Evakuasi Pengemudi Truk Dihentikan

photo_l (4)

Image by KyodoNews.net

Pencarian seorang pengemudi yang terjebak di dalam lubang pembuangan di dekat Tokyo akhirnya dihentikan setelah berlangsung hampir dua minggu. Petugas pemadam kebakaran yang terlibat dalam upaya tersebut mengakhiri pencarian mereka pada hari Minggu, setelah upaya mereka untuk menemukan pria yang truknya terperosok dalam lubang pembuangan tersebut tidak membuahkan hasil. Pencarian ini fokus pada area sekitar pipa pembuangan bawah tanah yang berada di persimpangan Yashio, Prefektur Saitama. Insiden tersebut bermula pada 28 Januari, ketika sebuah lubang pembuangan besar muncul secara tiba-tiba di persimpangan jalan di Yashio. Truk yang dikemudikan oleh seorang pria berusia 74 tahun tertelan oleh lubang itu, dan sejak itu tim penyelamat bekerja keras mencari keberadaannya. Namun, setelah pencarian yang intensif, tidak ada jejak yang ditemukan di area sekitar lubang pembuangan tersebut. Pada pagi hari Minggu, petugas pemadam kebakaran memutuskan untuk menggunakan alat berat untuk membersihkan lumpur dan puing-puing yang menumpuk di sekitar lubang pembuangan. Mereka mencoba membuka akses ke dalam lubang melalui jalan landai yang telah disiapkan. Namun, upaya tersebut terpaksa dihentikan setelah petugas menyadari adanya potensi keruntuhan lebih lanjut yang dapat membahayakan keselamatan tim penyelamat.

photo_l (5)

Image by KyodoNews.net

Sementara itu, pihak berwenang dari pemerintah Prefektur Saitama mengungkapkan bahwa mereka yakin pria tersebut mungkin berada di dalam pipa pembuangan bawah tanah yang mengalir dari lubang pembuangan itu. Hal ini setelah pihak berwenang menemukan bagian dari kabin truk yang terbawa arus dan ditemukan di dalam pipa, sekitar 100 hingga 200 meter dari lubang pembuangan pada hari Rabu. Penemuan ini menambah ketegangan dan spekulasi tentang kemungkinan keberadaan pengemudi tersebut. Lubang pembuangan yang menyebabkan insiden ini terus berkembang sejak pertama kali muncul. Pada awalnya, lubang tersebut cukup kecil, namun dalam beberapa hari kemudian, lubang itu semakin melebar dan akhirnya bergabung dengan lubang lain yang terbentuk di dekatnya. Seiring waktu, lubang ini berkembang menjadi lebih besar dengan lebar sekitar 40 meter dan kedalaman hingga 15 meter. Hal ini menyebabkan kesulitan tambahan bagi para penyelamat yang berusaha mencari jejak pengemudi yang terperangkap. Meskipun pencarian telah dihentikan, otoritas setempat dan pihak berwenang terus melakukan penyelidikan untuk memahami penyebab pasti dari peristiwa ini. Mereka juga berfokus pada upaya untuk memperbaiki kerusakan pada infrastruktur pembuangan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Kasus ini mengundang perhatian besar, terutama karena dampaknya yang luas terhadap keselamatan dan perencanaan kota di sekitar Tokyo.

 

Anime Baru “Anne Of Green Gables”

476405050_18480736690015152_4081039710767821687_n

Image by SoraNews24.com

Salah satu kisah kedewasaan yang paling disukai di Jepang hadir kembali dengan serial anime baru. Anne of Green Gables, novel klasik karya penulis Kanada Lucy Maud Montgomery yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1908, telah menginspirasi banyak orang di seluruh dunia. Cerita ini mengisahkan seorang gadis muda yang hampir memasuki masa remaja, pemberani, dan berhati murni meskipun telah menghadapi berbagai kesulitan dalam hidupnya. Anne tiba di sebuah kota kecil yang terletak di daerah pedesaan yang indah. Meskipun menghadapi berbagai rintangan, semangat tulus, penuh kasih sayang, dan keberanian Anne tetap bersinar dalam setiap interaksinya dengan orang lain. Ikatan emosional yang ia bangun dengan penduduk setempat akhirnya menjadikan kota itu bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga rumah baginya. Meskipun terdengar seperti plot anime yang hangat dan menyentuh hati, cerita ini sebenarnya berasal dari novel Anne of Green Gables. Pada tahun 1979, cerita ini diadaptasi menjadi serial TV anime yang sangat populer di Jepang dengan judul Akage no Anne, yang berarti "Anne dengan Rambut Merah". Adaptasi ini menjadi bagian penting dari World Masterpiece Theater, sebuah program yang terkenal di kalangan penggemar anime. Kini, anime baru berjudul Anne Shirley sedang dalam pengerjaan, dan video teaser pertamanya baru saja dirilis, bersama dengan tanggal pemutaran perdana yang sudah diumumkan.

