Momiji Tempura, Camilan Unik Musim Gugur
pixta_96723240_M

Di Jepang, tepatnya di Kota Minoh, Perfektur Osaka, memiliki cemilan khas yang unik, yaitu Momiji Tempura. Cemilan ini terbuat dari daun momiji daun momiji Ichigyou yang berwarna kuning, yang diasinkan terlebih dahulu sebelum dicelupkan ke adonan tepung dan dimasak dengan metode deep-frying.  

Ada yang mengatakan bahwa cemilan ini sudah ada sekitar 1.300 tahun yang lalu, dimana biksu En no Gyoja sedang berlatih gunung Minoh saat musim gugur. Saat itu, biksu En no Gyoja terpukau dengan keindahan daun momiji hingga memutuskan untuk menggorengnya dengan minya dari lampu dan menawarkannya kepada para pengunjung. Ada pula yang mengatakan bahwa daun momiji yang jatuh di sekitar kuil, digoreng dan diberikan kepada Shoden, dewa tertinggi di Kuil Saikoji. Saat ini, Momiji Tempura merupakan cemilan khas dari kota Minoh. 

Cemilan ini terbuat khusus dari daun momiji Ichigyou yang berwarna kuning. Alasannya adalah karena karena daun momiji dengan jenis itu tipis dan memiliki lekukan yang tidak dalam di tepinya. Setelah memetik dan mengumpulkan daun momiji, daun ini dicuci dan diasinkan selama setahun untuk menghilangkan rasa pahit dari daunnya. Kemudian, daun dicuci lagi untuk menghilangkan garam yang menempel pada daunnya. Saat sudah bersih, batang dari daun momiji dipotong dengan rapi. Setelah tahapan it selesai, daun tersebut dicelupkan ke dalam adonan yang terbuat dari tepung, gula dan biji wijen putih yang dilarutkan dalam air. Setelah semua siap, daun momiji digoreng dengan teknik deep-frying dengan minyak lobak.  

Meski proses memasaknya begitu rumit, daun momiji berhasil menjadi cemilan khas Kota Minoh, Prefektur Osaka, yang terkenal di Jepang hingga di kancah Internasional!