Dunia Sihir Harajuku

image

Tokyo Bertema Harry Potter di Tokyo (Images by SoraNews24)

Dunia Sihir Hadir di Distrik Mode Harajuku

Omotesando, jalan utama di kawasan Harajuku yang dikenal sebagai pusat mode trendi di Tokyo, kini menghadirkan kejutan istimewa bagi para penggemar dunia sihir. Di antara deretan butik mewah dan label fesyen ternama dunia, telah hadir sebuah destinasi magis: Harry Potter Shop Harajuku. Toko resmi yang baru dibuka ini bukan sekadar toko biasa, melainkan sebuah pengalaman menyeluruh yang membawa pengunjung seakan-akan masuk ke dalam dunia sihir ciptaan J.K. Rowling.

image

Patung Buckbeak (Images by SoraNews24)

image

Detail Patung Buckbeak (Images by SoraNews24)

image

Ada juga Pickett "BowTruckle" (Images by SoraNews24)

image

Para burung hantu pun hadir (Images by SoraNews24)

Memasuki toko, pengunjung langsung disambut oleh patung Buckbeak sang Hippogriff dalam ukuran asli di area bertema Hutan Terlarang. Patung ini dibuat oleh seniman efek visual yang terlibat dalam pembuatan film Harry Potter, sehingga detail bulu dan ekspresinya tampak sangat hidup dan akurat. Tak heran jika banyak pengunjung terdorong untuk membungkuk hormat kepadanya, sebagaimana yang diajarkan dalam kisah aslinya. Selain Buckbeak, makhluk ajaib lain seperti Pickett si Bowtruckle dan burung hantu yang bertengger atau beterbangan di langit-langit turut memperkuat suasana dunia sihir.

image

Pernak pernik Harry Potter (Images by SoraNews24)

image

Awasi dompetmu "Potterhead" (Images by SoraNews24)

Pengalaman ajaib tak berhenti di sana. Toko ini juga menjual berbagai barang dagangan bertema Harry Potter yang memikat, mulai dari kaus, topi, cangkir, hingga jubah dari keempat asrama Hogwarts yang dapat ditemukan di sudut House Pride. Tersedia pula koleksi eksklusif bertema Harajuku yang dirancang dengan warna-warna unik dan lebih modern, serta dihiasi kanji "Harajuku" (原宿), menjadikannya cenderamata khas yang sangat cocok dibawa pulang.

image

Permen Dari Dunia Harry potter (Image by SoraNews24)

Salah satu daya tarik utama lainnya adalah Honeydukes versi Harajuku. Di sini, pengunjung bisa menemukan permen-permen khas dunia Harry Potter yang telah diadaptasi ke dalam bentuk nyata, termasuk varian rasa khas Jepang seperti matcha. Tak ketinggalan, berbagai tongkat sihir dipajang rapi, mulai dari replika karakter terkenal hingga desain orisinal. Dengan bantuan staf ahli, pengunjung bisa menemukan tongkat sihir yang paling cocok bagi mereka, lengkap dengan pengalaman memilih tongkat layaknya di Ollivanders.

image

Toko "Tongkat Sihir" (Image by SoraNews24)

image

Pilih Tongkat Favoritmu (Image by SoraNews24)

image

Jangan lupa, ganti kostum dulu (Image by SoraNews24)

Untuk menambah kesan mendalam, toko ini juga menyediakan ruang ganti jubah Hogwarts dengan opsi sulaman nama khusus. Suasana yang tercipta membuat bagian toko ini seolah membawa pengunjung langsung ke Diagon Alley, tempat para penyihir berbelanja perlengkapan sekolah sihir mereka. Kombinasi desain interior, atmosfer, dan perhatian terhadap detail menjadikan toko ini lebih dari sekadar tempat belanja, ia adalah petualangan tematik yang memikat.

image

Haus? Tenang, ada Butterbeer (Image by SoraNews24)

image

Dijamin nyegerin banget (Image by SoraNews24)

image

Cobain Es krimnya juga ya (Image by SoraNews24)

Sebagai pelengkap sempurna, Butterbeer Bar hadir sebagai kafe pertama di Jepang di luar taman hiburan dan museum resmi yang menyajikan minuman ikonik ini. Dengan harga 800 yen, pengunjung bisa menikmati butterbeer berkarbonasi dingin bercita rasa butterscotch dan krim, atau mencicipi es krim butterbeer karamel asin seharga 600 yen. Menu gurih seperti Buckbeak Bun berisi saus pizza keju (800 yen) dan kue icing bertema sihir (3 buah seharga 2.000 yen) juga tersedia. Harry Potter Shop Harajuku resmi dibuka untuk umum pada 14 Agustus, dan sejak saat itu, distrik mode Harajuku pun berubah menjadi surga bagi para penyihir dan Muggle sekaligus.