Anne-Of-Green-Gables-Anime

Image by SoraNews24.com

Anime baru ini diberi judul Anne Shirley, dengan menambahkan nama lengkap karakter tersebut untuk membedakannya dari anime sebelumnya. Judul ini juga lebih mencerminkan ruang lingkup cerita yang akan diadaptasi, karena anime kali ini tidak hanya mengadaptasi novel pertama Anne of Green Gables, tetapi juga dua buku berikutnya dalam seri tersebut, yaitu Anne of Avonlea dan Anne of the Island. Dengan demikian, serial ini akan mengikuti perjalanan Anne dari masa muda hingga dewasa muda, memberikan gambaran lebih lengkap tentang kehidupannya dan bagaimana ia tumbuh seiring berjalannya waktu. Anime Anne of Green Gables yang dirilis pada tahun 1979 menjadi sangat populer dan tetap dikenang hingga kini sebagai salah satu anime klasik terbaik. Keberhasilan serial ini juga tak lepas dari keterlibatan dua sutradara legendaris sebelum Studio Ghibli, yaitu Isao Takahata yang menyutradarai serial tersebut, dan Hayao Miyazaki yang berkontribusi dalam desain tata letak adegan untuk beberapa episode awal. Selain itu, desain karakter yang ikonik untuk anime tersebut dikerjakan oleh Yoshifumi Kondo, yang kemudian dikenal karena karyanya di Grave of the Fireflies, Only Yesterday, dan Princess Mononoke yang diproduksi oleh Studio Ghibli.

anime-anne-shirley-date-de-sortie

Image by SoraNews24.com

Dengan segala pengaruh dan harapan yang dibawa oleh warisan anime sebelumnya, studio The Answer Studio dan sutradara Hiroshi Kawamata kini menghadapi tugas besar dalam menghadirkan Anne Shirley kepada penonton. Namun, berdasarkan video teaser yang telah dirilis, tampaknya banyak perhatian dan cinta yang telah dicurahkan untuk proyek ini. Dengan menggunakan pendekatan visual yang cermat dan penuh detail, animasi baru ini berusaha menjaga esensi dari cerita aslinya sambil memberikan sentuhan baru yang segar. Serial ini dijadwalkan untuk tayang selama 24 episode dan akan perdana pada tanggal 5 April. Anime ini akan ditayangkan di saluran NHK E-TV milik penyiar publik Jepang, NHK, yang terkenal dengan kualitas program-program edukatif dan hiburan yang sangat dihargai oleh penonton. Mengingat reputasi NHK dalam memproduksi anime berkualitas, tampaknya Anne Shirley berada di tangan yang tepat untuk menjadi karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi generasi baru penonton.

Curah Salju Lebat Melanda Jepang

winter-in-tokyo-01

Image by NHK World Japan

Badan Meteorologi Jepang menginformasikan bahwa salju dan angin kencang semakin melanda berbagai wilayah negara ini, akibat aliran massa udara paling dingin yang terjadi pada musim ini. Menurut badan cuaca, pola tekanan musim dingin yang semakin menguat menyebabkan hujan salju turun di wilayah yang lebih luas. Hal ini berpotensi menambah beban di daerah-daerah yang sudah terbiasa menghadapi cuaca ekstrem musim dingin. Angin kencang terutama terjadi di sepanjang pesisir Laut Jepang, dan beberapa tempat bahkan dilanda badai salju yang cukup parah. Kondisi ini memperburuk dampak dari badai yang melanda, memperburuk penglihatan, dan mempersulit aktivitas luar ruangan. Para ahli memperkirakan bahwa wilayah pesisir Laut Jepang, yang meliputi Jepang utara hingga barat, akan mengalami salju lebat dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi juga memperkirakan bahwa dataran-dataran di sepanjang pesisir Pasifik, yang biasanya tidak terlalu sering bersalju, kini diperkirakan akan mengalami penumpukan salju yang signifikan. Fenomena ini cukup langka dan akan membawa dampak besar, baik dalam hal transportasi maupun aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Salju lebat di beberapa area ini bisa menambah tantangan bagi pemerintah dalam menjaga kelancaran kehidupan masyarakat.

warga-membersihkan-salju-saat-salju-lebat-senin-19-desember_221224141416-778

Image by NHK World Japan

Zona konvergensi massa udara kutub di Laut Jepang diprediksi akan menyelimuti kawasan Hokuriku, Prefektur Niigata, serta bagian selatan kawasan Tohoku, hingga Jumat (07/02/2025). Akibatnya, salju diperkirakan akan menumpuk dengan cepat, menyebabkan gangguan pada transportasi darat dan udara, serta meningkatkan risiko kecelakaan di jalanan yang licin. Kondisi ini juga berpotensi mengganggu distribusi barang dan pasokan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, laut diperkirakan akan menjadi sangat bergelora di beberapa wilayah, dengan ombak tinggi yang diprediksi akan terjadi di seluruh negeri. Hal ini berpotensi membahayakan para pelaut dan aktivitas perikanan di daerah pesisir. Peringatan terkait gelombang tinggi juga telah dikeluarkan, dan warga diminta untuk waspada terhadap perubahan kondisi laut yang cepat. Massa udara dingin yang kuat ini diperkirakan akan terus mengalir hingga sekitar Minggu (09/02/2025). Badan Meteorologi Jepang menyarankan agar masyarakat yang berada di daerah-daerah yang terimbas kondisi cuaca ekstrem ini tetap berhati-hati dan mempersiapkan diri menghadapi dampak yang ditimbulkan. Termasuk menyiapkan perlindungan terhadap harta benda, memeriksa kondisi pemanas, dan tetap mengikuti informasi cuaca terbaru dari otoritas terkait.

