Ini Alasan Nihonjin Tidak Bau Ketiak

Mayoritas orang asal Asia Timur, seperti Korea dan Jepang, jarang mengalami masalah bau ketiak. Studi ilmiah mengungkap bahwa hal ini disebabkan oleh adanya mutasi gen ABCC11 yang umum ditemukan pada populasi Asia Timur. Mutasi ini menyebabkan ketiak orang-orang tersebut tidak menghasilkan bau yang sama seperti pada orang lain saat berkeringat atau terpapar panas. Dr. Madalyn Nguyen, seorang dokter kulit di Oregon, menjelaskan bahwa bau badan biasanya berkaitan dengan aktivitas kelenjar keringat apokrin, yang banyak ditemukan di area ketiak dan selangkangan.

Pada individu tanpa mutasi gen ABCC11, protein yang diproduksi oleh kelenjar apokrin berperan dalam mengangkut senyawa lemak atau lipid ke dalam keringat. Bakteri kulit kemudian memecah lipid tersebut, menghasilkan bau badan yang khas. Namun, pada orang dengan mutasi gen ABCC11, protein ini tidak berfungsi dengan cara yang sama, sehingga mereka cenderung memiliki bau badan yang jauh lebih ringan atau bahkan tidak berbau sama sekali.

Meski mutasi ini dominan pada orang Asia Timur, beberapa orang dari Eropa dan Afrika, sekitar 3 persen dari populasi, juga memiliki mutasi ini. Di antara orang Asia Timur, orang Korea menunjukkan prevalensi mutasi tertinggi, diikuti oleh orang China dan Vietnam.

Meskipun demikian, Dr. Nguyen menekankan bahwa memiliki mutasi gen ini bukan berarti kebersihan bisa diabaikan. Orang Korea dan Asia Timur lainnya masih perlu menjaga kebersihan tubuh, seperti mandi, karena kelenjar apokrin tetap aktif, terutama saat tubuh mengalami stres, yang memicu pelepasan senyawa katekolamin.

Studi tahun 2010 menyebut bahwa alasan mengapa mutasi ini banyak ditemukan pada orang Asia Timur mungkin terkait dengan tradisi kebersihan dan preferensi pasangan yang lebih menyukai individu dengan bau badan yang lebih sedikit, sehingga menciptakan populasi dengan gen tersebut lebih banyak. Ini merupakan contoh bagaimana manusia berevolusi berdasarkan lingkungan mereka, seperti yang juga terlihat pada orang-orang dari Skandinavia yang lebih cerah dibandingkan mereka yang tinggal di dekat garis khatulistiwa karena kebutuhan akan lebih banyak melanin untuk melindungi kulit dari sinar matahari.


kenapa orang timur tengah seperti jepang jarang bau ketiak?
Image by Odua Images