan lingkungan sekitar.
Badan Meteorologi Jepang juga mencatat adanya “gerakan tanah periode panjang” di wilayah terdampak, yang dapat menyebabkan gedung-gedung tinggi bergoyang kuat, terutama di lantai atas. Warga diminta tetap waspada terhadap gempa susulan dengan intensitas tinggi selama sekitar satu minggu ke depan, terutama dalam dua hingga tiga hari pertama, serta mewaspadai risiko longsor akibat hujan.