 

Wajah Masyarakat Jepang Berubah

image

Kota Metropolitan Jepang (Image by Google)

Wajah masyarakat Jepang tengah mengalami perubahan yang signifikan. Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang baru-baru ini merilis hasil survei demografi tahunan yang menunjukkan tren penurunan populasi penduduk Jepang secara konsisten. Per 1 Januari tahun ini, populasi Jepang tercatat sebanyak 120.653.227 jiwa, mengalami penurunan sebesar 908.000 jiwa atau sekitar 0,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini merupakan yang terbesar sejak survei ini pertama kali dilakukan pada tahun 1968, dengan 46 dari 47 prefektur mengalami penyusutan penduduk — Tokyo menjadi satu-satunya pengecualian yang mencatatkan pertumbuhan. Survei yang menggunakan data dari Daftar Penduduk Dasar ini menunjukkan bahwa populasi Jepang telah menurun selama 16 tahun berturut-turut. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh jumlah kematian yang mencapai rekor tertinggi sekitar 1,59 juta jiwa, sementara jumlah kelahiran berada pada titik terendah sepanjang sejarah, yaitu sekitar 680.000 jiwa. Jika tren ini terus berlanjut, populasi Jepang diperkirakan akan turun di bawah angka 120 juta jiwa pada tahun 2026. Fenomena ini menjadi sinyal peringatan serius akan tantangan demografi yang dihadapi Jepang di masa mendatang.

image

Prefektur Akita (Image by Google)

 

Secara geografis, hanya Tokyo yang mengalami peningkatan jumlah penduduk Jepang sebesar 0,13 persen, sementara prefektur seperti Akita mencatat penurunan tajam hingga 1,91 persen. Sebaliknya, jumlah warga negara asing di Jepang menunjukkan tren sebaliknya, yakni meningkat sekitar 354.000 jiwa atau 10,65 persen, sehingga total menjadi 3.677.463 jiwa — angka tertinggi sejak survei dimulai pada 2013. Peningkatan ini tercatat terjadi secara merata di seluruh prefektur selama tiga tahun berturut-turut, menunjukkan peran penting penduduk asing dalam mengimbangi penurunan populasi domestik. Warga negara asing kini menyumbang sekitar 2,96 persen dari total populasi Jepang, meningkat dari 2,66 persen pada tahun sebelumnya. Di antara warga asing, tercatat 22.738 kelahiran dan 9.073 kematian — keduanya merupakan angka tertinggi yang pernah dicatat. Menariknya, penduduk asing tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar, tetapi juga mulai tersebar ke wilayah pedesaan. Sekitar 94 persen tinggal di kota dan kelurahan, sedangkan 6 persen lainnya menetap di kota kecil atau desa, mencerminkan adanya penyebaran ke komunitas yang lebih kecil dan mungkin mengalami kekurangan penduduk.

image

Desa Akaiwa (Image by Google)

 