 

WNI Pengemudi Bus Jepang

iyus-jepang12333

Image by NHK World Japan

Seorang pria asal Indonesia, Iyus (40), akan membuat sejarah sebagai pengemudi bus pertama di Jepang yang bekerja di bawah program pekerja berketerampilan khusus (SSW). Ini menjadi pencapaian penting setelah sektor transportasi otomotif ditambahkan ke dalam kategori No.1 program tersebut. Sebelumnya, kategori ini terbatas pada sektor-sektor seperti konstruksi dan perawatan lansia. Penambahan sektor otomotif membuka peluang bagi lebih banyak pekerja asing untuk berkontribusi di Jepang, mengingat tingginya permintaan tenaga kerja di berbagai sektor. Iyus akan mulai bekerja sebagai sopir bus wisata pada tahun fiskal berikutnya yang dimulai pada bulan April. Ia akan bergabung dengan sebuah perusahaan yang berbasis di Tokyo dan berafiliasi dengan Ryobi Group, tempatnya bekerja. Posisi yang ia dapatkan ini merupakan hasil dari upayanya mengikuti uji kemampuan yang pertama kali diadakan pada Desember tahun lalu, setelah sektor transportasi otomotif dimasukkan ke dalam kategori pekerja berketerampilan khusus No.1. Iyus menjadi satu-satunya peserta yang lulus ujian tersebut untuk kategori bus, sebuah pencapaian yang luar biasa dan membuka jalan bagi lebih banyak pekerja asing di sektor ini. Pada tahun lalu, parlemen Jepang mengesahkan revisi undang-undang keimigrasian yang memungkinkan lebih banyak pekerja asing untuk memasuki negara ini. Revisi undang-undang tersebut bertujuan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang kian meningkat di berbagai sektor industri, salah satunya adalah sektor transportasi. Program SSW ini diharapkan dapat mengisi kekosongan tersebut dengan mendatangkan pekerja berketerampilan tinggi dari luar negeri, termasuk Indonesia. Iyus, yang memiliki pengalaman di bidang transportasi, menjadi contoh sukses dari implementasi kebijakan baru ini.

Screenshot 2025-02-06 101837

Image by NHK World Japan

Dalam wawancara dengan wartawan pada Rabu (05/02/2025), Iyus mengungkapkan rasa syukurnya dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia mengatakan bahwa menjadi pengemudi profesional adalah impian yang akhirnya terwujud. Iyus juga menekankan komitmennya untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara, guna memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpangnya. Ia berharap dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan memastikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi wisatawan yang datang ke Jepang. Kepala unit bus dan kereta Ryobi Group, Oogami Shinji, juga memberikan sambutan positif terhadap kehadiran Iyus dalam timnya. Oogami berharap bahwa Iyus akan mampu memberikan layanan yang tidak hanya memenuhi standar kualitas, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan turis internasional. Dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang ke Jepang, peran pengemudi bus wisata semakin penting, terutama dalam memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan. Keberhasilan Iyus ini juga menjadi simbol harapan bagi para pekerja asing lainnya yang ingin mencari peluang di Jepang. Ia menunjukkan bahwa dengan keterampilan dan dedikasi, seseorang dapat membuka peluang besar dalam pasar tenaga kerja global. Program SSW yang diperkenalkan Jepang diharapkan dapat terus mendatangkan tenaga kerja berketerampilan tinggi yang dapat berkontribusi pada perkembangan industri di negara tersebut, sekaligus memberikan kesempatan bagi pekerja internasional untuk mengejar impian mereka.

