Unagi picu 140 Orang Keracunan dan 1 Orang Meninggal
140 Orang Keracunan Akibat Santap Unagi, 1 Orang Meninggal
hq720

Yokohama - Hidangan populer yang banyak disantap saat musim panas di Jepang, Belut Bakar atau Unagi picu ratusan orang keracunan di sebuah departement store. Ada 140 orang jatuh sakit dan satu orang meninggal.

Shinji Kaneko, pemilik toko Keikyu meminta maaf. Toko yang berjarak satu jam dari Tokyo tersebut menyediakan unagi pekan lalu yang menyebabkan banyak orang muntah dan diare sepulang dari menyantap makanan tersebut. "Salah satu pelanggan wanita, berusia 90 tahun meninggal," Kata Shinji kepada wartawan.

images (3)

Produk-produk tersebut termasuk belut yang dimasak dengan gaya tradisional kabayaki yakni ditusuk, dipanggang, dan disira, dengan campuran kecap asin serta anggur beras mirin yang manis dan lengket.

Dikonsumsi di seluruh dunia, unagi sangat populer di Asia, dan sisa-sisa yang ditemukan di makam-makam Jepang menunjukkan bahwa belut telah dimakan di kepulauan tersebut selama ribuan tahun.

"Penyelidikan oleh petugas kesehatan mendeteksi jenis bakteri yang disebut staphylococcus aureus dalam produk tersebut," kata Keikyu Departement Store.

014684300_1686458732-Snapinsta.app_351181014_229474853173718_1901341508516728849_n_1080

"kami menanggapi kejadian ini dengan sangat serius dan sangat menyesal. Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan penyelidikan oleh otoritas kesehatan masyarakat," kata Kaneko.

Restoran Isesada yang berbasis di Tokyo, yang mengoperasikan stan di dalam Keikyu Departement Store, bertanggung jawab untuk memasak dan menjual langsung produk belut tersebut. 

khasiat_ikan_unagi_(1)_1685092755