Tokyo tetap menjadi wilayah dengan konsentrasi warga asing tertinggi, yaitu sebanyak 721.223 jiwa atau 5,15 persen dari total populasi kota tersebut, disusul oleh Osaka dan Yokohama. Namun, beberapa kota kecil menunjukkan rasio penduduk asing yang jauh lebih tinggi dari rata-rata nasional. Salah satu contohnya adalah Oizumi-machi di Prefektur Gunma, di mana sekitar 20 persen dari 42.000 penduduknya adalah warga asing. Wilayah lain yang mengalami peningkatan signifikan antara lain Hokkaido, dengan pertumbuhan 19,37 persen, dan Desa Akaiwa di Prefektur Gunma dengan kenaikan 10,86 persen. Mayoritas warga negara asing yang tinggal di Jepang berada dalam usia produktif. Data menunjukkan bahwa 85,77 persen dari penduduk asing berusia 15–64 tahun, dibandingkan dengan hanya 59,04 persen pada penduduk Jepang. Sementara itu, hanya 6,08 persen warga asing yang berusia 65 tahun ke atas, jauh di bawah proporsi 29,58 persen pada populasi Jepang. Hal ini menunjukkan bahwa populasi asing cenderung lebih muda dan lebih siap memasuki pasar kerja. Saat ini, Jepang memiliki lebih dari 2,3 juta pekerja asing — meningkat 12,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya — dan diperkirakan akan membutuhkan hingga 7 juta pekerja asing pada tahun 2040. Dengan demikian, kehadiran warga asing menjadi semakin penting, tidak hanya untuk menjaga stabilitas pasar tenaga kerja, tetapi juga untuk mempertahankan vitalitas komunitas lokal di seluruh Jepang.

 

Ancaman Longsor Di Pesisir Jepang

image

Image by NHK News

Pengaruh front stasioner menyebabkan hujan deras mengguyur wilayah pesisir Laut Jepang, mulai dari Kyushu hingga Tohoku. Hujan intens diperkirakan akan terus berlanjut hingga 12 Agustus, dengan potensi hujan sangat lebat disertai badai petir di beberapa wilayah. Tanah yang sudah gembur, khususnya di Kyushu dan Hokuriku, meningkatkan risiko tanah longsor meskipun hujan sempat melemah atau berhenti. Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), aktivitas frontal menjadi sangat aktif pada 11 Agustus, membentuk pita-pita hujan linear di Prefektur Kumamoto dan Nagasaki. Akibat kondisi ini, JMA mengeluarkan peringatan hujan lebat khusus untuk Kota Tamana dan Kota Nagasu. Di Kota Tamana tercatat curah hujan 404,5 mm dan di Kota Kumamoto 365,5 mm dalam 12 jam—keduanya merupakan rekor tertinggi sejak pencatatan dimulai.

image

Image by NHK News

 

Front hujan bergerak ke utara melintasi Laut Jepang, menyebabkan hujan lebat di Tsushima (Prefektur Nagasaki), wilayah Hokuriku, dan Tohoku. Awan hujan lokal juga terbentuk di Shikoku, dengan intensitas hujan 31 mm dalam satu jam tercatat di Kota Ozu, Prefektur Ehime, menjelang pukul 09.00 waktu setempat. Sejumlah prefektur seperti Fukuoka, Yamaguchi, Ishikawa, dan Niigata telah mengeluarkan peringatan longsor karena tingginya risiko pergerakan tanah. Beberapa sungai di Kumamoto, Yamaguchi, dan Ishikawa juga telah melampaui ambang batas bahaya banjir, memperparah kekhawatiran terhadap potensi bencana skala besar.

image

Image by NHK News

 

Front stasioner diperkirakan akan tetap berada di sisi Laut Jepang, dari Jepang barat hingga wilayah Tohoku, setidaknya hingga 13 Agustus. Ketidakstabilan atmosfer diperkirakan akan terus berlangsung, terutama di wilayah barat hingga utara Jepang, dengan potensi hujan sangat lebat, badai petir, serta hujan lebat terputus-putus. Dalam 24 jam hingga pagi 13 Agustus, curah hujan diperkirakan mencapai 100 mm di wilayah Hokuriku dan Gifu, serta 80 mm di Kyushu utara, San'in, Tohoku, Kanto-Koshin, dan Niigata. JMA terus mengimbau kewaspadaan terhadap tanah longsor, banjir, kenaikan air sungai, serta risiko tambahan seperti sambaran petir, tornado, hembusan angin kencang, dan hujan es.

 

Layanan Shinkansen Terganggu Hujan lebat

image

Image by: google.com

Hujan deras menyebabkan pembatalan layanan kereta peluru di Jepang barat dan barat daya pada Minggu, menurut JR West, dengan potensi gangguan berlanjut pada Senin. Layanan Sanyo Shinkansen antara Hiroshima dan Hakata dibatalkan sejak pukul 13.30, sementara perjalanan antara Shin-Osaka dan Hiroshima mengalami keterlambatan karena rangkaian kereta harus kembali dari Hiroshima atau Okayama ke Shin-Osaka.

