Dollar AS Anjlok Tajam ke 157 Yen
Dollar AS anjlok ke kisaran 157 Yen Setelah Rilis Data CPI AS

Nilai tukar dollar AS turun tajam terhadap yen pada Kamis di New York, Amerika Serikat. Dollar sempat turun ke angka 157 yen untuk pertama kalinya setelah pertengahan Juni. Hal ini terjadi setelah IHK (Indeks harga Konsumen) AS yang lebih rendah dari perkiraan memicu pemangaksan suku bunga awal oleh Federal Reserve.

Namun, setelah anjlok ke angka 157 di pagi hari, Dolar segera menguat kembali ke angka 158,93 pada pukul 5 Sore waktu New York, dibandingkan dengan 161,64 yen pada Kamis sore waktu Tokyo.

Secara tak terduga CPI turun pada bulan Juni, dengan penurunan 0,1% dari bulan Mei dan peningkatan 3% dari tahun sebelumnya. Laporan inflasi ringan menyebabkan penurunan suku bunga jangka panjang AS, dengan dollar jatuh ke level terendah tiga minggu terhadap yen karena prospek penyempitan perbedaan suku bunga.

Yen terdepresiasi ke level terendah karena adanya kesenjangan suku bunga yang terus melebar antara Amerika Serikat dengan Jepang. Kenaikan saham baru-baru ini juga telah mendrong para pedagang untuk menjual mata uang Jepang yang dipandang sebagai aset aman.


upah pekerja paruh waktu kini lebih tinggi daripada upah karyawan tetap