 

Festival Salju Sapporo Dimulai

hq720 (1)

Image by Google.com

Festival Salju Sapporo yang diadakan setiap tahun di kota terbesar Hokkaido memulai rangkaian acaranya pada tanggal 4 Februari dan akan berlangsung selama seminggu hingga 11 Februari. Festival ini menampilkan berbagai patung es dan salju, atraksi, serta beragam makanan yang menghibur pengunjung di tiga lokasi utama. Setiap tahunnya, festival ini menjadi daya tarik besar bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang ingin menikmati keindahan kreasi seni dari salju dan es di tengah cuaca dingin Hokkaido. Salah satu lokasi utama festival adalah Taman Odori di pusat kota Sapporo. Di sini, warga mulai berpartisipasi sejak akhir Januari untuk membuat patung-patung salju yang menakjubkan. Taman Odori terhampar sepanjang 1,5 kilometer, di sepanjang rute utama ini pengunjung bisa melihat berbagai patung berukuran besar dan kecil, mulai dari tokoh olahraga, karakter anime, hingga bangunan ikonik yang menggambarkan berbagai tema. Selain pameran patung, Taman Odori juga menjadi tempat beberapa konser musik dan acara, di mana patung-patung salju tersebut sering dijadikan panggung pertunjukan.

c100-022-sjpg_2023-08-02-04-18-36

Image by Google.com

Panitia pelaksana festival mencatat bahwa sekitar 200 patung es dan salju akan dipamerkan dalam acara tahun ini, dengan 80 di antaranya merupakan karya patung salju buatan warga. Salah satu patung yang menarik perhatian adalah patung Haruka Kitaguchi, atlet Jepang yang memenangkan medali emas dalam nomor lempar lembing putri di Olimpiade Paris tahun lalu. Patung ini menjadi salah satu simbol prestasi olahraga Jepang yang dipamerkan dalam festival tersebut. Di balik keindahan patung-patung salju, ada cerita menarik dari para pengrajin lokal. Salah satunya adalah Atsushi Igarashi, seorang eksekutif perusahaan dari Sapporo, yang bersama teman-temannya memahat patung beruang yabee, maskot ciptaannya yang terkenal dengan dialek Hokkaido. Tahun lalu, patung beruang yabee karya mereka menempati posisi kedua dalam pemungutan suara favorit pengunjung. "Tahun ini, saya ingin meraih penghargaan tertinggi," ungkap Igarashi dengan penuh semangat, mengharapkan hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

image-136-1024x614

Image by Google.com

Festival Salju Sapporo yang sudah dimulai sejak tahun 1950 ini awalnya hanya berlangsung satu hari dengan enam patung salju yang dibuat oleh siswa sekolah menengah pertama dan atas di Taman Odori. Namun, kini festival ini telah berkembang pesat, menarik lebih dari 2 juta pengunjung setiap tahunnya pada tahun-tahun biasa. Selain Taman Odori, dua lokasi lain yang tak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Susukino, distrik hiburan malam terbesar di Sapporo yang menampilkan patung-patung es, serta Tsudome, yang menawarkan beragam permainan salju untuk keluarga dan anak-anak. Proses pembuatan patung-patung salju dalam festival ini sangatlah rumit dan melibatkan banyak tenaga. Menurut informasi dari situs resmi Festival Salju Sapporo, sekitar 600 truk berisi salju harus diangkut untuk membuat satu patung salju berukuran besar. Proses pembuatan meliputi pengumpulan salju bersih, pemasangan perancah, penumpukan salju dengan mesin berat, pemotongan kasar, ukiran mendetail, hingga sentuhan akhir yang menyempurnakan setiap patung. Selain itu, festival ini juga menyelenggarakan kontes internasional untuk patung salju, yang sudah digelar sejak 1974. Dalam kontes ini, para peserta dari sembilan negara dan wilayah berlomba membuat patung salju terbaik, yang akan dinilai oleh juri pada tanggal 7 Februari.

 

Salju Lebat Melanda Pesisir Jepang

photo_l (3)

Image by KyodoNews.net

Pemerintah Jepang pada hari Senin mengeluarkan peringatan terkait potensi hujan salju lebat yang akan melanda sebagian besar wilayah sepanjang pantai Laut Jepang. Peringatan ini disebabkan oleh adanya front dingin terkuat musim ini, yang diperkirakan dapat mengganggu aktivitas lalu lintas. Warga diimbau untuk menghindari perjalanan yang tidak penting guna mengurangi risiko kecelakaan atau keterlambatan akibat cuaca buruk. Badan Meteorologi Jepang menjelaskan bahwa salju diperkirakan akan turun di wilayah-wilayah yang jarang mengalami hujan salju, seperti wilayah Tokai di Jepang bagian tengah, serta kepulauan Shikoku dan Kyushu di bagian barat dan barat daya negara tersebut. Meskipun hujan salju diperkirakan akan mencapai puncaknya pada hari Kamis, badai dingin yang lebih parah diperkirakan akan terjadi mulai hari Sabtu mendatang. Badan Meteorologi Jepang mengingatkan bahwa badai ini dapat menyebabkan gangguan transportasi yang signifikan, seperti kendaraan yang terjebak, penutupan jalan raya dan rel kereta api, serta penundaan besar pada jadwal kereta api. Beberapa daerah di Jepang diperkirakan akan mengalami front dingin yang sangat parah, yang hanya terjadi sekali dalam beberapa tahun. Di antaranya adalah Hokkaido, pulau paling utara Jepang, yang diprediksi akan mengalami salju setinggi 50 sentimeter dalam 24 jam hingga pukul 6 pagi hari Selasa. Selain itu, wilayah Hokuriku di Jepang tengah diperkirakan akan menerima salju setinggi 40 cm, sementara wilayah Tohoku di timur laut diprediksi akan menerima salju hingga 30 cm.