JR West memperkirakan pembatalan dan keterlambatan sejak awal layanan Senin, seiring prakiraan hujan yang berlanjut. JR Central juga mengingatkan bahwa Tokaido Shinkansen antara Shin-Osaka dan Tokyo dapat mengalami gangguan, dengan sebagian jalur sempat dihentikan sekitar 25 menit pada Minggu pagi.

image

Image by: google.com

Gangguan ini terjadi di tengah musim liburan Obon, saat banyak warga bepergian untuk mengunjungi keluarga atau berlibur. Kondisi ini menambah dampak signifikan terhadap mobilitas masyarakat.

Badan Meteorologi Jepang menyatakan hujan deras melanda wilayah luas akibat kondisi atmosfer yang sangat tidak stabil, dipicu oleh front udara hangat dan lembap yang membentang dari Laut Kuning hingga timur Jepang. Front ini diperkirakan tetap berada di atas wilayah pesisir Laut Jepang dan timur laut Jepang hingga Selasa.

image

Image by: google.com

Di beberapa wilayah, terbentuk pita hujan linear (linear rainbands) yang dikenal dapat memicu curah hujan ekstrem. Fenomena ini terdeteksi di Prefektur Fukuoka dan Oita di Kyushu, serta di Prefektur Yamaguchi di Jepang barat.

Badan Meteorologi memperingatkan potensi tanah longsor dan banjir, terutama di Prefektur Yamaguchi dan seluruh wilayah Kyushu, dengan ancaman hujan lebat berlanjut hingga Senin pagi.

 

Festival Tanabata di Sendai

image

Image by: NHK News

Pada hari Rabu (06/08) festival Tanabata dibuka di Sendai. Acara ini merupakan salah satu festival musim panas paling populer di kawasan Tohoku dan memiliki sejarah panjang yang diyakini telah berlangsung selama 400 tahun.

Sekitar 1.400 pita warna-warni dan potongan kertas menghiasi lorong-lorong pusat perbelanjaan dan menciptakan suasana meriah yang menjadi ciri khas perayaan ini. Dekorasi ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan warga setempat yang datang untuk berfoto dan menikmati pemandangan.

image

Image by: google.com

Sebanyak 78.000 burung bangau kertas yang dibuat oleh anak-anak lokal juga turut memeriahkan festival. Setiap burung bangau membawa pesan-pesan harapan untuk pemulihan dari bencana gempa dan tsunami besar yang melanda Jepang pada 2011 lalu, menjadikan festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga simbol doa dan solidaritas.

Selain itu, mahasiswa pertukaran pelajar di Universitas Tohoku juga menampilkan dekorasi unik yang dibuat dengan mendaur ulang hiasan Tanabata tahun lalu. Karya mereka memuat bendera dari 99 negara dan wilayah asal para mahasiswa tersebut, merepresentasikan keberagaman dan persahabatan internasional.

image

Image by: google.com

Hadirnya wisatawan dan pembeli yang memenuhi jalanan, membuat suasana kota semakin hidup. Banyak dari mereka yang mengabadikan momen dengan berfoto di bawah hiasan yang menjuntai indah dari langit-langit lorong.

 

Dengan keindahan, nilai sejarah, dan pesan damai yang dibawanya, Festival Tanabata Sendai kembali membuktikan diri sebagai salah satu perayaan budaya yang tidak hanya memikat mata, tetapi juga menyentuh hati para pengunjungnya.

 

Kebakaran Warnai Festival Yokohama

image

Image by Google

Festival kembang api di Kota Yokohama, dekat Tokyo, berubah menjadi kekacauan pada Senin malam, 4 Agustus 2025, ketika kebakaran besar terjadi di salah satu tongkang peluncur kembang api di lepas pantai. Insiden ini mengejutkan ribuan penonton yang tengah menikmati pertunjukan tahunan di Distrik Minatomirai. Polisi menerima sejumlah panggilan darurat dari warga yang melaporkan bahwa tongkang yang digunakan untuk meluncurkan kembang api tiba-tiba terbakar saat pertunjukan berlangsung. Kebakaran terjadi di tengah acara yang seharusnya menjadi malam penuh cahaya dan hiburan.

image

Image by Google

 

