Image by Google
Setelah kenaikan harga yang signifikan untuk Japan Rail Pass—tiket kereta populer yang mencakup perjalanan Shinkansen di seluruh Jepang serta pembatasan baru dalam penggunaan Tiket Seishun 18, banyak pelancong merasa kecewa. Dua tiket kereta yang dulunya menjadi favorit kini dianggap tidak lagi memberikan nilai yang sama. Namun, seperti halnya bunga yang mekar sesuai musim, dunia tiket kereta di Jepang pun terus berubah. Ketika satu tiket populer memudar, tiket menarik lainnya bisa saja muncul dan mekar dengan penawaran baru yang segar. Menanggapi kebutuhan perjalanan yang lebih fleksibel dan terjangkau, East Japan Railway Company (JR East) memperkenalkan tiket baru bernama East Japan Nonbiri Tabi Pass atau East Japan Laid-back Journey Pass. Tiket ini mulai tersedia pada 18 Juni dan dirancang khusus bagi pelancong yang ingin menikmati perjalanan santai. Dengan masa berlaku tiga hari, tiket ini memungkinkan perjalanan tak terbatas di jaringan JR East yang meliputi wilayah Kanto bagian timur, Tohoku timur laut, serta sebagian wilayah Chubu, termasuk Prefektur Nagano, Shizuoka, Niigata, dan Yamanashi.
Image by Google
Sesuai namanya, kata nonbiri dalam bahasa Jepang berarti "santai", dan tiket ini memang ditujukan untuk pelancong yang tidak terburu-buru. Meskipun tidak mencakup kereta ekspres khusus maupun Shinkansen, tiket ini tetap berlaku untuk kereta lokal dan kereta cepat di wilayah regional JR East. Artinya, meskipun tidak ideal untuk perjalanan dari satu ujung Jepang ke ujung lainnya, dengan perencanaan rute yang baik, tiket ini tetap memberikan nilai luar biasa bagi mereka yang ingin menjelajahi bagian timur Jepang secara mendalam dan hemat. Harga tiket ini sangat terjangkau, hanya 9.000 yen (sekitar US$62) untuk tiga hari perjalanan. Jika dibandingkan, tiket sekali jalan dari Tokyo ke Nikko saja sudah seharga 2.600 yen, sementara perjalanan ke Nagano bisa mencapai 5.000 yen satu arah. Bahkan untuk rute Tokyo–Sendai yang lebih jauh, tarif sekali jalan mencapai 6.400 yen. Dengan demikian, tiket ini bisa dengan mudah "terbayar sendiri" bahkan hanya dalam dua perjalanan pulang-pergi.
Image by Google
Untuk mempermudah pelancong, JR East juga memberikan dua contoh rencana perjalanan. Yang pertama, menggunakan Tokyo sebagai titik awal: hari pertama ke Ito di Prefektur Shizuoka, hari kedua ke kota bersejarah Nikko dengan persinggahan di Utsunomiya untuk mencicipi gyoza terkenal, dan kembali ke Tokyo pada hari ketiga. Rute kedua adalah perjalanan lebih panjang dari Tokyo ke Niigata di pantai Laut Jepang untuk malam pertama, lalu ke Akita di wilayah Tohoku untuk malam kedua, dan kembali ke Tokyo pada hari terakhir. Kedua rute ini memanfaatkan sepenuhnya jaringan kereta yang tercakup dalam pass.
East Japan Nonbiri Tabi Pass hanya tersedia melalui layanan tiket online resmi milik JR East, yaitu Ekinet. Tiket dapat dibeli hingga satu bulan sebelum tanggal penggunaan yang diinginkan. Masa berlaku pass adalah selama tiga hari berturut-turut antara 1 Juli hingga 26 Desember, kecuali pada masa liburan Obon antara 10 hingga 19 Agustus. Bagi wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan santai namun tetap terjangkau di wilayah timur Jepang, tiket ini bisa menjadi alternatif menarik menggantikan pass yang kini harganya semakin tinggi.