usa-newyork-blizzard-weather-antarafoto_ratio-16x9

Image by KyodoNews.net

Selain Hokkaido, beberapa wilayah lainnya juga akan mengalami hujan salju dalam jumlah besar. Wilayah Tokai diperkirakan akan mengalami salju setebal 25 cm, sedangkan wilayah barat Kinki, Chugoku, dan Kyushu bagian utara diperkirakan akan menerima salju setinggi 20 cm. Salju yang lebat juga diperkirakan akan turun di wilayah Shikoku, dengan ketebalan sekitar 15 cm, dan Kepulauan Amami di barat daya Jepang juga diprediksi akan menerima salju sekitar 15 cm. Badan Meteorologi Jepang menyampaikan bahwa dalam periode 24 jam berikutnya, salju yang lebih lebat kemungkinan akan terjadi, dengan 70 cm salju diperkirakan turun di wilayah Tohoku, Hokuriku, dan Tokai, serta 50 cm salju di wilayah Hokkaido, Kinki, dan Chugoku. Di wilayah Kyushu bagian utara, salju setebal 30 cm juga diperkirakan akan turun, sementara wilayah Shikoku akan menerima salju sekitar 20 cm. Meskipun salju tidak begitu lebat di beberapa daerah, risiko gangguan lalu lintas tetap tinggi, dan warga diimbau untuk tetap waspada. Pemerintah melalui Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata memperingatkan bahwa jalan tol dan jalan utama dapat ditutup akibat hujan salju yang sangat lebat, dan meminta perusahaan pelayaran untuk menunda pengiriman barang yang tidak penting. Otoritas transportasi juga mengingatkan agar pengemudi dan masyarakat menghindari perjalanan yang tidak mendesak, guna mengurangi kemungkinan kecelakaan dan memastikan keselamatan selama kondisi cuaca buruk yang diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

 

Izumo Taisha dan Kota Cinta Jepang

Shimane,Japan - December 19 2018 : Izumo Taisha, located in eastern Shimane Prefecture, is one of the oldest Shinto shrines.

Image by JapanToday.com

Prefektur Shimane, yang terletak di barat daya pulau utama Jepang, dekat dengan Prefektur Hiroshima, adalah destinasi yang terkenal dengan budaya minum teh tradisional, pembuatan pedang, dan salah satu taman terindah di Jepang. Meskipun demikian, objek wisata yang paling terkenal di Shimane adalah kota Izumo. Izumo dianggap sebagai tempat yang memiliki daya tarik mistis, dimana konon semua dewa Shinto Jepang berkumpul di sana setahun sekali untuk menentukan takdir yang akan terjadi di masa depan. Karena alasan ini, Izumo dikenal sebagai tanah en-musubi, yang berarti pengikatan takdir. Banyak orang, terutama yang masih lajang, mengunjungi Izumo dengan harapan menemukan belahan jiwa atau mendapatkan keberuntungan dalam asmara.

_w850 (5)

Image by JapanToday.com

Kota Izumo juga menjadi tempat liburan yang populer bagi pasangan yang mencari pengalaman romantis. Izumo menawarkan banyak hal untuk dilihat dan dilakukan, mulai dari wisata religi hingga pemandangan alam yang menakjubkan. Para wisatawan yang datang dengan kereta peluru bisa turun di stasiun Okayama dan melanjutkan perjalanan dengan kereta ekspres Yakumo, sementara penerbangan domestik juga tersedia menuju Bandara Izumo. Selain itu, kereta tidur Sunrise Express juga dapat membawa wisatawan langsung dari Tokyo menuju Izumo.

Izumo-Taisha_Daikegoro-Pixta_82298752_M

Image by JapanToday.com

Salah satu daya tarik utama di Izumo adalah Izumo Taisha, salah satu kuil paling penting dalam agama Shinto di Jepang. Di kuil ini, Okuninushi, dewa en-musubi, dipercaya menghuni tempat tersebut. Para pengunjung datang ke Izumo Taisha untuk berdoa, terutama untuk urusan asmara dan hubungan pribadi lainnya. Tata cara berdoa di kuil ini berbeda dengan kebanyakan kuil Shinto lainnya. Di Izumo Taisha, pengunjung diminta bertepuk tangan empat kali, sebagai tanda penghormatan yang lebih mendalam. Setelah berdoa, wisatawan dapat mengunjungi Museum Izumo Kuno Shimane untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah dan mitologi yang berkaitan dengan Izumo Taisha. Di sekitar jalan perbelanjaan Shinmondori, terdapat berbagai toko dan restoran yang menawarkan makanan lokal serta kerajinan daerah yang menarik.