Rekaman dari kamera NHK memperlihatkan kobaran api besar yang membubung tinggi dari tongkang, disertai suara ledakan sesekali. Ledakan tersebut diduga berasal dari kembang api yang tersulut oleh api, menciptakan suasana panik di antara para penonton. Menurut keterangan polisi dan penjaga pantai, dua dari delapan tongkang yang digunakan dalam pertunjukan terbakar. Salah satu tongkang membawa lima pekerja yang akhirnya terjun ke laut untuk menyelamatkan diri. Beruntung, semuanya berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat.

image

Image by Google

 

Petugas pemadam kebakaran menyatakan bahwa satu dari lima pekerja mengalami luka ringan dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, tongkang kedua yang terbakar dipastikan tidak membawa awak. Pihak penyelenggara acara mengungkapkan bahwa sistem peluncuran kembang api menjadi tidak terkendali, yang diduga menjadi penyebab awal kebakaran. Saat ini, penyelidikan masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengetahui penyebab pasti dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

Demon Slayer Duduki Bioskop Jepang

image

Image by Twitter

Di Jepang, musim panas tahun ini menghadirkan pengalaman unik bagi para penonton bioskop, khususnya penggemar anime Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba. Fenomena menarik yang terjadi adalah banyaknya kursi penonton di bioskop yang "didongkrak" atau dihiasi secara tematik. Istilah "didongkrak" di sini bukan dalam arti harfiah, melainkan berasal dari istilah dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menggambarkan pengambilalihan artistik suatu ruang, semacam bentuk "pembajakan" visual untuk keperluan promosi atau ekspresi seni. Kali ini, kursi-kursi di beberapa bioskop didominasi oleh kehadiran para anggota Demon Slayer Corps. Promosi kreatif ini merupakan bagian dari kampanye bertajuk Kimetsu no Yaiba Seat Jack, yang dilakukan dalam rangka menyambut dan merayakan penayangan film Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle. Film ini sedang mendominasi box office di Jepang sejak tayang perdana pada 18 Juli, dan keberhasilannya juga tercermin dalam antusiasme promosi yang begitu besar. Seat Jack menghadirkan pengalaman sinematik yang tidak hanya menghibur dari sisi audio-visual, tetapi juga memberikan pengalaman fisik dan emosional yang menyatu dengan dunia Kimetsu no Yaiba.

image

Image by Twitter

Di bioskop-bioskop tertentu yang berpartisipasi dalam kampanye ini, seluruh kursi dalam ruang pemutaran film dipenuhi dengan gambar karakter-karakter utama dari serial Demon Slayer. Tokoh protagonis Tanjiro dan 11 rekan Demon Slayer-nya menghiasi penutup kursi dengan desain warna-warni yang menarik perhatian. Hal ini membuat setiap penonton memiliki peluang untuk secara acak duduk di kursi yang dihiasi oleh karakter favorit mereka — sebuah elemen kejutan yang menambah semangat dan keseruan menonton film. Karena di Jepang sistem pemesanan tiket bioskop sudah menerapkan sistem tempat duduk yang ditentukan, maka Anda tidak bisa memilih kursi berdasarkan karakter. Tata letak penempatan karakter pada kursi dibuat secara acak, sehingga menjadi keberuntungan tersendiri bila Anda mendapatkan kursi dengan karakter favorit. Bagi banyak penggemar, hal ini justru menjadi daya tarik tersendiri. Tak jarang, sebelum dan sesudah pemutaran film, para penonton sibuk mengambil foto kursi mereka sebagai kenang-kenangan.

image

Image by Twitter

Dalam suasana yang sangat dipenuhi semangat komunitas dan kecintaan terhadap anime, kebanyakan penggemar dengan senang hati akan mengizinkan Anda memotret penutup kursi, asalkan Anda meminta izin dengan sopan. Frasa sederhana seperti "Shashin totte mo ii desu ka?" yang berarti “Bolehkah saya mengambil gambar?” biasanya cukup untuk mendapatkan restu dari sesama penggemar. Budaya saling menghormati dan rasa kebersamaan di antara para fans membuat suasana semakin menyenangkan dan penuh kehangatan. Awalnya, kampanye Seat Jack ini dijadwalkan berlangsung hingga 7 Agustus. Namun karena sambutan yang luar biasa dari publik dan permintaan yang tinggi, beberapa bioskop memutuskan untuk memperpanjang durasi promosi ini hingga 14 Agustus. Kebetulan, perpanjangan ini juga menjadi semacam pemanasan menuju acara kolaborasi besar berikutnya, yakni pertandingan bisbol bertema Demon Slayer yang akan digelar di Dodger Stadium pada 15 Agustus. Jelas, musim panas ini benar-benar menjadi milik Demon Slayer, tidak hanya di layar lebar tetapi juga dalam pengalaman budaya pop yang menyeluruh.

