Malam Natal Libur untuk Karyawan (Image by SoraNews24)
Marugame Family Night diperuntukkan bagi keluarga para karyawan Marugame, bukan pelanggan. Jaringan restoran mi Jepang Marugame Seimen, atau Marugame Udon, mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan Marugame Family Night pada akhir bulan ini. Dari namanya, banyak orang mungkin mengira ini adalah promosi khusus untuk keluarga pelanggan, seperti layanan makan anak gratis atau diskon untuk rombongan. Namun, tujuan acara ini justru berbeda dari dugaan tersebut.
Alih-alih menarik pelanggan, Marugame Family Night ditujukan untuk memberikan waktu libur kepada para karyawan agar dapat menghabiskan malam bersama keluarga dan orang terkasih. Karena itu, tidak akan ada pelanggan yang makan di restoran pada malam tersebut. Malam Keluarga Marugame ini bertepatan dengan Malam Natal, yaitu 24 Desember. Pada hari itu, cabang Marugame tetap buka untuk makan siang seperti biasa, namun tutup lebih awal pada pukul 15.30.
Meskipun Malam Natal telah lama dikenal sebagai malam kencan di Jepang, kebiasaan merayakan Natal bersama keluarga dan teman semakin populer. Marugame menilai bahwa karyawannya akan lebih bahagia menghabiskan waktu dengan bertukar hadiah, menikmati kue Natal, atau sekadar bersantai, daripada bekerja melayani pelanggan. Langkah ini juga merupakan bagian dari program Happiness Capital Management yang diperkenalkan oleh perusahaan induk Marugame, Toridoll Holdings, untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional para karyawan.
鴨ねぎうどん (Image by SoraNews24)
Beberapa komentar warganet yang sinis menyebut bahwa banyak cabang Marugame memang tidak terlalu ramai pada Malam Natal, karena masyarakat Jepang cenderung memilih hidangan Barat atau ayam goreng pada tanggal 24 Desember. Dengan demikian, keputusan ini juga menguntungkan perusahaan dalam hal pengurangan limbah makanan dan penghematan biaya operasional. Meski begitu, karyawan tetap mendapatkan manfaat berupa libur malam itu, terlepas dari keuntungan bisnis yang mungkin didapat perusahaan.
Selain itu, seorang komentator bercanda bahwa ia merasa rencananya untuk makan udon sendirian pada Malam Natal menjadi kacau karena Marugame tutup lebih awal. Namun, pihak restoran menyebutkan bahwa beberapa cabang mungkin tetap buka, sehingga ia masih bisa mencari cabang lain jika ingin tetap menjalankan rencana tersebut. Bagi kebanyakan orang, mereka harus mencari tempat makan lain selain Marugame pada malam itu.