Inasanohana-pixta_18196307_M

Image by JapanToday.com

Bagi mereka yang ingin mengakhiri hari dengan suasana yang romantis, Pantai Inasanohama menjadi destinasi yang sempurna. Hanya berjarak 20 menit berjalan kaki dari Izumo Taisha, pantai ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang indah, menjadikannya tempat yang sempurna untuk merenung atau menikmati keindahan alam. Selain Izumo Taisha, Kuil Umi juga menjadi tempat yang terkenal, terutama bagi mereka yang ingin melepaskan beban masa lalu, seperti kebiasaan buruk atau hubungan yang sudah tidak sehat. Kuil ini dikenal dengan ritual enkiri, yaitu proses melepaskan hubungan atau kebiasaan buruk dengan memutuskan ikatan simbolik menggunakan papan pemotong dasi.

Izumo-Shrine_Alia24-pixta_77607620_M

Image by JapanToday.com

Kuil Umi terletak dekat dengan distrik pedagang bersejarah yang dikenal sebagai Momen Kaido (Jalan Kapas). Di sini, pengunjung bisa menemukan berbagai toko yang telah beroperasi selama berabad-abad, menjual berbagai barang khas daerah, seperti sake, kecap asin, permen jahe, dan bahkan es krim kecap asin. Selain menikmati kuliner lokal, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman spiritual dengan mengunjungi Kuil Umi untuk melakukan ritual enkiri. Setelah berziarah di Kuil Umi, banyak peziarah yang melanjutkan perjalanan mereka ke Izumo Taisha untuk memohon keberuntungan baru dalam hidup mereka.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Image by JapanToday.com

Bagi pengunjung yang ingin menjelajahi lebih jauh, Prefektur Shimane juga menawarkan berbagai destinasi menarik di luar kota Izumo. Salah satunya adalah Tamatsukuri Onsen, salah satu pemandian air panas tertua di Jepang. Tamatsukuri Onsen terkenal dengan air panas yang diklaim dapat mempercantik kulit. Para wisatawan dapat menikmati pemandian kaki gratis yang terletak di sepanjang sungai, atau memilih untuk menginap di ryokan, penginapan tradisional Jepang.

Yaegaki-Mirror-Pond_Pixta_25089316_M

Image by JapanToday.com

Tidak jauh dari Tamatsukuri Onsen, Kuil Yaegaki juga merupakan tujuan populer, terutama bagi pasangan yang mencari berkah dalam hubungan mereka. Kuil ini terkenal dengan legenda cinta antara dewa Susano’o dan dewi Kushinadahime, yang dipercaya sebagai pernikahan pertama di Jepang berdasarkan cinta. Secara keseluruhan, Izumo dan sekitarnya menawarkan pengalaman wisata yang kaya akan budaya, spiritualitas, dan keindahan alam. Izumo menyambut siapa saja yang tengah mencari hubungan baru atau berharap untuk mempertahankan hubungan yang ada. Kota ini, yang dikenal sebagai "kota cinta" di Jepang, adalah tempat yang ideal untuk merenung, berdoa, dan mencari keberuntungan. Dengan berbagai tempat yang penuh makna, seperti Izumo Taisha, Kuil Umi, dan Kuil Yaegaki, Izumo tetap menjadi destinasi utama bagi mereka yang ingin merasakan sisi mistis dan romantis Jepang sepanjang tahun.

 

Lubang Amblas Di Saitama Meluas

Å@çÈã åßî™í™ésÇÃìπòHä◊ñvåªèÍÅÅÇRÇOì˙åflëOÇVéûÇTÇRï™Åiã§ìØí êMé–ÉwÉäÇ©ÇÁÅj

Image by JapanToday.com

Sebuah kejadian tragis terjadi di persimpangan dekat Tokyo pada hari Kamis, di mana sebuah lubang pembuangan yang sebelumnya telah menelan sebuah truk runtuh lebih jauh dan menyatu dengan lubang kedua yang terbentuk di dekatnya. Kejadian ini terjadi saat upaya penyelamatan yang melibatkan banyak petugas pemadam kebakaran masih berlangsung pada hari ketiga, dengan tujuan utama menyelamatkan pengemudi truk yang terjebak di dalamnya. Lubang pembuangan tersebut terletak di Yashio, Prefektur Saitama, dan pertama kali muncul pada hari Selasa. Sejak saat itu, lubang tersebut telah berkembang menjadi sekitar 40 meter lebar dan mencapai kedalaman 15 meter. Menurut otoritas pemadam kebakaran setempat, pemerintah prefektur memperkirakan lebarnya sekitar 20 meter. Proses penyelamatan sangat sulit karena kondisi tanah yang terus runtuh, membuat para petugas harus bekerja ekstra hati-hati dan menggunakan peralatan berat untuk membersihkan tanah serta puing-puing yang menutupi truk. Saat kejadian, pengemudi truk yang berusia 74 tahun sempat mampu berbicara dengan tim penyelamat, namun komunikasi terputus sejak Selasa sore. Posisi kursi pengemudi truk terkubur di dalam reruntuhan, mempersulit upaya penyelamatan. Petugas pemadam kebakaran melanjutkan usaha mereka untuk menggali reruntuhan dan mencari cara untuk mengeluarkan pria tersebut dengan aman. Meskipun begitu, hingga Kamis, tim penyelamat belum berhasil mencapai korban.

