Image by Google
Perusahaan Kereta Api Hokkaido (JR Hokkaido) mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan meluncurkan dua layanan kereta wisata baru di pulau utama paling utara Jepang, Hokkaido, mulai tahun 2027. Peluncuran ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk menikmati keindahan alam Hokkaido melalui perjalanan kereta yang nyaman dan unik. Dua layanan tersebut diberi nama "Red Star" dan "Blue Star". Awalnya, keduanya dijadwalkan mulai beroperasi pada musim semi 2026. Namun, jadwal peluncuran ditunda karena proses perbaikan dan penyesuaian gerbong membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan, menurut pernyataan dari JR Hokkaido.
Image by Google
Image by Google
Kereta Red Star dijadwalkan memulai debutnya pada Februari 2027, bertepatan dengan musim es terapung di sepanjang Laut Okhotsk. Layanan ini akan menawarkan perjalanan pulang pergi selama dua hari antara Stasiun JR Sapporo dan Abashiri. Dari April hingga Juli, rute Red Star akan berpindah dan beroperasi antara Stasiun JR Kushiro dan Shiretoko Shari, menyuguhkan pemandangan alam yang berbeda. Sementara itu, kereta Blue Star akan mulai beroperasi dari bulan Juni hingga September 2027. Kereta ini akan melayani jalur wisata populer selama musim mekarnya lavender, menghubungkan Stasiun JR Asahikawa dengan Biei dan Stasiun JR Furano. Lalu, pada periode Januari hingga Maret 2028, Blue Star akan beroperasi dua kali sehari antara JR Abashiri dan Shiretoko Shari, menyuguhkan lanskap musim dingin khas Hokkaido.
Image by Google
Kedua kereta wisata ini menggunakan tenaga diesel dan dirancang oleh desainer industri ternama Eiji Mitooka. Ia sebelumnya dikenal atas karyanya dalam merancang kereta tidur mewah "Seven Stars in Kyushu" milik Kyushu Railway, yang mendapat banyak pujian karena desain interiornya yang mewah dan berkelas. Red Star akan menampilkan elemen budaya Jepang yang khas, termasuk ruang minum teh dengan alas tatami tradisional, di mana penumpang diharuskan melepas sepatu mereka. Dengan konsep yang menggabungkan kenyamanan, tradisi, dan keindahan alam, JR Hokkaido berharap layanan ini akan menjadi daya tarik utama wisata kereta di wilayah utara Jepang.