BOJ Fokuskan Keputusan Terkait Kenaikan Suku Bunga

BOJ Fokuskan Keputusan Terkait Kenaikan Suku Bunga
BOJ

Bank of Japan (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa (30/07/2024). Fokus pertemuan itu adalah untuk menentukan keputusan apakah suku bunga acuan akan dinaikkan atau tidak.

Beberapa dari pejabat memperkirakan akan terjadi tekanan inflasi lebih lanjut menyusul kenaikan harga konsumen yang terus berlangsung. Yen tetap lemah terhadap Dollar, sehingga menyebabkan impor menjadi lebih mahal.

Upah tidak naik, upah yang disesuaikan dengan inflasi telah menurun selama 26 bulan berturut-turut, yang mendorong konsumen untuk mengencangkan ikat pinggang.

BOJ secara efektif menaikkan suku bunga jangka pendek untuk pertama kalinya dalam 17 tahun Maret lalu yang mengakhiri kebijakan suku bunga negatifnya. Kenaikan lebih lanjut dapat meningkatkan biaya pembayaran hipotek dan pinjaman perusahaan serta memperkuat nilai Yen.

Fokus lain dalam pertemuan ini adalah program pembelian obligasi bank sentral. BOJ membeli Obligasi Pemerintah Jepang sekitar 6 Trilliun Yen atau hampir 39 Milliar Dollar, setiap bulan sebagai bagian dari kebijakan pelonggaran moneter besar-besaran.

Namun pada Juni, BOJ memuruskan untuk memangkas jumlah tersebut dalam satu hingga dua tahun kedepan. Pihaknya berjanji akan menyampaikan rincian rencananya dalam rapat saat ini.