Jelajahi Istana Kekaisaran Kyoto

Menelusuri Istana Kekaisaran Kyoto

"Gosho" dalam bahasa Jepang mengacu pada Istana kekaisaran, awalnya hanyalah penambahan dari kata "Go", sebuah awalan kehormatan pada kata "Sho" yang berarti tempat. kemudian kata tersebut digunakan sebagai istilah hormat untuk merujuk pada lokasi seseorang.

Karena orang yang harus dihormati secara bertahap terbatas pada orang-orang berpangkat tinggi, Gosho kemudian merujuk pada kediaman Kaisar. Di Kyoto ada tiga Gosho : Istana Kekaisaran Kyoto, Istana Kekaisaran Kyoto Sento, dan Istana Kekaisaran Kyoto Omiya.

Selama lebih dari 1.000 tahun hingga Restorasi Meiji pada tahun 1868, Istana Kekaisaran Kyoto adalah kediaman Kaisar. Tak satupun dari bangunan tersebut kini berpenghuni setelah keluarga kekaisaran pindah ke Tokyo.

Kediaman Kaisar di Tokyo saat ini disebut Gosho. Namun sering disebut Kokyo daripada Gosho. Kokyo mencakup wilayah yang lebih luas dari Gosho dan mencakup Kyuden, tempat diadakannya berbagai acara atau urusan pemerintahan. Istana Kekaisaran menempati lokasi bekas Kastil Edo, yang merupakan rumah Shogun Tokugawa hingga Restorasi Meiji.

Tahun  794, Ibukota dipindahkan ke Heiankyo (sekarang Kyoto), istilah "Dairi" sering digunakan sebagai pengganti Gosho yang berarti Kediaman Kaisar. Dairi didirikan ditengah bagian utara Heiankyo, dekat Shimodachiuridori-tsuchiyamachi (Sekarang Distrik Kamigyo, Kyoto).

Istana ini terbakar dan dibangun kembali sebanyak 14 kali sebelum ditinggalkan pada 1227, ketika terbakar di tengah pengerjaan rekonstruksi. Ketika Dairi sedang dibangun kembali Kaisar tinggal di kediaman Klan Fujiwara di Tsuchimikado Higashinotoin-dono, yang kemudian istana ini dihancurkan dan dibangun kembali setiap kali orang-orang berkuasa pada saat itu, termasuk Oda Nobunaga dan Toyotomi Hideyoshi.

Gaya arsitektur berubah setiap kali dibangun kembali, namun bangunan utama dipugar dengan gaya Heian (794-akhir abad 12) atas perintah Keshogunan Edo setelah Kebakaran Besar Tenmei yang membuat Kyoto menjadi abu, pada tahun 1788. Istana Kekaisaran Kyoto terbakar lagi pada tahun 1854. Istana ini dibangun kembali pada tahun berikutnya dengan gaya periode Heian dan bangunan ini masih digunakan sampai sekarang.