Jepang gencar meningkatkan daya tariknya untuk merekrut talenta asing sebanyak 820.000 pekerja dalam lima tahun kedepan sebagai upaya menghadapi kekurangan tenaga kerja. Pemerintah menyampaikan proposal untuk memperluas program Pekerja berketerampilan khusus yang dimulai pada tahun fiskal 2024.
Batasan 820.000 ini diprediksi dapat mengatasi kekurangan tenaga kerja di Jepang di berbagai industri pada tahun-tahun mendatang, mulai dari konstruksi dan manufaktur hingga pertanian dan perawatan.
Sekitar 2 juta orang asing bekerja di Jepang pada bulan Oktober, menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan. Jepang perlu meningkatkan jumlah ini menjadi 6,74 juta untuk mencapai tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata sebesar 1,24% pada tahun 2040, menurut perhitungan lembaga think tank yang didukung negara.
Jumlah terbesar pekerja terampil tertentu berasal dari Vietnam. Negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Indonesia dan Filipina juga memiliki peringkat yang tinggi.
Upaya untuk menaikkan gaji dan dukungan bagi pekerja luar negeri untuk membantu menyesuaikan diri dengan kehidupan di Jepang dianggap sebagai prioritas. Mengingat perbedaan budaya, penting bagi masyarakat lokal dan pengusaha untuk memberikan dukungan komprehensif kepada pekerja dalam mengatasi konflik di tempat kerja dan belajar bahasa Jepang.
Referensi : Asia Nikkei
Credit Image : Tokugi