 

Kereta Wisata Baru JR Hokkaido

image

Image by Google

Perusahaan Kereta Api Hokkaido (JR Hokkaido) mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan meluncurkan dua layanan kereta wisata baru di pulau utama paling utara Jepang, Hokkaido, mulai tahun 2027. Peluncuran ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk menikmati keindahan alam Hokkaido melalui perjalanan kereta yang nyaman dan unik. Dua layanan tersebut diberi nama "Red Star" dan "Blue Star". Awalnya, keduanya dijadwalkan mulai beroperasi pada musim semi 2026. Namun, jadwal peluncuran ditunda karena proses perbaikan dan penyesuaian gerbong membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, menurut pernyataan dari JR Hokkaido.

image

Image by Google

image

Image by Google

Kereta Red Star dijadwalkan memulai debutnya pada Februari 2027, bertepatan dengan musim es terapung di sepanjang Laut Okhotsk. Layanan ini akan menawarkan perjalanan pulang pergi selama dua hari antara Stasiun JR Sapporo dan Abashiri. Dari April hingga Juli, rute Red Star akan berpindah dan beroperasi antara Stasiun JR Kushiro dan Shiretoko Shari, menyuguhkan pemandangan alam yang berbeda. Sementara itu, kereta Blue Star akan mulai beroperasi dari bulan Juni hingga September 2027. Kereta ini akan melayani jalur wisata populer selama musim mekarnya lavender, menghubungkan Stasiun JR Asahikawa dengan Biei dan Stasiun JR Furano. Lalu, pada periode Januari hingga Maret 2028, Blue Star akan beroperasi dua kali sehari antara JR Abashiri dan Shiretoko Shari, menyuguhkan lanskap musim dingin khas Hokkaido.

image

Image by Google

Kedua kereta wisata ini menggunakan tenaga diesel dan dirancang oleh desainer industri ternama Eiji Mitooka. Ia sebelumnya dikenal atas karyanya dalam merancang kereta tidur mewah "Seven Stars in Kyushu" milik Kyushu Railway, yang mendapat banyak pujian karena desain interiornya yang mewah dan berkelas. Red Star akan menampilkan elemen budaya Jepang yang khas, termasuk ruang minum teh dengan alas tatami tradisional, di mana penumpang diharuskan melepas sepatu mereka. Dengan konsep yang menggabungkan kenyamanan, tradisi, dan keindahan alam, JR Hokkaido berharap layanan ini akan menjadi daya tarik utama wisata kereta di wilayah utara Jepang.

 

Robot AI Jadi Tren Di Jepang

image

Image by Google

Hewan peliharaan robot berbulu halus yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) menjadi tren baru di Jepang. Robot ini mampu mengembangkan kepribadian dan kebiasaan unik tergantung pada pola asuh yang diberikan oleh pemiliknya. Keunikan tersebut menjadikannya populer sebagai pendamping pribadi yang memberikan rasa nyaman layaknya hewan peliharaan sungguhan. Salah satu contoh robot AI yang menarik perhatian publik adalah Moflin, yang dikembangkan oleh Casio Computer Co. Robot ini memiliki lebih dari 4 juta kemungkinan ciri kepribadian. Moflin dapat mengenali orang yang sering berinteraksi dengannya sebagai pemilik, dan secara bertahap mempelajari apa yang disukai berdasarkan belaian, pelukan, serta bentuk interaksi lainnya.

image

Image by Google

 