photo_l (2)

Image by JapanToday.com

Seiring berjalannya waktu, pihak berwenang menemukan bahwa pipa saluran pembuangan yang mengalir di bawah tanah di area tersebut rusak akibat runtuhnya tanah. Sebagai langkah darurat untuk mencegah masalah lebih lanjut, pemerintah prefektur mulai membuang air limbah ke Sungai Niigata pada Rabu malam. Air limbah ini telah diproses dengan klorin untuk mencegah pencemaran sungai. Namun, durasi operasi ini masih belum bisa dipastikan, mengingat kondisi yang terus berubah di lapangan. Pembuangan air limbah ini adalah tindakan yang tidak biasa, dan merupakan langkah yang diambil hanya pada saat-saat tertentu seperti setelah bencana besar, misalnya setelah gempa bumi dan tsunami yang menghancurkan Jepang timur laut pada 2011. Pemerintah prefektur juga telah mengimbau sekitar 1,2 juta penduduk di 12 kota dan kota kecil di wilayah tersebut untuk tidak menggunakan sistem pembuangan limbah sejak Selasa. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko lebih lanjut terhadap sistem pembuangan yang telah rusak. Sebagai akibat dari bencana ini, pihak berwenang telah meminta penduduk yang tinggal dalam radius 200 meter dari lokasi kejadian untuk mengungsi. Sekitar 20 orang diketahui telah berlindung di sekolah menengah terdekat pada Kamis pagi. Salah seorang warga, seorang pria berusia 83 tahun yang tinggal di sekitar lokasi, mengungkapkan ketidaknyamanannya akibat penutupan jalan yang telah berlangsung selama tiga hari. Ia juga mengungkapkan kebingungannya mengenai seberapa jauh ia harus menahan diri untuk tidak menggunakan sistem pembuangan limbah selama masa darurat ini.

 

Festival Lentera Nagasaki

pixta_98831564_M

Image by Travel.gaijinpot.com

Nagasaki, yang terletak di pantai barat laut Kyushu, terkenal dengan sejarah kelamnya sebagai salah satu kota yang terkena bom atom pada Perang Dunia II. Namun, di balik sejarah tragis tersebut, Nagasaki menawarkan banyak hal menarik bagi para pengunjungnya. Salah satu daya tarik utama yang dimiliki oleh prefektur ini adalah keberadaannya sebagai rumah bagi Pecinan tertua di Jepang. Pecinan Nagasaki bukan hanya menjadi pusat budaya Tionghoa yang bersejarah, tetapi juga menjadi saksi hidup bagi integrasi budaya Jepang dengan budaya Tionghoa yang sudah berlangsung lama. Setiap tahunnya, keunikan budaya tersebut dirayakan dalam Festival Lentera Nagasaki yang berlangsung selama dua minggu, tepatnya selama lima belas hari pertama Tahun Baru Imlek. Festival ini sangat erat kaitannya dengan tradisi Tionghoa, dan oleh karena itu, sebagian besar acara utamanya diadakan di Pecinan. Festival ini telah berkembang menjadi salah satu acara musim dingin terbesar dan paling meriah di kota ini, yang menarik ribuan pengunjung baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

pixta_96758110_M

Image by Travel.gaijinpot.com

Selama festival, lebih dari 15.000 lentera berwarna terang dan pameran seni besar menghiasi kota, menciptakan atmosfer yang sangat magis. Lentera-lentera yang dipasang di sepanjang jalan-jalan, taman-taman, dan jembatan-jembatan kota, tidak hanya menghiasi Pecinan tetapi juga tempat-tempat terkenal lainnya seperti Taman Minato, Taman Chuo, dan Meganebashi. Beberapa lentera yang dipamerkan sangat besar, bahkan ada yang panjangnya mencapai lima meter, memberikan keindahan yang luar biasa di malam hari. Cahaya yang terpancar dari lentera-lentera ini memberikan suasana yang sangat meriah dan penuh warna. Salah satu acara puncak dari Festival Lentera Nagasaki adalah Parade Kaisar. Acara ini meniru perayaan tradisional dari Dinasti Qing, dengan sekitar 150 peserta mengenakan kostum Tiongkok yang indah. Mereka berparade di jalan-jalan kota, menampilkan kaisar dan permaisuri yang diusung dalam tandu yang megah. Parade ini merupakan simbol penghormatan terhadap budaya Tionghoa dan menawarkan pemandangan yang memukau serta pengalaman budaya yang sangat berkesan bagi para pengunjung.

