Kecelakaan Beruntun Tol Kan-etsu

image

Tragedi Tol Kan-etsu (Image by: Google)

Pekerjaan pembersihan dan pemulihan terus dilakukan sepanjang malam untuk membuka kembali sebagian ruas Jalan Tol Kan-etsu di Jepang setelah kecelakaan beruntun besar yang melibatkan lebih dari 60 kendaraan. Insiden tragis ini terjadi pada Jumat malam (26/12/2025) dan menyebabkan korban jiwa serta puluhan orang terluka. Otoritas setempat memprioritaskan pembukaan jalur vital tersebut karena jalan tol ini merupakan salah satu penghubung utama antara wilayah pedesaan dan Tokyo.

Menurut pihak kepolisian, kecelakaan beruntun terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat di Kota Minakami, Prefektur Gunma. Peristiwa ini bermula dari tabrakan antara dua truk, yang kemudian memicu rangkaian tabrakan beruntun di antara kendaraan-kendaraan yang berada di belakangnya. Kondisi jalan yang licin akibat lapisan es diduga membuat pengemudi sulit mengendalikan kendaraan mereka.

Sebanyak 67 kendaraan dilaporkan terlibat dalam kecelakaan tersebut, dengan 20 kendaraan di antaranya terbakar akibat benturan keras. Seorang perempuan berusia 77 tahun meninggal dunia di dalam mobil penumpang. Selain itu, satu jenazah ditemukan di dalam sebuah truk yang terbakar, namun pihak berwenang belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin korban tersebut.

Selain korban meninggal, tercatat sedikitnya 26 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini. Beberapa korban dilaporkan mengalami cedera serius dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Tim medis dan petugas darurat bekerja dalam kondisi sulit mengingat suhu dingin dan situasi jalan yang berbahaya.

Para pekerja menggunakan truk derek, alat berat, serta peralatan pemadam kebakaran untuk mengevakuasi kendaraan yang rusak dan membersihkan puing-puing di lokasi kejadian. Jalur menuju Tokyo berhasil dibuka lebih dahulu, sementara jalur dari arah Tokyo kembali dibuka pada Minggu (28/12/2025) pukul 13.00 waktu setempat. Upaya pembersihan juga berhasil memperpendek ruas yang sempat ditutup menuju Kota Nagaoka di Prefektur Niigata. Polisi terus menyelidiki insiden ini dan mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi jalan yang berpotensi membeku.