Image by JapanToday.com
Prefektur Hiroshima terletak di Jepang bagian barat, di antara Pegunungan Chugoku di utara dan Laut Pedalaman Seto di selatan. Meskipun geografinya membuat Hiroshima tampak seperti destinasi yang sulit dijangkau, kota ini mudah diakses melalui jaringan shinkansen (kereta peluru), yang memungkinkan perjalanan cepat dari Kyushu atau Kanto. Bandara Hiroshima juga melayani penerbangan domestik dengan frekuensi tinggi. Meskipun Hiroshima sering dikaitkan dengan kehancuran akibat bom atom, kota dan prefektur ini menawarkan lebih dari sekadar kenangan kelam masa perang. Dari kehidupan Edo di Takehara dengan arsitektur yang dipugar dengan cermat, hingga pabrik nihonshu (anggur beras Jepang) terkenal di Saijo, Hiroshima memiliki berbagai lanskap sejarah, budaya, dan kuliner yang menarik.
Image by JapanToday.com
Sejarah dan Budaya Hiroshima memiliki sejarah yang kaya, dari periode Edo hingga abad ke-20, yang layak untuk dieksplorasi. "Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima" Pada 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di pusat perdagangan dan politik Hiroshima, menewaskan lebih dari 80.000 orang seketika. Hingga akhir tahun, lebih dari 140.000 orang tewas akibat ledakan tersebut. Sebagai penghormatan kepada korban, kota ini membangun Taman Peringatan Perdamaian yang mencakup berbagai monumen. Salah satunya adalah "Kubah Bom Atom", satu-satunya bangunan yang selamat dari pengeboman dan sekarang menjadi simbol kehancuran. Tugu Peringatan Korban Bom Atom memuat nama-nama korban, dan Museum Peringatan Perdamaian menyediakan wawasan lebih dalam tentang peristiwa tersebut. Kota Takehara Terletak di bagian selatan Prefektur Hiroshima, Takehara dikenal sebagai "Kyoto Kecil" berkat bangunan-bangunan yang terawat baik dari periode Edo dan Meiji. Jalan Honmachi-Dori yang sepanjang setengah kilometer dipenuhi dengan bangunan bersejarah, termasuk Kediaman Yoshii, yang dibangun pada akhir abad ke-17 oleh seorang pedagang ternama. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah lokal, kunjungi Museum Sejarah dan Cerita Rakyat Kota Takehara.
Image by JapanToday.com
TEMPAT WISATA ALAM
Image by JapanToday.com
Itsukushima (Miyajima) Miyajima, yang terletak di Teluk Hiroshima, terkenal dengan "Kuil Itsukushima", yang sudah ada sejak abad ke-6 dan terkenal dengan gerbang torii besar yang tampak mengapung saat air pasang. Selain kuil, pulau ini menawarkan Taman Momijidani yang indah di musim gugur, Gunung Misen dengan pemandangan yang menakjubkan, serta lebih dari 1.000 rusa liar yang menghuni pulau. Okunoshima dikenal sebagai "Pulau Kelinci," Okunoshima terletak di Laut Pedalaman Seto, dan dapat dicapai melalui feri dari Tadanoumi. Pulau ini terkenal dengan populasi kelinci liar yang ramah. Namun, Okunoshima juga memiliki sejarah gelap sebagai tempat produksi senjata kimia pada Perang Dunia II. Museum Gas Racun memberikan wawasan lebih dalam tentang sejarah kelam pulau ini.
Image by JapanToday.com
KULINER LOKAL
Image by JapanToday.com
Okonomiyaki ala Hiroshima, Okonomiyaki adalah hidangan khas yang populer di banyak bagian Jepang, namun di Hiroshima, cara pembuatannya sedikit berbeda. Di sini, bahan-bahannya disusun secara terpisah, dimulai dengan lapisan tepung, dan di atasnya ditambahkan bahan seperti daging, sayuran, dan mi yakisoba. Hiroshima memiliki sejumlah toko okonomiyaki per kapita tertinggi di Jepang, menjadikannya hidangan yang wajib dicoba.
Image by JapanToday.com
Nihonshu (Sake) di Saijo, sebuah daerah di Hiroshima, dikenal sebagai salah satu ibu kota sake Jepang, dengan sejarah produksi nihonshu yang dimulai sejak abad ke-17. Saijo memiliki pabrik-pabrik sake yang terbuka untuk umum setiap bulan, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat proses pembuatan dan mencicipi sake lokal. Setiap bulan Oktober, festival nihonshu di Saijo menarik ribuan pengunjung.
REKOMENDASI DESTINASI LAINNYA DI HIROSHIMA
Image by JapanToday.com
1. Taman Nasional Lereng Bukit Bihoku: Menawarkan pemandangan bunga musim semi yang menakjubkan dan iluminasi liburan pada bulan November dan Desember.
2. Tiram Hiroshima: Prefektur ini menghasilkan sekitar 60-70% tiram Jepang, dan menjadi tempat yang sempurna untuk menikmati hidangan laut.
3. Shobara: Kota kecil di timur laut Hiroshima yang merupakan basis yang ideal untuk mendaki Pegunungan Chugoku, menawarkan liburan tenang jauh dari keramaian.