Foto para pekerja teknik asal Vietnam (Image by: KyodoNews)
Di berbagai wilayah Jepang, pekerja asing kini menjadi penopang utama industri lokal, mulai dari pabrik pengolahan makanan, perikanan, hingga bengkel kecil di daerah. Di tengah menurunnya populasi usia kerja dan penuaan masyarakat, ketergantungan terhadap tenaga kerja asing semakin sulit dihindari.
Namun, posisi Jepang sebagai tujuan kerja mulai menghadapi tantangan. Kenaikan upah dan pertumbuhan ekonomi di negara-negara Asia tetangga membuat pilihan bekerja di luar negeri menjadi lebih beragam. Sejumlah pelaku usaha khawatir Jepang tak lagi cukup kompetitif, baik dari sisi pendapatan maupun kondisi kerja.
Foto peserta magang teknik asal vietnam (Image by: KyodoNews)
Gambaran tersebut terlihat di Choshi, kota pelabuhan perikanan besar di Prefektur Chiba. Sebuah pabrik pengalengan ikan yang telah lama beroperasi di kawasan ini bergantung pada pekerja asing untuk menjaga produksi tetap berjalan, dengan peserta magang teknik asal Vietnam mengisi peran penting di lini produksi.
Salah satu pekerja adalah Ho Thi Thuy Nhung, 38 tahun, yang datang ke Jepang demi memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Ia menjalani berbagai tugas di jalur perakitan yang membutuhkan ketelitian tinggi, sambil menanggung konsekuensi emosional karena harus meninggalkan anak dan suaminya di Vietnam.
Foto seorang peserta magang teknik asal vietnam (Image by: KyodoNews)
Perusahaan tempat Nhung bekerja, Tawara Canning Co., mulai merekrut pekerja asing seiring menua dan berkurangnya tenaga kerja lokal. Perusahaan menyediakan asrama di dekat pabrik, memasang panduan kerja multibahasa, serta mendorong interaksi dengan masyarakat setempat untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif.
Meski upaya tersebut membantu mempertahankan pekerja asing, kekhawatiran jangka panjang tetap ada. Pelaku usaha menilai Jepang perlu lebih serius memperbaiki sistem penerimaan dan perlindungan tenaga kerja asing. Tanpa perubahan tersebut, Jepang berisiko kehilangan sumber daya manusia yang selama ini menopang industri regionalnya.