tari-naga-kesenian-tradisional-khas-tionghoa

Image by Travel.gaijinpot.com

Acara penting lainnya dalam festival ini adalah Prosesi Mazu, yang meniru peristiwa bersejarah ketika pelaut Tiongkok pertama kali memasuki Nagasaki selama periode Edo. Prosesi ini diadakan untuk menghormati Mazu, dewi keselamatan pelayaran yang sangat dihormati oleh masyarakat Tionghoa. Dalam prosesi ini, terdapat berbagai ritual dan persembahan yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, sehingga memperkaya pengalaman budaya yang bisa dinikmati oleh para pengunjung festival. Selain itu, Tarian Naga juga menjadi bagian integral dari Festival Lentera Nagasaki. Tarian ini, yang awalnya merupakan ritual hujan dari Tiongkok, melibatkan para pemain yang memanipulasi kostum naga panjang dalam pertunjukan yang meriah dan spektakuler. Tarian ini melambangkan permohonan untuk panen yang baik dan dianggap sebagai simbol keberuntungan. Penampilan naga yang besar dan penuh warna ini menarik perhatian semua orang, menciptakan suasana yang semarak dan menyemarakkan perayaan Tahun Baru Imlek. Dengan berbagai acara yang menarik dan penuh makna budaya, Festival Lentera Nagasaki tidak hanya menawarkan pemandangan yang luar biasa, tetapi juga kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang tradisi dan sejarah yang mengakar kuat di kota ini. Setiap tahun, festival ini mengundang ribuan orang untuk merayakan kedamaian, keberuntungan, dan keragaman budaya yang ada, menjadikannya sebagai salah satu festival musim dingin yang paling dinantikan di Jepang.

 

Truk Terperosok Lubang di Saitama

photo_l (1)

Image by KyodoNews.net

Pada hari Selasa, sebuah lubang pembuangan besar tiba-tiba muncul di persimpangan jalan di Yashio, Prefektur Saitama, dan menelan sebuah truk. Kejadian ini mengakibatkan seorang pria terjebak di dalam truk, yang diyakini sebagai pengemudi. Pemerintah setempat bekerja siang dan malam untuk menyelamatkan pria tersebut, namun hingga Rabu dini hari, nasibnya masih belum diketahui. Proses penyelamatan berlangsung dengan mengeluarkan bak kargo truk dari lubang yang berukuran 10 meter lebar dan 6 meter dalam. Lokasi kecelakaan ini memicu kekhawatiran lebih lanjut ketika bagian lain dari jalan di atas pipa gas bawah tanah mulai ambruk. Hal ini menyebabkan terjadinya cekungan selebar 3 meter di dekat persimpangan, yang memperburuk kondisi di sekitar area tersebut. Selain itu, papan nama restoran yang tinggi di dekat lubang runtuhan juga roboh selama operasi penyelamatan, menambah risiko bagi tim penyelamat dan warga sekitar. Menurut polisi, mereka menerima panggilan darurat sekitar pukul 9:50 pagi waktu setempat. Lokasi kecelakaan tersebut terletak sekitar 1,5 kilometer dari Stasiun Yashio, yang berada di jalur kereta Tsukuba Express. Para pejabat setempat menjelaskan bahwa ambruknya jalan tersebut kemungkinan disebabkan oleh kerusakan pada pipa pembuangan limbah yang sangat terkorosi dan terletak sekitar 10 meter di bawah tanah. Korosi pada pipa diduga kuat menjadi pemicu utama keruntuhan ini.

gettyimages-2195792423

Image by KyodoNews.net

Penyebab utama dari ambruknya jalan tersebut berkaitan dengan sedimen yang mengalir ke dalam pipa pembuangan limbah, menciptakan rongga di bawah permukaan jalan. Ketika kendaraan, seperti truk, melintas di atasnya, beban jalan yang sudah tidak kuat menyebabkan keruntuhan. Pejabat pemerintah lokal juga menduga bahwa kerusakan pipa ini dipicu oleh asam sulfat, yang terbentuk akibat reaksi hidrogen sulfida dengan udara. Gas tersebut sering kali dihasilkan oleh proses pemecahan bahan limbah dalam sistem saluran pembuangan. Terkait dengan kondisi pipa, volume air yang mengalir melalui pipa pembuangan limbah menuju instalasi pengolahan diketahui mengalami penurunan signifikan. Penurunan volume ini terlihat jelas ketika dibandingkan dengan tingkat aliran air yang tercatat sebelum kejadian ambruknya jalan. Hal ini menambah bukti bahwa pipa yang mengalami korosi tersebut sudah berada dalam kondisi yang sangat buruk sebelum keruntuhan terjadi. Dalam proses penyelamatan, dua penyelamat mengalami cedera ringan setelah tertimpa sedimen yang jatuh saat mereka menggunakan alat berat untuk mencoba menjangkau pria yang terjebak. Meski cedera mereka tidak serius, insiden ini menambah tantangan dalam upaya penyelamatan yang terus berlangsung hingga hari Rabu. Kejadian ini telah menarik perhatian besar dari masyarakat dan otoritas setempat, yang kini fokus pada penyelidikan lebih lanjut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.