Kenaikan Harga Beras di Jepang

image

Image by: NHK News

Harga beras di Jepang terus meningkat meskipun pemerintah telah mulai menjual stok beras nasional ke pasaran. Kenaikan harga ini terlihat di berbagai supermarket di seluruh negeri dan terjadi secara konsisten selama beberapa minggu terakhir.

Menurut data dari Kementerian Pertanian Jepang, harga rata-rata untuk sekarung beras seberat 5 kilogram mencapai 4.206 yen, atau lebih dari 28 dolar, selama pekan yang berakhir pada 30 Maret. Data ini diperoleh dari survei mingguan terhadap sekitar 1.000 supermarket di seluruh Jepang.

image

Image by: NHK News

Kenaikan harga ini telah berlangsung selama 13 minggu berturut-turut. Meskipun pemerintah mulai melepas stok cadangan beras ke pasaran sejak akhir Maret, dampaknya belum cukup signifikan untuk menurunkan harga secara keseluruhan.

Pejabat kementerian menjelaskan bahwa volume cadangan beras yang dilepas ke pasaran masih sangat kecil, sehingga tidak mampu menutupi kekurangan pasokan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa harga tetap tinggi meskipun ada tambahan pasokan dari pemerintah.

image

Image by: NHK News

Dibandingkan tahun lalu, harga beras saat ini naik lebih dari dua kali lipat, sementara penjualan justru mengalami penurunan sebesar 3,1 persen. Situasi ini mencerminkan tekanan besar terhadap konsumen dan pelaku usaha di sektor pangan.

Kepala peneliti di Institut Ekonomi Distribusi Jepang, Orikasa Shunsuke, menyatakan bahwa pasokan beras memang sangat terbatas dan tambahan dari stok pemerintah tidak cukup memenuhi permintaan. Ia memperkirakan harga eceran akan tetap tinggi atau hanya sedikit menurun hingga musim panen raya tiba.