Erina Ichikawa, pemimpin tim pengembang Moflin, menjelaskan bahwa robot ini awalnya dirancang dengan perempuan sebagai target utama. Mereka membayangkan Moflin sebagai teman setia yang dapat memberikan dukungan emosional, terutama saat menghadapi tekanan dari pekerjaan atau masalah pribadi. Proyek ini mulai mendapatkan perhatian setelah seorang insinyur membawa prototipe robot sebagai cara untuk menunjukkan kelucuan hewan-hewan kecil. Ternyata, konsep tersebut diterima dengan sangat baik. Setelah resmi diluncurkan pada bulan November, Casio berhasil menjual lebih dari 7.000 unit hingga Maret, jauh melampaui target awal.

image

Image by Google

 

Robot ini sangat diminati oleh perempuan usia akhir 30-an hingga 40-an. Banyak pengguna bahkan membawa Moflin saat bepergian di hari libur, menjadikannya bagian dari rutinitas harian layaknya hewan peliharaan sungguhan. Ichikawa menambahkan bahwa setiap unit Moflin menunjukkan kepribadian dan emosi yang berbeda, lengkap dengan siklus tidur yang unik. Dibanderol seharga 59.400 yen, Moflin juga dilengkapi dengan layanan tambahan yang menarik. Salah satunya adalah salon khusus untuk mencuci dan membersihkan bulu robot, menciptakan pengalaman merawat yang menyerupai memelihara hewan hidup. Kombinasi teknologi, emosi, dan perawatan ini menjadi daya tarik utama robot peliharaan AI di Jepang.

 

Doraemon Hiasi Roppongi Hills

image

Image by Google

Roppongi Hills kembali bernuansa Doraemon dalam rangka menyambut festival Summer Station 2025. Tahun ini, ikon robot kucing biru kesayangan semua orang hadir dalam berbagai bentuk dan ekspresi yang menggemaskan, menyambut para pengunjung dari segala usia. Festival ini berlangsung hingga Minggu, 17 Agustus 2025, dan menghadirkan banyak kegiatan serta instalasi foto menarik yang tak boleh dilewatkan. Salah satu atraksi utama dapat ditemukan di Roppongi Hills Roku Roku Plaza, yang kini dipenuhi oleh puluhan patung Doraemon dalam berbagai pose lucu dan ekspresif. Mulai dari Doraemon dengan ekspresi tertawa lepas, hingga yang sedang memamerkan gadget ajaibnya, setiap sudut plaza ini penuh warna dan semangat musim panas. Lokasi ini sangat cocok untuk berfoto bersama keluarga atau teman.

image

Image by Google

Selain itu, para pengunjung juga akan menemukan lebih banyak patung Doraemon tersebar di berbagai titik di kawasan Roppongi Hills. Suasana ceria terasa di sepanjang area perbelanjaan dan hiburan ini, mengundang setiap orang untuk menjelajah dan mencari Doraemon favorit mereka. Momen ini menjadi kesempatan langka untuk melihat beragam versi Doraemon tampil di dunia nyata. Jangan lewatkan pula kunjungan ke gedung TV Asahi yang bersebelahan dengan plaza. Di lobi gedung ini, dipamerkan koleksi figur Doraemon tambahan, termasuk versi langka Doraemon berwarna kuning — penampilan aslinya sebelum berubah menjadi biru akibat insiden yang mengubah hidupnya. Instalasi ini menjadi daya tarik utama bagi para penggemar setia karakter legendaris ini.

 

image

Image by Google

TV Asahi juga menghadirkan spot foto bertema spesial untuk merayakan ulang tahun Doraemon. Salah satunya adalah area dengan kursi sutradara, tempat Anda bisa berpose bersama patung Doraemon dan deretan foto berbingkai dari acara Doraemon Birthday Special, yang dijadwalkan tayang pada 6 September. Tanggal ini dipilih berdekatan dengan ulang tahun Doraemon yang jatuh pada 3 September, sehingga nuansa perayaannya terasa semakin istimewa. Setelah puas berfoto dan menjelajah, sempatkan diri mampir ke Summer Fes Garden Cafe di area TV Asahi. Kafe ini menyajikan berbagai hidangan bertema Doraemon yang menggugah selera, seperti burger dengan wajah Doraemon yang lucu, pizza spesial, hingga parfait biru menyegarkan yang cocok dinikmati di tengah musim panas Tokyo. Nikmati momen penuh nostalgia dan keceriaan bersama Doraemon di Roppongi Hills sebelum festival ini berakhir!